Kamis, 28 Februari 2019

Diskusi Project Blue Book

BETAUFO Surabaya region meeting #21 membahas tentang Project Blue Book (tanggal 6 Maret 2019). Siapa saja boleh ikut, bebas. Kita akan mendiskusikan dari sisi kejadian fakta sesungguhnya maupun serial yang saat ini sedang tayang di History Channel.

Selasa, 26 Februari 2019

Ulah Spektakuler Makhluk UFO

Oleh: Anindita

UFO disinyalir bisa berkunjung kemasa lampau menembus dimensi waktu, dibawa kembali ke alam kehidupan 200 tahun yang silam. Namun itu hanyalah salah satu kemampuan yang spektakuler (luar biasa) makhluk asing dari dunia lain. Mereka mampu berbuat hal-halyang tidak masuk akal, seperti apa yang baru disinggung di atas.

Menembus dimensi waktu ke alam kehidupan 200 tahun yang lalu! Orang Belanda akan bilang, “Hoe is dat mogelijk?” (Bagaimana mungkin?) “How is it possible? Unbelievable!” Bagaimana hal itu bisa terjadi? Nyaris tak bisa dipercaya!

David Scanner, begitulah namanya seorang Amerika yang tinggal di daerah pedesaan di Tennesee. Ia hidup berbahagia dengan istri dan kedua orang anaknya. Pada tanggal 17 Januari 1973, ia berburu di hutan yang di dekat rumahnya.

Ketika ia sedang celingak-celinguk mencari binatang buruan tiba-tiba telinganya mendengar suara-suara yang tak biasa alias ganjil. Ia lalu berhenti, dan menyiapkan senjatanya, didengarnya suara seperti dua orang yang sedang bercakap-cakap. Anehnya, ia tidak melihat seorangpun disekitarnya.

Dengan penuh tanda tanya diteruskannya mencari sumber suara itu diantara semak-semak dan pepohonan. Tidak ada tanda-tanda hadirnya manusia lain. Sungguh heran. Akhirnya , karena kesal mungkin, ditinggalkannya tempat itu. Barangkali hanya telinga dan perasaannya saja yang ngaco. Tidak ada seorangpun yang diberitahu olehnya mengenai kejadian tersebut.

Beberapa bulan kemudian, suatu siang di bulan September, David berburu rusa di hutan yang sama. Kali ini ada sesuatu yang sangat menarik perhatiannya. Ada seberkas cahaya yang berkilauan menerobos keluar melalui gerombolan pepohonan di hutan itu.

Rupanya hutan itu berasal dari sebuah tanah lapang di dalam lautan . dengan mengendap-endap David berjalan, mendekati sumber cahaya itu. Apa yang dilihatnya? Mulut David menganga lebar-lebar, terpukau. Tepat di tengah lapangan ia melihat sebuah benda yang berbentuk lonjong seperti buah pir. Agaknya benda itu baru saja mendarat di bumi dan “nangkring” di atas sebuah tripod (kaki tiga).

David sangat penasaran dan berusaha untuk melihat dari jarak yang lebih dekat lagi. Akan tetapi jaraknya dari benda yang berbentuk lonjong itu tinggal beberapa meter lagi, seseorang atau sesuatu menaburkan benda berbentuk seperti lada. Hitam yang berat, taburan itu membuat benda aneh tersebut mengecil, mengecil dan mengecil hingga akhirnya lenyap dari pandangan David Scanner tanpa bekas! Dan kembali ia mendengar suara tawa yang sayup-sayup, sampai akhirnya, sunyi-senyap kembali.

Karenanya David Scanner menjadi amat bingung dibuatnya. Ia khawatir jangan-jangan ia sudah menjadi gila. Kalau tidak gila, lantas apa?

Semuanya baru menjadi jelas bagi David, setelah akhirnya makhluk-makhluk asing dari luar angksa luar itu memperkenalkan dirinya kepada David, dan mengajakkan berjalan-jalan melancong ke planet lain dan kemasa silam tahun 1735.

Musim gugur tahun 1973 makhluk UFO tersebut memperkenalkan dirinya kepada David Scanner. Sejak itu beberapa kali David bertemu dan bepergian dengan mereka. Mereka dari planet yang bernama Pluto.

Menurut keterangan mereka planet itu letaknya dibalik matahari, karena itu tak terlihat dari bumi. Oleh sebab itu kita tak pernah bisa melihatnya selalu terhalang oleh matahari.

Menurut David Scanner para penghuni planet tersebut menyebut dirinya sendiri sebagai orang-orang planet Pluto.

Pesawat yang digunakan oleh orang Pluto tersebut berbentuk ragam. Rupanya mereka suka berganti-ganti pesawat ruang angkasa seperti :Mercury, Gemini, Apollo, Skylab, Challenger dan sebagainya.

Tetapi pesawat dari planet Pluto ini kadang-kadang bentuknya seperti sebuah “Gumpalan Bola Cahaya”, adakalanya seperti piring, pada lain kesempatan seperti sepatu Belanda yang terbuat dari kayu (klopen) begitu kata David. Yang selalu sama katanya adalah bahwa setiap pesawat (UFO) selalu diselubungi oleh cahaya, sehingga karena itu sulit untuk dapat melihat detail-detail pesawat secara jelas.

Ada dua orang Pluto yang menjadi teman David yang beberapa kali mengajaknya melancong keliling bumi, termasuk menembus dimensi waktu dengan pesawat mereka.

