Kamis, 08 Februari 2018

Rahasia Mojave (5)

Rahasia Mojave (5)(Atau, Konspirasi melawan kenyataan)

Dikompilasi oleh 'The Group' - Diedit oleh 'Branton'
Diterjemahkan oleh Tuti Sarah

Suatu cerita yang sangat menarik telah diterbitkan oleh majalah SEARCH. Cerita itu terlihat menunjukkan bahwa kelompok masyarakat bawah tanah dan masyarakat luar angkasa yang memiliki kemampuan teknologi tinggi, dalam kenyataannya merupakan kolonisasi antarbadan planet lainnya ribuan tahun yang lalu. Artikel tersebut berjudul “TAHANLAH DIRIMU SENDIRI”. Artikel ini ditulis oleh seorang mantan personel NASA, yaitu orang yang mengidentifikasikan dirinya sendiri dengan sebutan “The Doc”. Cerita ini terbit pada musim dingin tahun 1988-89 dan merupakan artikel utama dalam majalah SEARCH. Mantan personel NASA in menuliskan permulaan artikelnya dengan dua hal yang sangat luar biasa yang pernah dia dengar ketika masih bekerja di NASA. Salah satunya termasuk sebuah penemuan yang menyatakan bahwa permukaan matahari tidak dapat secara terus menerus dijadikan tempat aktivitas termonuklir seperti yang biasa dipercayai orang selama ini. Bahkan para ilmuwan telah menemukan sesuatu yang muncul dalam inti sebuah dinamo magnit listrik yang besar atau sebuah bola yang dijalankan dengan menggunakan penggerak medan magnit listrik planet. Dengan kata lain, hal itu terlihat seperti sebuah ‘cahaya’ listrik raksasa atau bola yang lebih besar dari reaktor termonuklir raksasa. Walaupun reaksi nuklir dapat dilaksanakan di tempat lain, tapi pelaksanaannya bukan di dekat tempat yang seperti selama ini dipercaya sebagai tempat berlangsungnya proses reaksi nuklir.
Beberapa praduga yang telah diuraikan diatas menyatakan bahwa pengalaman melakukan perjalanan yang ‘panas’ mengitari bulatan tata surya pada permukaan planet, tidak banyak dipelajari melalui kedekatannya dengan matahari. Akan tetapi, kebanyakan dilakukan melalui sejumlah jenis atmosfir dengan radiasi tatasurya dan pengaruh sinar matahari untuk menghasilkan gesekan dan panas. Secara sederhana hal itu bisa dikatakan bahwa matahari tidak ‘panas’ jika dirasakan dan jika Anda mempercayainya, tapi nyala tata surya dan ledakan yang terjadi pada permukaan matahari lebih konsisten dengan pancaran listrik yang hebat daripada dengan ledakan nuklir. Rahasia lain yang ‘The Doc’ ketahui dari personel NASA lainnya adalah bahwa Angkatan Laut Amerika Serikat selama beberapa tahun telah melakukan suatu perjalanan rutin yang dikenal dengan penelitian-pengintaian untuk mengawasi penduduk “kota bergelembung” di dasar laut.
Selama beberapa tahun setelah itu, ketika sedang melakukan praktik dokter kesehatan di Phoenix, Arizona pada tahun 1981, ‘The Doc’ telah bertemu dengan seorang laki-laki muda yang datang ke kantornya untuk mengambil ‘foto UFO’. Dia telah meminjamkannya kepada beberapa doktor yang telah dikunjungi sebelumnya. Mantan personel NASA tersebut (The Doc) mulai melakukan percakapan dengan laki-laki muda tersebut. Berikut ini adalah kutipan dari percakapan yang terjadi di antara laki-laki muda tersebut dengan ‘The Doc’ selama kunjungannya ke kantor ‘The Doc’. Setelah membicarakan foto UFO dengan ‘The Doc’, laki-laki muda itu bertanya:
“Jadi, apa yang Anda ketahui tentang UFO’s?”
“Saya mengetahui keberadaan UFO dari buku-buku yang saya baca mengenai hal tersebut sejak tahun 1950. Selain itu, saya juga banyak mendengar cerita tentang UFO dari orang yang telah melakukan pertemuan dengan UFO. Bagaimana dengan Anda sendiri?”
