Rabu, 06 Desember 2017

Lhokseumawe 1993 dan Banda Aceh 20 Oktober 2017


Pengalaman dari: Ahmad Saleh yang diceritakan lewat blognya.


Saya sendiri sempat melihat penampakan UFO dengan kedua mata saya sendiri pada tahun 1993. Kejadian itu tepatnya terjadi saya masih bersekolah MTsN atau madrasah tsanawiyah setingkat SMP di kota Lhokseumawe yang saat itu masih merupakan ibukota dari kabupaten Aceh Utara. Pada jam selepas saya pulang sekolah, seperti biasanya saya selalu pulang berdua dengan sohib saya yang bernama anto. Nah tepat dipersimpangan jalan keluar dari sekolah berdekatan dengan kantor distrik militer di situlah saya dan sahabat saya tertegun melihat sebuah benda berpendar yang sangat terang berada dilangit yang cerah saat itu. Kami jelas saling bertanya-tanya tentang benda aneh apa yang bersinar di siang hari tanpa sayap dan hanya berdiam saja tanpa bergerak. Hingga seorang lelaki dengan seragam tentara setempat lewat dan bertanya ada apa? langsung saja kami menunjuk keatas dan dia pun ikut melihat, tentara itu juga cukup terkejut setelah menyaksikan benda melayang aneh itu.

Benda misteri itu berbentuk panjang seperti bentuk rokok dan berwarna perak dengan cahaya berpendar berwarna putih. Benda itu hanya diam di satu tempat tanpa bergerak sedikitpun, secara logika jika sebuah pesawat buatan manusia hanya diam tanpa bergerak tentulah akan segera jatuh, lagipula bentuk benda misteri itu tidak seperti pesawat pada umumnya. Cukup lama kami memandangi pesawat itu sekitar tiga menit dan tiba-tiba saja pesawat itu bergerak melesat terbang berkecepatan sangat tinggi dan menghilang dibalik awan. Sejak saat itu saya selalu tertarik dengan UFO dan misterinya, saya percaya UFO itu memang ada karena saya telah menyaksikan dengan kedua mata kepala saya sendiri.


Ilustrasi oleh Ahmad Saleh

Catatan tambahan:
Ahmad Saleh juga melaporkan bahwa melihat lagi dua buah UFO melayang sangat dekat di pusat kota Banda Aceh, bersama seorang temannya, tepatnya tanggal 20 oktober 2017, pukul 4 dini hari.
Ilustrasi oleh Ahmad Saleh