Dari perjalanan-perjalanan mereka yang memberikan kesan paling mendalam bagi David adalah bukanlah perjalanannya ke planet lain, melainkan ke Segitiga Bermuda, yang terkenal “angker” itu. Sebab… dalam perjalanan ke Segitiga Bermuda inilah David mengalami “Perjalanan Menembus Dimensi Waktu”, kembali ke tahun 1735 dimana ia David Scanner melihat hal-hal yang benar-benar menakjubkan dan sulit untuk dapat diterima oleh akal sehat/irasional.

Pada tahun 1974, David ikut terbang dengan orang Pluto, tatkala itu mereka sedang terbang diatas pantai Florida. Dibawah mereka, dipermukaan laut, tampak sebuah kapal motor sedang berlayar. Penumpang kapal motor itu menurut perkiraan orang Pluto berjumlah kurang lebih 200 sampai 300 orang.

Namun, kapal yang sedang berlayar dibawah itu bukannya sedang berlayar di tahun 1974, melainkan sedang melakukan pelayaran dalam tahun 1948.

Benar, kapal terkait sedang berlayar di tahun 1948. demikianlah penjelasan kawannya si makhluk Pluto.

Jadi dengan kata lain, David terbang pada tahun 1973 dan melihat sebuah kapal motor di bawahnya yang sedang berlayardi tahun 1948! Melihat kenyataan itu David tertegun. Ia menelan ludah. Jadi…. pada saat yang sama, ia hidup dalam dua dimensi waktu, yaitu tahun 1948 dan tahun 1974 sekaligus! Gila. Benar-benar tidak masuk akal bagi kita manusia yang teknologi masih kalah dengan makhluk-makhluk UFO.

Tetapi rupanya David masih harus lebih kaget lagi. Bukan hanya ia sendiri yang harus kembali ke masa lampau, tetapi kapal motor yang sedang berlayar dibawahnyapun mengalami hal yang sama. Bagaimana mungkin?

Beberapa ratus orang yang berada di atas kapal motor itu tidak akan pernah mencapai pantai. Mereka tak mungkin akan bisa mendarat, dan David akan segera tahu penyebabnya.

Terlihat oleh David bahwa para penumpang kapal tersebut menjadi bingung melihat apa yang sedang terjadi di pantai. Di sepanjang pantai, banyak sekali orang kulit merah (Indian) yang berteriak-teriak sambil berlari-lari masuk ke laut, menghambur ke arah kapal yang akan mendarat sambil melemparkan tongkat-tongkat kayu dan batu-batu yang tak terhitung jumlahnya ke arah kapal yang mengeluarkan suara bising dari motornya.

Kata orang Pluto kepada David: “Tanpa mereka sendiri menyadari, sekarang orang-orang di atas kapal motor itu hidup dan berada di tahun 1735.

Orang-orang Indian yang sdang hidup dalam tahun 1735 itu kebingungan melihat kapal yang terbuat dari kayu dan logam serta deru mesin kapal asing yang bising memekakan telinga, dan kapal itu buatan tahun 1940-an

“Anda lihatkan,” kata orang dari planet Pluto itu seterusnya,” orang-orang Indian yang hidup di tahun 1735 itu tidak mengijinkan orang-orang dan kapal dari tahun 1948 itu mendarat di tanah mereka.

Demikianlah, beberapa saat kemudian orang-orang di kapal tahun 1948 itu mengurungkan niatnya untuk mendarat, dan dengan ketajutan mereka buru-buru berlayar kembali ke tengah laut.

Pesawat dari Pluto yang mengangkut David kembali membumbung tinggi ke angkasa. Ketika David melongok ke bawah, ia tidak melihat kapal motor itu berada di tempatnya semula di laut. Si orang Pluto tersenyum lagi. Katanya, “Kau tidak akan melihat lagi kapal buatan tahun 1940 itu lagi sekarang David”.

“Apa yang telah terjadi dengan kapal itu?” tanya David setelah memperoleh kembali keberaniannya.

“Mereka menghilang dari muka bumi. Mereka kembali ke dimensi waktu mereka sendiri”. Kapal tadi bersama pada penumpangnya sekarang masih ada, tetapi mereka berada di dimensi waktu yang lain, sehingga kau tidak dapat melihatnya lagi walaupun mereka tetap ada,” lanjut makhluk Pluto itu. Jelaslah sekarang, bahwa David pada suatu saat bisa hidup di Tiga Dimensi waktu, yaitu tahun 1735, 1948 dan tahun 1974.

Sejak peristiwa yang musykil itu David sering diajak melancong ke dimensi waktu juga yang cukup mencengangkan, betapa tidak. Ia pernah dibawa berjumpa dengan Albert Einstein. Orang-orang Pluto itu menyebutnya “Masa Depan” dan “Masa Lalu”. seperti ke masa lalu, David juga pernah diajak ke masa depan.

Ceritanya tentang orang-orang yang sempat dijumpainya dalam menembus dimensi waktu. Ternyata kisah nyata ini tidak hanya dialami oleh David Scanner. Rekannya yang sama-sama dari Tennesee bernama Stanley Ingram, juga mempunyai pengalaman yang sama.

Stanley Ingram adalah seorang pekerja keras yang dikenal jujur. Bersama dengan David Scanner dan anak perempuannya Stanley, mereka pernah bertatap muka makhluk UFO dan makhluk-makhluk planet lain. Suatu pengalaman yang sangat langka, dan mengasyikkan bukan?