“Baiklah, di sana saat ini terdapat beberapa pesawat pada atmosfir kita dengan basis dibawah tanah dan dibawah air. Salah satu kelompok tersebut sangat maju dan dapat membawa Anda ke mana saja di dunia.
“Mungkinkah Einstein akan terganggu jika mendengar hal ini?” Saya memikirkan hal ini selama beberapa saat.
“Di sana semua ilmu memiliki hubungan dengan perjalanan di atas kecepatan cahaya. Penduduk di sana juga memiliki kemajuan ilmu yang tinggi. Sebagian besar penduduk dunia tidak siap untuk memahami dan menerima hasil pengetahuan dan mutu pengetahuan tersebut.
“Baiklah tidak menjadi masalah bagaimana mereka mengembangkan teknologi mereka, tapi secara spiritual kondisi yang mereka miliki sama seperti kita. Secara spiritual, kita semua bersaudara dan harus bersama-sama memecahkan misteri pengembalian bumi kita.”
Dia menatap saya dengan tajam, dan melanjutkan kembali ucapannya.
“Ketika saya berumur delapan tahun dan sedang bermain dengan teman saya di halaman rumah, sebuah pesawat datang, mendarat tidak jauh dari kami. Dari dalam pesawat tersebut keluar seorang laki-laki dan seorang wanita berjalan ke arah kami, tersenyum dan memanggil nama kami. Mereka kelihatannya telah mengetahui semua tentang saya seperti tempat sekolah saya, benda yang paling saya sukai dan mereka mengatakan pada saya bahwa mereka akan kembali mengunjungi saya beberapa tahun yang akan datang. Mereka juga mengatakan bahwa mereka menginginkan saya melakukan pekerjaan yang baik di sekolah”.
“Apakah mereka kembali mengunjungi kamu?” Saya bertanya sambil tersenyum, setengah tidak percaya mendengar ceritanya.
“Ya, secara mengejutkan mereka telah kembali mengunjungi saya. Kira-kira lima tahun kemudian. Waktu itu saya berusia sekitar tiga belas atau empat belas tahun. Mereka mengatakan bahwa saya merupakan salah satu dari mereka. Mereka juga mengatakan suatu saat nanti akan membawa saya ke planet mereka untuk menolong mereka di kemudian hari.”
“Mustahil!” Saya telah meremehkannya selama pembicaraan ini.
“Anda tidak akan mempercayai bagian mengagumkan ini. Ketika saya berumur sembilan belas tahun, pada suatu malam saya mengendarai mobil melewati sebuah hutan di daerah Connecticut, dan tiba-tiba sebuah bejana menukik ke bawah melewati mobil saya. Saya hampir menabrak badan jalan, saya sangat terkejut. Benda itu mendekati saya, diam diatas mobil. Dan sebuah suara tiba-tiba keluar melalui speaker radio mobil saya, padahal radio mobil saya saat itu mati! Suara itu mengetahui nama saya dan bertanya, ‘Dave (nama samaran), kapan kamu akan kembali ke rumah? Kamu sudah pergi terlalu lama.”
“Saya benar-benar terkejut mengalami hal seperti ini, dan kemudian mereka mengambil mobil saya dari badan jalan dan membawa saya melewati suatu pegunungan, lalu membawa saya kembali ke tempat yang sama seperti badan jalan tadi tanpa menghiraukan kelelahan yang saya rasakan. Akhirnya mereka berkata bahwa suatu hari nanti mereka akan datang kembali.
“Hal pertama yang saya lakukan setelah mengalami semua itu adalah berhenti di telpon umum dan menelepon orang tua saya di Vermont. Ketika telpon diangkat dan yang menjawab adalah Ibu saya, tiba-tiba saya merasa gemetar dan khawatir kalau-kalau orang tua saya tidak akan mengatakan hal yang sebenarnya mengenai keberadaan saya. Saya tidak menceritakan peristiwa yang terjadi di malam itu padanya. Saya hanya bertanya, ‘Ibu, siapa saya ini sebenarnya?’
