Selasa, 26 Desember 2017

Bogor, Februari 2017

Anugerah Sentot Sudono menceritakan ke BETA-UFO pengalaman seorang perempuan yang atas permintaannya, identitasnya ingin dirahasiakan (sebut saja "Mbak X") pada tanggal 7 Desember 2017.

Pengalaman UFO-Alien Encounters Mbak X 
(Berikut adalah kesaksian Mbak X yang tidak mau dipublikasikan identitasnya)

Bogor, Februari 2017

Pada waktu itu Mbak X pulang kantor dengan motor (kondisi cuaca panas, cerah dan sedikit berawan), rumahnya dekat dengan lapangan Angkatan Udara jadi dia sudah terbiasa melihat Helikopter dan yang sejenisnya. Pada saat pulang menuju rumah, di lahan kosong kompleks terlihat di langit malam terlihat ada cahaya yang berjalan dan kemudian berhenti, Mbak X kemudian memberhentikan motornya. Cahaya tersebut lalu bergerak zig zag dan kemudian diam kembali, kemudian cahaya tersebut bergerak semakin menurun dan seolah-olah membesar.

Karena cuma sendirian, Mbak X memutuskan untuk kembali melanjutkan perjalanan ke arah rumahnya. Namun pada malam harinya terjadi kejadian yang aneh. Pada saat itu Mbak X dan suaminya beranjak hendak tidur malam dia melihat sebuah cahaya oranye yang sangat terang seperti lampu sorot menyinari kamar dari arah jendela. Mbak X berusaha bersembunyi dan merasa sangat takut namun dia tidak tahu kenapa. Jantung Mbak X berdebar keras, kemudian dia mendengar suara dengungan bzzzz seperti suara lebah yang sangat besar, tiba-tiba sebuah bola bercahaya muncul di kamar tidurnya. Mbak X melihat bola bercahaya tersebut memancarkan panas, bersinar sangat menyilaukan dan juga berdenyut, seperti sedang men-scan mereka berdua. Bola bercahaya itu seperti melakukan sesuatu di kepala Mbak X, karena kepalanya terasa panas bahkan di pagi harinya. Dan setelah itu dia mengalami sakit migrain seharian penuh.

Mbak X dan anaknya juga beberapa kali mengalami "kehilangan ingatan" kapan dia tidur karena tahu-tahu sudah bangun kesiangan. Anak Mbak X pernah melihat bayangan bergerak di dapur, dan beberapa benda juga berubah posisi. Anak Mbak X juga beberapa kali tidak sadar mengapa tahu-tahu bisa tidur di lantai padahal sebelumnya tidur di kasur.

Mbak X juga pernah mendapat pesan dari mahluk-mahluk UFOnaut tersebut yang isinya bahwa Bulan kita bukan kepunyaan manusia Bumi, bahwa mahluk-mahluk tersebut punya tujuan tertentu, bahwa setiap ras/spesies punya tujuan tertentu, ada tujuan/kepentingan yang lebih besar dari yang bisa dimengerti manusia, mereka sering berbicara mengenai Pohon Kehidupan, yaitu tempat segala sesuatunya dimulai.


Pengalaman lain di masa lalu:
Surabaya 1994-1996

Pada suatu malam di waktu SMP Mbak X pernah melihat
UFO dari jarak yang cukup dekat dari atap genteng lantai 2 rumahnya. UFO tersebut berbentuk bola bercahaya terang seperti cahaya bulan dan berwarna oranye yang sangat terang, sama sekali tidak mengeluarkan suara dan menyorotkan cahaya

yang menyilaukan ke arahnya. Karena takut Mbak X meloncat
turun ke bawah dan bersembunyi di balik dinding, ketika mengintip tahu-tahu bola bercahaya itu sudah tidak ada. Anehnya Mbak X tahu-tahu terbangun di kamarnya dan hari sudah pagi. Mbak X sama sekali tidak punya ingatan pergi ke kamarnya.

Setelah kejadian itu hidup Mbak X berubah, banyak peristiwa-peristiwa aneh yang dialaminya. Mbak X mengingat pernah berjumpa dengan mahluk-mahluk yang tinggi dan berkulit yang bercahaya.

Pada kejadian yang lain di suatu malam pada saat Full Blood Moon atau Bulan Merah, pada saat itu cuaca cerah dengan sedikit awan dan banyak bintang yang terlihat. Pada jaman itu orang-orang tua kerap membunyikan kentongan dan panci untuk menolak bala. Namun malam itu terasa berbeda bagi Mbak X. Ketika dia sedang tidur dia merasa tubuhnya seperti tergelitik seperti di aliri listrik dari ujung kepala sampai ujung kaki. Dia merasa lumpuh dan tidak bisa menggerakkan anggota badannya. Jantungnya berdebar keras, dia ketakutan dan dia merasa ada sesuatu atau seseorang yang mendekati tempat tidurnya.