Kapan ya, kita bisa keliling-keliling naik UFO dan merasakan hidup di tahun 2000 SM? Siapa tahu bisa berjabat tangan dan ngobrol-ngobrol dengan Cleopatra yang asli. Lumayan, buat beli modal nyombong. Cuma mau ngomong dengan bahasa apa??

* * *


UFO Segitiga Hitam, untuk mengintai sebelum menculik manusia?


Oleh: Dino Michael

Tulisan ini sangat penting untuk kita pengamat UFO di Indonesia saat ini, mengingat media online di Inggris belum lama ini sering memberitakan akan banyaknya fenomena UFO berbentuk segitiga warna hitam (black triangular), terutama di Amerika Serikat dan Inggris.

Badan peneliti UFO, MUFON, juga mendapat banyak laporan yang sama.Media di Inggris itu bahkan mengatakan fenomena itu juga terjadi di seluruh dunia.Yang perlu kita perhatikan disini adalah pendapat terakhir dari mereka peneliti UFO karena terdapat indikasi kuat kalau UFO berbentuk segitiga hitam ini memiliki misi untuk mengintai atau mengawasi manusia sebelum melakukan penculikan.

Biasanya UFO tipe seperti ini sering berkonsentrasi di daerah yang kecil. Philip J. Imbrogno, peneliti UFO yang menyelidiki kasus UFO segitiga hitam di New York menerima banyak laporan penculikan sehubungan dengan UFO tipe seperti ini. Imbrogno sampai bertanya kepada Budd Hopkins, penyelidik terkenal penculikan alien, apakah ada tujuan dari UFO segitiga ini?

Hopkins menjawab bahwa mereka sedang mencari seseorang, “Because they are looking for people.”

Ya, UFO segitiga itu kelihatannya memiliki misi untuk mengintai seseorang yang memiliki potensi untuk diculik. Bisa dikatakan kalau UFO itu melakukan “scanning”. Sewaktu Imbrogno melakukan investigasi di Belgia, yang juga terkenal dengan fenomena segitiga hitam di tahun 90an, ia juga mendapat laporan akan penculikan. Di sini ia juga menemukan hal yang menarik mengenai adanya kesamaan geografis antara negara Belgia dengan daerah di Hudson Valley, New York, di mana UFO segitiga sering muncul.

Memang belum dapat dipastikan apakah kontur geografis suatu wilayah berpengaruh akan munculnya UFO segitiga hitam. Tapi ini tetap menarik untuk diperhatikan. Peneliti UFO di New York, Ellen Crystall, memberikan pendapat yang menarik mengenai tipe dan tujuan dari pesawat UFO. Ia juga berpendapat kalau UFO bentuk segitiga bertujuan untuk mengawasi manusia.

Ini adalah hasil investigasi yang telah dilakukan bertahun-tahun:
- Bentuk piring (bentuk yang klasik), bertujuan untuk menculik (abduction)
- Bentuk triangle, atau scout-type ships, bertujuan untuk mengintai
- Bentuk rectangle, biasanya berhubungan dalam kasus mutilasi hewan ternak (cattle mutilation)
- Bentuk yang berukuran besar, terutama yang memiliki deretan lampu warna merah, berfungsi sebagai pesawat kargo (Ada kemungkinan alien membangun instalasi di bumi dengan memakai pesawat kargo ini)

Ya, kita harus berhati-hati dengan UFO black triangle itu...

Sumber: Interdimensional Universe, oleh Philip J. Imbrogno, Llewellyn Publications, 2008

Minggu, 24 Februari 2019

UFO dan Burung Hantu

Oleh: Dino Michael

Adakah koneksinya ? Menurut Mike Clelland, seorang peneliti UFO, sepertinya ada.

Temuan ini relatif masih baru.

Mike memberikan pendapat yang menarik dalam bukunya “The Messengers” bagaimana mereka yang pernah melihat UFO atau bahkan yang pernah diculik olehnya sering melihat penampakan burung-burung hantu (owl) sebelum atau sesudah terjadinya peristiwa.

Mike sendiri sudah mengalami itu ketika ia sedang mendaki gunung bersama teman wanitanya, pada tahun 2006. Ketika di malam hari mereka sedang berbicara tentang hal-hal yang spiritual muncul seekor burung hantu.

Kemudian disusul burung hantu yang lain. Mereka merasakan hal yang magis saat kedatangan burung-burung ini.

Mike seperti mendapat pesan.  Di kepalanya serasa ada yang mengatakan bahwa ia adalah orang yang pernah diculik UFO,

“You are a UFO abductee!”.

Dan kelihatannya benar. Ketika Mike berusia 12 tahun, di tahun 1974, ia dan temannya pernah melihat UFO dan ia melihat kembali di waktu berikutnya pada malam hari. Disini ia sepertinya mengalami “waktu yang hilang” atau “missing times”.

Mike teringat  bagaimana orang tuanya memarahinya karena pulang terlalu malam. Mike semestinya tiba di rumah jam 21.30 tapi ia baru sampai pada pukul 23.30. Ia mengalami dua jam yang hilang.

Di tahun 1993, saat Mike berusia 30 tahun, ia pernah melihat lima alien tipe gray yang kelihatan sedang berjalan menuju rumahnya tengah malam.

Mike saat itu tinggal sendiri di rumahnya di daerah Maine.

Ia mengawasi terus kedatangan alien itu. Anehnya Mike tidak merasa takut. Ia lalu mendengar suara di kepalanya yang mengatakan supaya segera tidur,

“Oh yes, they’re here. Now is the time to put your head on the pillow and black out.”

Malam itu tidak terjadi apapun.