“Mengapa kamu bertanya seperti itu Dave, kamu adalah anakku”.
“Ibu, siapa saya sebenarnya? Bagaimana saya bisa berada di dunia ini?”
“Anakku, kamu ada di dunia ini sama seperti anak laki-laki lainnya. Ibu melahirkannya di rumah sakit”.
“Ibu, saya tidak percaya. Telah beberapa kali saya dikunjungi oleh orang yang berada dalam sebuah pesawat terbang. Mereka mengenal siapa saya dan tahu apa yang saya lakukan. Mereka mengatakan suatu hari nanti, mereka akan mengambil saya untuk menolong mereka. Pesawat mereka baru saja menghadang mobil saya, mereka memanggil nama saya dan menanyakan kapan saya akan kembali bersama mereka ke rumah. Dan mereka mengambil mobil saya dari jalan dan hal itu telah membuat saya sangat terkejut dan sepertinya saya melayang. Saya merasa berbeda, betulkan Bu. Saya ingin mendengar kebenaran’.
“Selama beberapa lama telepon hening, tidak ada seorang pun yang berbicara”.
“Baiklah, Ibu akan menceritakan kepadamu keadaan yang sebenarnya seperti yang telah kamu sebutkan barusan mengenai beberapa kejadian yang telah kamu alami. Suatu sore Ayahmu dan Ibu telah menemukan kamu dan saudara perempuanmu. Saat itu kami sedang jalan-jalan di sekitar kabin seperti yang biasa kami lakukan setelah makan malam. Kami menemukanmu dan saudara perempuanmu terbungkus dalam selimut yang tebal di antara beberapa bongkahan batu di sisi bukit. Kami tidak percaya apa yang kami lihat. Kalian berdua terbungkus dalam pakaian yang bercahaya. Kamu kira-kira setahun lebih tua dari saudara perempuanmu. Kami bertanya kepada masyarakat di sekitar tempat itu, tapi kami tidak menemukan seorang pun yang mengaku orang tuamu. Kami merasa putus asa, tapi kami berdua memiliki semangat yang besar untuk membawa kalian berdua sampai seseorang datang ke kota dan menanyakanmu”.
Saya merasa kepala saya sakit sekarang. “Lalu, apakah kamu masih sering dikunjungi oleh teman-temanmu itu?
“Ya, sering sekali, seperti sebuah kalender”.
“Darimana asal mereka?” Dia tidak menjawab pertanyaan saya, malah dia balik bertanya pada saya sekarang.
“Apakah kamu mengenal rasi bintang ‘Tujuh Saudara Perempuan’?”
“Saya rasa saya tidak mengenalnya”.
“Mereka disebut juga sebagai rasi Pleiades”.
“Mengapa demikian, apakah kamu juga berasal dari sana?”
“Mereka tidak ingin turut campur dalam beberapa bagian seperti misalnya masalah sosial dan keberuntungan di bumi. Itu sudah menjadi kebijaksanaan mereka.”
Sekarang saya berdiri dan melihat kepadanya dengan sedih, “Maafkan saya telah mendengar semua ini bahwa….
“The Doc” kemudian melakukan pemeriksaan terhadap anak muda itu, sejak mengetahui bahwa anak muda itu benar-benar datang kepadanya dengan membawa masa lalunya itu. Setelah dia menginformasikan kepada “The Doc” bahwa masa lalunya tidak sesulit masa lalu ‘The Doc”, maka dia telah mengatakan kepada “The Doc” bahwa dia dengan terburu-buru segera memesan penerbangan ke Swiss, dan meninggalkan klinik.
“Sepertinya saya telah kembali ke kantor saya,” ‘The Doc melanjutkan, “Seorang ahli fisika chiropractic telah dipanggil, saat dia berjalan ke arah saya di ruang bawah sambil membawa sinar-X.
“Lihatlah sinar-X ini. Tali penariknya benar-benar berbeda”.
“Saya melihatnya. Dua buah vertebrata cervical esktra.’
“Suatu bentuk inti yang tidak normal dan belum sempurna (gumpalan darah, berdenyut). Tidak pasti dimana tempat organ lainnya berada”.