Dia berusaha membuka matanya tapi tidak bisa. Dia tidak bisa bergerak sedikit pun. Tiba-tiba dia merasa tubuhnya seperti terbang, terasa ringan, seluruh tubuh seperti tergelitik, dan seolah-olah mengambang. Kemudian pandangannya gelap, dan dia terbangun keesokan harinya dalam perasaan yang tidak enak. Dia merasa ketakutan dan gelisah, kemudian dia menyadari ada bekas-bekas titik-titik di lengannya. Bekas-bekas itu bukan cakaran kuku atau goresan tapi 3 titik di lengan kanannya.
Setelah kejadian itu dia terkena cacar, di lingkungannya hampir setengah dari anak-anak di sekitar situ terkena cacar air. Namun cacar air yang diderita Mbak X ini cepat sembuhnya dan tidak mengenai wajah sedikit pun, hanya punggung, tangan dan paha.

Pada kejadian yang berikutnya, di malam yang cukup cerah (kondisi cuaca cerah, dingin dan berangin) Mbak X berada di atas genteng rumahnya pada saat dia melihat 2 titik cahaya yang saling berkejaran satu dengan yang lain. Kemudian salah satu cahaya mendekati rumahnya, dan dia baru menyadari bahwa yang dia lihat itu sejenis UFO dengan bentuk seperti buah almond, ukurannya cukup besar tapi tidak sebesar pesawat Boeing, tidak bersuara, dan seluruh permukaannya seperti dilapisi bahan metalik yang mengeluarkan cahaya. Mbak X langsung turun dan berlari ke bawah dan mendapati ibu dan adiknya yang sedang tidur di depan TV. Mbak X berusaha keluar dari rumah untuk menghampiri pos penjaga di dekat rumahnya namun ternyata di luar rumahnya tidak ada siapa-siapa.
Kemudian salah satu UFO tersebut melewati jalan di depan rumahnya dan berhenti di atas kepalanya pada saat itu Mbak X sama sekali tidak bisa bergerak. Setelah itu yang diingatnya adalah terbangun di pagi hari di depan TV bersama ibu dan adiknya, mereka semua ternyata bangun kesiangan.

Setelah peristiwa itu Mbak X tetap mengalami pengalaman-pengalaman aneh termasuk berjumpa dengan mahluk-mahluk tinggi yang bercahaya. Kemudian dari Surabaya Mbak X pindah ke Bogor.



Bogor Februari 2017

Pada waktu itu Mbak X pulang kantor dengan motor (kondisi cuaca panas, cerah dan sedikit berawan), rumahnya dekat dengan lapangan Angkatan Udara jadi dia sudah terbiasa melihat Helikopter dan yang sejenisnya. Pada saat pulang menuju rumah, di lahan kosong kompleks terlihat di langit malam terlihat ada cahaya yang berjalan dan kemudian berhenti, Mbak X kemudian memberhentikan motornya. Cahaya tersebut lalu bergerak zig zag dan kemudian diam kembali, kemudian cahaya tersebut bergerak semakin menurun dan seolah-olah membesar.

Karena cuma sendirian, Mbak X memutuskan untuk kembali melanjutkan perjalanan ke arah rumahnya. Namun pada malam harinya terjadi kejadian yang aneh. Pada saat itu Mbak X dan suaminya beranjak hendak tidur malam dia melihat sebuah cahaya oranye yang sangat terang seperti
lampu sorot menyinari kamar dari arah jendela. Mbak X berusaha bersembunyi dan merasa sangat takut namun dia tidak tahu kenapa. Jantung Mbak X berdebar keras, kemudian dia mendengar suara dengungan bzzzz seperti suara lebah yang sangat besar, tiba-tiba sebuah bola bercahaya muncul di kamar tidurnya. Mbak X melihat bola bercahaya tersebut memancarkan panas, bersinar sangat menyilaukan dan juga berdenyut, seperti sedang men-scan mereka berdua. Bola bercahaya itu seperti melakukan sesuatu di kepala Mbak X, karena kepalanya terasa panas bahkan di pagi harinya. Dan setelah itu dia mengalami sakit migrain seharian penuh.

Mbak X dan anaknya juga beberapa kali mengalami "kehilangan ingatan" kapan dia tidur karena tahu-tahu sudah bangun kesiangan. Anak Mbak X pernah melihat bayangan bergerak di dapur, dan beberapa benda juga berubah posisi. Anak Mbak X juga beberapa kali tidak sadar mengapa tahu-tahu bisa tidur di lantai padahal sebelumnya tidur di kasur.

Mbak X juga pernah mendapat pesan dari mahluk-mahluk UFOnaut tersebut yang isinya bahwa Bulan kita bukan kepunyaan manusia Bumi, bahwa mahluk-mahluk tersebut punya tujuan tertentu, bahwa setiap ras/spesies punya tujuan tertentu, ada tujuan/kepentingan yang lebih besar dari yang bisa dimengerti manusia, mereka sering berbicara mengenai Pohon Kehidupan, yaitu tempat segala sesuatunya dimulai.