Dari semua pengalaman ini, termasuk pengalaman dari teman wanitanya, membuat Mike merasa yakin adanya koneksi antara burung hantu dengan fenomena UFO.

Dari situ ia mulai melakukan penelitian.

Mike menemukan kisah menarik dari seorang bernama Derek yang menceritakan bagaimana ia dan teman-temannya melihat UFO yang sebelumnya didahului oleh kedatangan burung hantu.

Derek dan temannya sedang camping di padang gurun Arizona tahun 1995. Di malam hari, ketika mereka sedang asyik mengobrol tiba-tiba datang seekor burung hantu yang amat besar dan bertengger di pohon kaktus.

Jarak pohon itu dengan Derek kira-kira 20 kaki. Burung itu menatap tajam ke arah mereka. Derek merasa gelisah dengan tatapan itu,

... I clearly remember not only feeling really excited at spotting it but also a little uneasy at how intently it seemed to be watching us.

Kira-kira 15 menit setelah munculnya burung itu, Derek dan teman-temannya melihat pesawat UFO berbentuk segitiga warna hitam dengan deretan cahaya merah.

Pesawat itu melintas dengan cepat tanpa suara. Ukurannya dua per tiga dari pesawat komersial.

Mereka merasa takjub.

Beberapa hari kemudian, masih di Arizona, Derek dan temannya melihat UFO yang lain.

Derek menulis kepada Mike bahwa pacar dari Derek, yang tidak memiliki minat sedikit pun pada UFO, pernah melihat “sosok alien” di kamar mereka.

Pacar Derek itu tidak membangunkannya karena ingin mencegah hal-hal yang tidak diinginkan pada Derek sehubungan dengan munculnya “alien” itu.

Mike melihat hal yang menarik disini, bagaimana respon dari orang yang tidak berminat dengan UFO, bertindak seperti mereka yang pernah mengalami penculikan alien.

Ini menguatkan pendapat Mike bahwa pemunculan burung hantu kelihatannya bisa terjadi pada mereka yang pernah diculik alien.

Mike juga mendapatkan kisah lain sehubungan dengan UFO dan burung hantu seperti yang dialami seorang pemuda bernama Joe.

Saat itu Joe bersama empat temannya sedang mengendarai mobil pada malam hari. Joe dan salah seorang temannya melihat cahaya biru yang brilian yang sedang bergerak turun.

Mereka sangat takjub sampai-sampai tidak berbicara.

Setelah cahaya itu tidak terlihat muncul burung hantu berwarna putih yang terbang di sebelah kanan mobil mereka.

Burung itu terbang sambil menatap langsung ke orang-orang yang ada di mobil.

Burung itu terlihat selama 5 detik sebelum terbang ke arah lain. Setelah agak lama muncul burung hantu lain dengan tipe yang sama.

Burung itu juga terbang di sebelah kanan mobil dan juga menatap langsung ke penumpang-penumpang yang ada di dalamnya.

Tiba-tiba semua yang ada di mobil menjerit. Mereka seperti mengalami rasa takut yang sama.

Kisah seperti ini merupakan tipikal kisah koneksi antara UFO dan burung hantu.

Ada juga kasus yang agak lain tapi tetap berhubungan dengan burung hantu.

Mike pernah mendapat kisah dari seorang wanita bernama Corina Saebels yang pernah melihat “alien” berdiri di pinggir jalan saat ia sedang mengendarai mobil bersama anak-anaknya dan temannya.

Corina sangat kaget sampai-sampai ia mengerem mobilnya dengan mendadak. Ia dan anak-anaknya menjadi tegang.

Tapi anehnya teman Corina tidak merasa ada yang ganjil. Ia berkata apa yang dilihat Corina dan anak-anaknya hanyalah seekor burung hantu yang besar,

'What are you guys so worried about? It's only a big owl!"

Mike juga juga pernah mendapat kisah dari seorang penyelidik penculikan alien, Dolores Cannon.

Dalam bukunya yang berjudul “The Custodians” Ms. Cannon menceritakan bahwa ia pernah melihat burung hantu berdiri di tengah jalan saat mengendarai mobil.

Ms. Cannon saat itu hendak pulang setelah mengadakan pertemuan dengan rekan-rekannya yang membahas hal-hal metafisik dan penculikan alien. Itu terjadi di tahun 1988.

Di tengah malam, saat berada di Ozark Mountains, Arkansas,
Ms. Cannon melihat burung hantu besar di tengah jalan. Ia membunyikan klakson agar burung itu pergi.

Tapi burung itu tidak mau bergerak. Ia berusaha sebisa mungkin agar mobil tetap dapat berjalan. Burung itu terkadang bergerak dan kadang diam.

Ini berlangsung terus sampai ia tiba di rumahnya.

Ketika tiba di rumah Ms. Cannon menyadari bahwa rasanya aneh kalau melihat burung hantu dengan ukuran besar seperti itu.

Di tahun 1996, saat ia berkunjung ke Natural History Museum di London, ia melihat burung-burung hantu yang dipajang di ruang kaca.

Alangkah kagetnya ia ketika melihat semua burung hantu yang dipajang disitu tidak ada satu pun sebesar yang dilihatnya pada malam itu,

... What shocked me and sent chills down my spine, was that none of them were as large as the one I saw on the deserted road years before. None of these could have been seen over the fender of my car.

Seberapa besar ukuran burung hantu sebetulnya ?

Burung hantu paling tinggi di dunia berukuran 33 inci atau 84 cm. Itu jenis burung yang berwarna abu-abu (gray).