“Saya melihat ekspresi menyedihkan di wajahnya. “Apakah ini temanmu”?
“Tali penarik ini baru saja pergi untuk mendapatkan penerbangan ke Swiss”.
“Saya telah menemukannya sendiri. Saya telah meremehkan ruang yang hampa, jauh di batas pinggiran kota….”
Dalam bukunya berjudul “TAHUN-TAHUN BERCAHAYA” (Morgan Entekin Books., Atlantic Monthly Press., N.Y. 1987), Gary Kinder mengemukakan bahwa penghubung dari Swiss yang bernama Eduard ‘Billy’ Meier - seperti yang telah diceritakan melalui perjalanan bintang - menyatakan bahwa dia telah bertemu dengan makhluk yang berasal dari Pleiades di suatu tempat yang memerlukan perjalanan selama 430 tahun cahaya dari bumi. The Pleiades merupakan suatu penghubung dekat gugus bintang ‘terbuka’ yang berisi seribu bintang, dan menurut para ilmuwan, matahari (atau lingkaran matahari) sendiri dan beberapa planet tetangga di sekitarnya berputar mengelilingi Alcyon yang merupakan pusat bintang gugus Pleiades. Bagaimanapun juga, The Pleiades merupakan sebuah penghubung muda sistem bintang yang sangat kecil untuk dikembangkan dalam kehidupan mereka sendiri. Dan dalam kenyataannya, The Pleiades menyatakan bahwa mereka bukanlah penduduk asli dari bagian sistem bintang. The Pleiadeans menyatakan bahwa mereka memiliki planet tertentu yang ‘berbentuk-tanah’ yang merupakan wilayah yang mendorong kehidupan mereka dan tempat tersebut yang merupakan tempat sebenarnya kehidupan mereka yang asli letaknya sangat dekat dengan bumi. Tempat tersebut adalah sistem Lyra, dan untuk mencapainya memerlukan kurang lebih 30 tahun atau lebih perjalanan cahaya dari sistem tata surya kita. Atau dengan kata lain, mereka pindah keluar dari wilayah umum bumi.
Menurut Meier, The Pleiadeans terlihat sangat luar biasa, benar-benar hampir menyerupai kita walaupun menurut sebagian orang banyak dari mereka yang tampak seperti ‘Nordic’, dengan beberapa kesamaan seperti rambut pirang dan lainnya dengan nuansa gelap. Jumlah mereka hanya lebih dari 500 juta yang mendiami planet mereka yang berbentuk tanah yang disebut Erra. Planet ini terletak dalam sistem Taygeta, Pleiades. Hal ini menunjukkan bahwa mereka mungkin hidup di planet ini dalam waktu yang relatif singkat bila dibandingkan dengan penduduk yang mendiami bumi yang berjumlah lebih dari 7 milyar.
Pleiadeans juga menyatakan bahwa mereka memiliki kuda, sapi, kelinci, ikan dan bentuk kehidupan lainnya di sekeliling planet mereka. Hal ini secara kuat menunjukkan bahwa keturunan Lyran-Pleiadeans dan keturunan bangsa-bangsa lainnya di bumi merupakan mata rantai yang baik melalui peradaban masyarakat purba. Dan dalam kenyataannya Meier mengatakan bahwa keturunan Pleiaedeans purba benar-benar telah bertemu dengan penduduk purba lainnya yang mendiami bumi. Ketika itu kami memikirkan bahwa Pleiadeans asli mungkin berasal dari Lyra, suatu tempat yang dekat denga bumi. Kami juga memikirkan kesamaan yang luar biasa di antara kehidupan Terran dan Lyran-Pleiadean. Maka satu hal yang menakjubkan dapat disebutkan bahwa Lyra sendiri semula berasal dari bangsa yang mendiami bumi melalui penjelajahan dunia seperti Hav-musuvs. Atau bisa juga melalui peradaban lain seperti Mayas, Yunani Purba, Cina atau India Timur yaitu bangsa-bangsa yang dilaporkan oleh beberapa sumber memiliki semua kemampuan penelitian pesawat angkasa dan atau pesawat antarplanet beberapa ribu tahun yang lalu. Di sana juga terdapat beberapa kelompok lain penghuni ‘angkasa luar’ yaitu orang yang telah membuat dirinya sendiri mengenal beberapa penghubung. Kelompok lain tersebut adalah orang yang menyatakan bahwa mereka memiliki hubungan dengan Pleiadeans dan makhluk purba bumi, yang menunjukkan kemungkinan terbesar bahwa beberapa bangsa seperti Pleiadeans merupakan keturunan dari penduduk purba bumi beberapa ribu tahun yang lalu. Dapatkah penduduk planet bumi dikatakan sebagai benih awal dari semua bentuk kehidupan yang terdapat di alam semesta ini?