Sedangkan menurut mereka yang pernah diculik UFO, burung hantu yang dilihatnya berukuran 4 – 5 kaki atau 122 cm.

Menarik sekali kalau kita amati bahwa rata-rata tinggi alien gray yang dilihat saksi berukuran 4 – 5 kaki.

Dan adanya hubungan burung hantu dengan UFO juga diperkuat oleh Whitley Strieber yang terkenal dengan pengalaman penculikannya.

Dalam bukunya yang best seller, “Communion”, Strieber berkata bahwa ia pernah melihat burung hantu yang menatapnya di kamar tidurnya.

Tapi anehnya tidak ada satu jejak pun ditemukan di atap rumah.

John Carpenter, seorang penyelidik penculikan alien, berkata kalau alien mungkin mempersiapkan penampakan burung hantu agar kita tidak terlalu kaget jika suatu hari nanti melihat wujud alien,

“I think the aliens do that to make it easier for us. We would much rather look at an owl or a squirrel than an alien. I actually think they do that on purpose so we aren’t so freaked out and more cooperative.”

Alien sepertinya menggunakan “screen memories” burung hantu pada manusia yang akan diculiknya.

Carpenter juga berkata, dari beberapa kasus yang diselidikinya, alien gray sering, dengan telepati, mengatakan ini pada korbannya,

“You will remember us as an owl”

Sumber:
The Messengers: Owls, Synchronicity and the UFO Abductee, oleh Mike Clelland

Richard Dolan Press, 2015

Rabu, 20 Februari 2019

Penculikan Alien di Brasilia

Hingga saat pagi hari tanggal 15 September 1977 Antonio Rubia tak percaya akan UFO (Unidentified flying objects = Benda-benda terbang belum dikenal), namun pengemudi bis berumur 33 tahun itu terpaksa harus mengubah pendapatnya setelah itu. Ia tetap tak mengerti perihal apa sebenarnya UFO-UFO itu atau dari mana datangnya tapi ia tahu bahwa mereka itu ada karena ia telah mengalami pertemuan menyeramkan dengan beberapa dari para penumpang/paling ganjil yang pernah dilaporkan.

Peristiwa itu terjadi di paciencia, Brasilia, sebuah kota kecil sejauh 28 mil di sebelah utara kota Rio de Janeiro, di sebuah lapangan sepak-bola yang gelap gulita sejauh kira-kira 220 yard dari rumah tinggal orang yang mengalaminya. Kisahnya yang diselidiki Irene Granchi untuk Aerial Phenomena Research Organization (Organisasi Riset Fenomena Angkasa) berlangsung sebagai berikut: Pada jam 2.00 pagi hari Kamis tanggal 15 September Antonio La Rubia bangun hati-hati sekali agar supaya tak mengganggu istrinya yang sedang tidur dan anaknya, pergi membersihkan diri lalu berangkat menuju jalan besar untuk menumpang bis ke tempat pekerjaannya, yakni Oriental Bus Company. Di tengah perjalanan menuju jalan besar itu ia melihat suatu benda di lapangan didekatnya yang pada mulanya dikiranya hanya sebuah bis. Tapi ketika ia mulai melangkah menuju benda tersebut ia tiba-tiba sadar bahwa ia sedang mengawasi sesuatu yang sama sekali tak pernah dilihatnya selama hidup. Benda tersebut, apa pun sebenarnya, demikian besar hingga hampir menutupi seluruh lapangan itu.

Dengan rasa amat ketakutan La Rubia melangkah mundur dua kali dan siap untuk lari. Tepat pada saat itu juga suatu sinar warna biru terang menyoroti sekitar situ dengan amat menyilaukan: pada detik yang sama tiga sosok tubuh seperti robot muncul didekatnya.

La Rubia kemudian harinya menyatakan pada para penyidik bahwa makhluk-makhluk itu memegang pundak-pundaknya (Ia setinggi lima kaki lima inci, ukuran rata-rata pria Brasilia), maka menurut dugaannya mereka setinggi empat kaki. Namun antena-antena yang mencuat keluar dari pusat kepalanya menjulang di atas La Rubia. Kepala-kepala mereka bentuknya seperti bola sepak dan suatu sabuk membentang menyilang bagian tengah kepala dengan dilengkapi sesuatu yang tampaknya seperti sebarisan cermin-cermin kecil dalam dua jenis warna, yang satu lebih gelap daripada lainnya.

Tubuh-tubuh mereka tampak dempal, dadanya lebih lebar daripada dada La Rubia (La Rubia berotot tapi rada langsing), dan mereka memiliki anggota badan seperti lengan-lengan yang menurut pendapatnya menyerupai belalai gajah karena mengecil pada ujungnya tapi tanpa tangan atau jari-jemari. Namun ujung-ujung anggota badan ini kecilnya seperti sebuah jari biasa. Tubuh-tubuh mereka diselimuti lapisan kasar yang menyerupai sisik-sisik. Menurut pendapat La Rubia “lapisan” ini nyatanya adalah “kulit” robot-robot tersebut.

Tubuh-tubuh mereka itu rada membulat pada bagian bawahnya dan berakhir dengan hanya satu “kaki”. pendek kata mereka itu tampak begitu ganjil hingga saksi pada mulanya mengira makhluk-makhluk tersebut tengah duduk di atas sesuatu walau ia segera sadar tidak demikianlah halnya. “Kaki” tunggal itu berakhir pada suatu “panggung (platform)” yang berbentuk seperti piring. La Rubia menyamakan kaki dan platform ini dengan kursi-kursi yang dipakai di kapal-kapal dan mengatakan bahwa tubuh-tubuh mereka itu rupanya terbuat dari aluminium yang kusam.

Satu antara robot-robot itu berdiri di depan La Rubia satu lagi di sisinya dan yang ketiga dibelakangnya. Ia berusaha untuk lari tapi setelah sinar biru itu menyala ia merasa dirinya tak dapat bergerak. Ia mengayun-ayunkan lengannya ke segala arah tapi segera mengetahui ia telah disekap dalam sesuatu yang diterangkannya sebagai “Kaca tak tampak” atau sungkup kaca. Di samping lumpuhan dan rasa cemas yang masuk akal La Rubia merasa “normal”.

Sementara itu robot-robot tersebut mulai melayang di atas tanah. La Rubia melihat bahwa mereka semuanya bertubuh dan bertampang muka sama, satu-satunya perbedaan ialah bahwa salah satu diantaranya tengah memegang sesuatu yang tampaknya seperti alat suntik hipodermis. Alat suntik ini diacungkan oleh anggota badan makhluk itu dan diarahkan pada dirinya, setelah mana La Rubia merasa bergerak tanpa rasa bergerak menuju benda besar itu. Manakala ia mendekati betebedi (Benda-benda terbang belum dikenal) itu ia merasakan tubuhnya menggetar. Ia tak tahu bagaimana caranya ia masuk dalam benda tersebut: ia tiba-tiba saja menjumpai dirinya dalam sebuah lorong “aluminium” putih. Dihadapannya terdapat dinding tembus cahaya.

Dua robot menuju ke satu arah, yang ketiga ke arah lainnya; Ketika menoleh ke belakang dalam lorong itu La Rubia menampak….. melalui dinding tembus cahaya tersebut….. lapangan dimana benda itu berpangkal. Ia berkesimpulan bahwa pesawat itu telah tinggal landas dan terbang ke arah utara.

Sewaktu La Rubia tengah melihat ke belakang dan ke luar suatu cahaya biru terang kembali menyorot. Ia kini tahu bahwa dirinya sedang berada dalam sebuah ruangan besar berbentuk bulat. Cahaya itu agaknya datang dari langit-langit, dimana warnanya biru tua, lalu sedikit demi sedikit ke bawah ke bawah dindingmenjadi agak muda warnanya hingga akhirnya hampir bercampur dengan warna aluminium dinding-dinding tersebut.

Dalam ruangan besar ini saksi itu melihat ada sebanyak selusin makhluk pada satu sisi dan selusin lagi di sisi lain. Mereka mengingatkannya pada murid-murid sekolah dalam kelas terutama karena kaki-kaki tunggal mereka kelihatan seperti kursi-kursi.

Selama seluruh waktu tadi La Rubia telah meronta serta tak mampu berkata-kata. Namun ketika ia berusaha berteriak suaranya mendadak kembali. Ia berteriak “Apa yang kamu ingini ? Kamu siapa ?” Dengan rasa terkejut ia melihat makhluk-makhluk kecil itu mulai bertumbangan di lantai bagaikan boneka-boneka serdadu dari timah. La Rubia menduga suara kata-katanya telah menyebabkan mereka berjatuhan. Ketika ia berteriak makhluk-makhluk itu semuanya mengangkat anggota-anggota badannya ke puncak antena mereka dan memeganginya. Ujung-ujung antena ini menyerupai sendok-sendok kopi. Antena-antena ini berputaran dengan kecepatan begitu besar sehingga hanya kalau makhluk-makhluk itu memeganginya La Rubia dapat melihat bentuknya.

Setelah cahaya terang menyala lagi La Rubia menampak sebuah benda seperti piano kecil. Semacam kotak yang berukuran sekira enam inci dan berdiri di atas dua kaki dan kira-kira setinggi dada La Rubia. Kecuali alat yang satu ini ruangan tersebut kosong sama sekali.

Pada dua ujung alat itu sebuah antena mencuat. Sepanjang satu sisi kotak alat itu ada sebarisan “kunci” yang mengingatkan La Rubia pada kunci-kunci piano. Pada makhluk itu bergantian menanggalkan benda-benda kecil yang tampak seperti penyuntik dari cantolan-cantolan di ikat pinggang mereka lalu meletakkannya dalam sebuah “kaleng seng” di atas kotak tersebut.
Setiap kali salah satu penyuntik kecil ini diletakkan dalam kotak “seng” itu salah seorang dari mereka menekan sebuah tombol lalu suatu gambar warna yang bergerak muncul pada dinding ruangan. Setiap gambar menunjukkan adegan berbeda.

Pada gambar pertama La Rubia terlihat rebah telanjang di atas suatu meja tak terlihat (?) Ia tengah mengayunkan lengannya kemana-mana sementara salah satu makhluk itu memeriksanya dengan suatu sinar kecil kebiru-biruan yang keluar dari sebuah suntikan dan terarah pada dadanya. Makhluk lain sedang memeriksa kepalanya dengan suatu cahaya biru lain yang tak ada bekasnya. Cahaya itu membuat segalanya biru.

Tak lama kemudian makhluk lain lagi muncul dan menyodorkan sebuah “slide” lain lalu suatu gambar lain tampak.

Setiap gambar “diketengahkan” oleh makhluk lain secara begini.

Pada gambar kedua ia melihat dirinya seorang diri sambil berdiri tapi tetap telanjang bulat.