Suatu kejujuran, di sana terdapat banyak pernyataan yang sebagian orang menyebutnya saluran informasi-yang akan kami percayai, bahwa bumi merupakan tempat awal yang ditempati oleh penduduk dari dunia lain (angkasa luar). Bagaimanapun juga, kita telah memiliki pendapat yang berlawanan, dan menyatakan bahwa sebagian besar penduduk wilayah galaksi ini menempati tempat tinggalnya melalui beberapa penjelajahan dunia. Penjelajahan tersebut menurut sejarah tak resmi yang kami dengar, dilakukan melalui pengiriman penduduk keluar dari bumi oleh beberapa kelompok masyarakat tersembunyi. Kelompok ini adalah sekumpulan orang yang memiliki kemampuan untuk memprakarsai perjalanan antarplanet atau antarbintang selama tiga atau empat ribu tahun yang lalu, yang pada saat itu kedatangannya sangat membludak. Sisi lain dari argumen ini mungkin menceritakan semua fakta bahwa mereka dapat bersatu untuk mendukung teori mereka, karena bagaimanapun juga mereka harus memberikan hak-hak istimewa kami. Kami merasa jika kami menyatakan bahwa planet bumi merupakan asal bibit-kehidupan dari galaksi, berarti kami telah memiliki kewajiban untuk mengumpulkan fakta-fakta yang mendukung teori mereka. Jadi fakta terbanyak adalah seandainya tidak semua informasi yang terdapat dalam beberapa catatan di sana, yang merupakan keterangan seperti yang telah kami dapatkan untuk mendukung tesis di atas dan kami tidak membuat permintaan maaf untuk hal itu.
Kami menguraikan kemungkinan ini bukan karena rasa egois kami untuk menempati planet bumi melebihi keinginan kami untuk menempati tempat lain di dunia. Akan tetapi, alasan kami sederhana, hal ini kami lakukan karena tampaknya semua hal tersebut akan menjadi suatu penjelasan yang tepat untuk semua cerita yang telah diceritakan dalam uraian ini. Kelompok penghuni ruang angkasa yang lain yaitu yang menurut sebagian orang memiliki hubungan dengan Pleiadeans menyatakan bahwa mereka berasal dari Tau Ceti dan sistem bintang Epsilon Eridanus. Kedua tempat tersebut terletak di dekat sistem bintang jenis SLO dalam wilayah galaksi ini.
Menurut Meier, beberapa tahun yang lalu sebuah peperangan antarplanet yang besar dan pengungsian sejumlah masyarakat yang berlokasi dibawah sistem Lyran telah membuat sejumlah penduduk yang berperang untuk mengosongkan planet mereka dalam suatu sistem. Mereka melakukan hal itu setelah melihat banyak nenek moyang mereka yang tampaknya terbunuh dalam peperangan. Meier tidak mengatakan - ini hanya untuk pengetahuan kita - orang yang menyerang mereka, tapi penghubung yang lain menyatakan penyerang dalam ‘Perang Lyran’ tidak lain adalah parasit antarbintang yang kita kenal sebagai ‘Grays’. Beberapa orang yang telah diculik oleh makhluk luar angkasa mulai melawan mereka dengan menggunakan ‘Grays’ seperti yang telah ditunjukkan dalam rekaman holografik pada beberapa perang antarplanet. Bangsa ‘Grays’ dengan kebanggaan kekuatan mereka telah menunjukkan dukungan tak terkalahkan bagi mereka yang takut diculik dan hal ini memusingkan penculik.