Gambar ketiga menunjukkan dirinya sudah berpakaian, memakai sepatunya serta membawa kantong berbelanjanya, seperti apa yang lajim dilakukannya. Gigi-giginya gemertakan dan ia kelihatan bingung tapi tiada suara apapun yang ke luar dari bibir-bibirnya. Salah satu lengannya tampak berayun-ayun.

Gambar keempat menunjukkan seekor kuda dan gerobak yang sedang berjalan di sebuah jalanan tanah. Tempatnya tampak tak dikenal. Seorang petani compang-camping, berkaki telanjang, dan mengenakan topi jerami muncul pada gambar tersebut.

Gambar lima menunjukkan dirinya sendiri sedang berdiri di dekat sebuah bola jingga muda.

Pada gambar keenam sekali lagi bola itu tampak tapi kali ini warnanya biru muda dan salah satu makhluk itu berdiri di sisinya.

Gambar ketujuh menunjukkan seekor anjing besar yang berusaha menyerang salah satu makhluk itu tapi tak dapat mencapainya. Dengan moncong yang menunjukkan amat marah binatang itu menggonggong empat atau lima kali. Pada saat itu juga makhluk tersebut mulai meleleh dari atas hingga bawah lalu menjadi semacam bubur.

Manakala La Rubia sedang memberikan keterangan di atas kepada Nyonya Granchi suaranya berubah menjadi makin kerasukan dan terheran-heran. Ia menceritakan pada wanita itu bahwa pada saat adegan ke tujuh tersebut salah satu makhluk yang bersama dia dalam ruangan berlari kedepan, berdiri disampingnya lalu mengacungkan salah sebuah alat penyuntik itu kearah anjing dalam gambar. Tiba-tiba anjing itu berubah jadi biru dan mulai meleleh tepat seperti halnya dengan makhluk itu ketika meleleh, dan akhirnya menjadi semacam “Bubur”.

Pada gambar kedelapan La Rubia melihat sebuah “Pabrik Betebedi”. di sana tampak tiga barisan piring terbang. Betebedi-betebedi pada dua baris di sebelah kanan sudah hampir siap pakai tapi baris di sebelah kiri masih berupa piring-piring terbang pada tahap rerangka belaka. Ketiga baris membentang hingga tak tampak. Segalanya tampak putih bersih sekali. Di situ tampak “jutaan” robot dengan melangkah kian kemari tapi La Rubia tak melihat sebuah alat pun.

Gambar kesembilan menunjukkan sebuah kereta api gaya Jepang yang meluncur di Brasilia. Kereta api itu tampak sudah tua dan nyata lama terpakai. Kecuali tak adanya sebuah jendela pun kereta-api itu tampak biasa-biasa saja. La Rubia melihat kereta itu memasuki sebuah terowongan lalu lenyap dari pemandangan.

Adegan berikutnya ialah sebuah jalan-raya semacam “Avenida Presidente Vargas”….. salah satu jalan besar yang ramai di Rio….. demikian padatnya dengan kendaraan sehingga lalulintas menjadi macet samasekali.

Selama wawancara Nyonya Granchi itu ia mengetahui bahwa La Rubia rupanya melihat gambar-gambar lain tentang mana pria itu segan mengatakan bahwa setelah gambar dirinya sendiri yang sedang berdiri telanjang suatu gambar lain lagi dipertunjukkan. Gambar ini menunjukkan dirinya sedang muntah-muntah dan berak dalam celananya.

Sementara dilakukan “Pertunjukan gambar-gambar” itu salah satu robot bergerak ke tengah ruangan dimana La Rubia berdiri…. tidaklah jelas apakah ia masih tetap disekap dalam sungkup kaca…… lalu mengambil salah satu alat penyuntik dari sabuknya dengan lengan kanan dan dialihkan ke lengan kiri, setelah mana alat itu mulai berputar, begitu cepat putarannya sehingga La Rubia tak dapat mengikutinya dengan matanya. Lalu makhluk tadi mengarahkan alatnya kedirinya; Lengan La Rubia terangkat tanpa dikehendakinya dan penumpang Betebedi itu menusukkan penyuntik pada ujung jari tengah tangan kanan saksi. La Rubia terus mengamatinya ketika penyuntik hampir dipenuhi dengan cairan yang tampaknya adalah darahnya sendiri. Ia tak tahu dengan tepat bagaimana darah itu diambil karena ia tak merasa sakit, dan tak ada bekas apa pun setelah itu.

Makhluk itu kemudian menunjuk ke dinding dan melukis…. rupanya dengan darah La Rubia tadi….. tiga lingkaran merah yang diimbuhi dengan tanda seperti huruf L.

Setelah adegan jalan raya yang ramai dipertunjukkan La Rubia dengan suatu cara “dilempar ke luar” dan jatuh ke atas jalanan dekat seberang setasiun bis Paciencia. Nyonya Granchi mengira ia mungkin telah di-teleport-kan (Teleportasi = Pengalihan gaib seseorang atau benda) ke tempat itu, tepat seperti apa yang mungkin berlangsung pada awal pengalaman La Rubia yaitu di-teleport-kan ke dalam Betebedi itu. Di atas tanah ia menjumpai dirinya sedang berdiri di sebelah salah satu robot tersebut. Segala barangnya ada padanya, bahkan tasnya juga, yang tak ada padanya ketika berada dalam Betebedi.

Setelah mendarat dan mengamati sekelilingnya La Rubia melihat ke arlojinya yang berhenti, pada jam 2.20 pagi. Ia membalikkan badan dan mengetahui bahwa makhluk yang mengiringinya agaknya telah lenyap. Manakala ia melihat ke atas dilihatnya sesuatu yang rupanya adalah dasar sebuah balon raksasa warna timah tapi cuaca masih gelap, dan tanpa adanya tanda-tanda atau lubang apa pun. Benda itu naik makin tinggi ke udara hingga ia tak menampak apa-apa lagi.

Nyonya Granchi bertanya pada La Rubia apakah ia mengetahui adanya saksi lain siapa pun. Ia membilang ya, seorang pria telah bercerita bahwa ia melihat sebuah Betebedi malam itu tapi La Rubia menyangsikan kesaksian orang itu karena pria yang diduga saksi itu adalah seorang pemabuk terus menerus.


(Sumber: Liberty 1461, 5 September 1981)

USO, Mereka Muncul Dari Dasar Laut




CERITA-CERITA makhluk asing ternyata tak melulu berhubungan dengan luar angkasa tapi juga dasar laut. Konon, jauh di kedalaman laut yang gelap pekat terdapat wujud-wujud asing yang diyakini serupa makhluk ET (extraterrestrial). Jika ET berkendaraan UFO, makhluk-makhluk laut ini bepergian dengan USO (Unidentified Submerged Object).

Seperti halnya UFO, fenomena yang satu ini juga masih jauh dari jangkauan pemahaman manusia. Bahkan, cerita-cerita kemunculan USO sangat jarang terdengar dilaporkan dibanding UFO. Sejauh ini beberapa negara yang cukup rajin menerima laporan USO adalah Greenland, Eslandia, Norwegia, dan Swedia.

Adalah Bengt Gustafsson, seorang letnan kolonel AL Swedia, yang paling banyak mencurahkan perhatian pada USO. Pada April 1988, contohnya, ia telah mencatat 30 kasus kemunculan USO di perairan Eropa.

Cerita tentang USO pertama kali muncul di tahun 1959. ketika itu, sejumlah tentara yang tengah bertugas dekat Kolobrzerg di pantai Polandia, melihat perubahan ombak laut yang begitu dahsyat. Tiba-tiba dari tengah laut muncul benda atau pesawat aneh berbentuk segitiga sama sisi. Setiap sisinya berukuran sekitar 4 meter.

“Pesawat aneh ini sesaat terbang mengelilingi barak kami, tetapi kemudian melesat pergi,” kata seorang tentara melapor kepada atasannya.

Peristiwa serupa rupanya terjadi di Norwegia pada tahun yang sama.

Suatu malam, seorang pria bernama Lorentz Johnson sedang berjalan pulang ke rumahnya di Skomsvoll dengan menyisir pantai laut Namsenjorden. Mendadak dari arah laut terdengar deburan ombak luar biasa besar. Belum habis rasa herannya, tiba-tiba dari permukaan laut melayang sebuah benda aneh berwarna kemerahan. Bentuknya seperti cerutu dan berjendela. Ukuran panjangnya, menurut perkiraanJohnson, sekitar 30 meter. “Benda kecil itu tiba-tiba menjatuhkan dua buah pesawat berukuran yang lebih kecil,” kata Johnson. Sayangnya, kejadian yang dilihat Johnson tidak didukung saksi mata lainnya. Hanya saja, sejumlah penduduk mengatakan bahwa pada malam itu mereka memang mendengar seperti ada bunyi sebuah pesawat yang terempas kuat.

Pada akhir Februari 1963, sekitar 30 mil dari pantai utara Norwegia, sebuah pesawat aneh yang sedang melayang di ketinggian 1.500 meter tertangkap radar kapal AL Inggris. Dari sebuah perhitungan, pesawat aneh itu diperkirakan berukuran panjang 30-40 meter.

Saat itu, awak kapal segera mengirim jet untuk mengejar benda asing tersebut hingga berjarak 10-15 mil. Namun, tiba-tiba, radar mencatat adanya penukikan tajam benda tersebut ke arah laut dengan kecepatan sangat tinggi. “Benar-benar sangat tinggi. Di luar kecepatan yang mampu dicapai manusia,” kata seorang awak menjelaskan.

Di kedalaman laut, aktivitas USO juga pernah teramati manusia. Pada Juli 1970, beberapa penyelam profesional Alcocebre di Tenggara Spanyol kedalam laut 8-10 meter melihat sebuah benda metalik berbentuk silinder. Bentukan asing di dasar laut itu berusaha mereka angkat, tetapi ternyata sangat berat. Keesokan harinya, para perenang itu kembali ke lokasi tersebut dengan peralatan yang lebih komplet. “Sayang, benda misterius itu telah raib,” ungkap mereka dalam sebuah pertemuan.

Kisah USO yang paling menggemparkan adalah yang terjadi di Laut Mediterania, tepatnya di Le Brusc, pelabuhan antara Marseilles dan Nice di Prancis Selatan. Pada suatu malam di bulan Agustus 1962, tiga nelayan menemukan benda serupa “kapal selam” yang tengah meluncur pelan di atas permukaan laut. Anehnya, dari permukaan laut muncul makhluk-makhluk aneh yang kemudian melompat ke kabin kapal. Makhluk-makhluk yang mereka gambarkan sebagai “manusia katak” itu tidak memberikan respons apa pun ketika salah seorang nelayan berusaha memanggilnya lewat pengeras suara.

Menurut cerita para nelayan tersebut, setelah semua makhluk ganjil itu masuk ke dalam kapal, kapal itu tiba-tiba berputar dan melayang. Gerakan seperti itu menciptakan kilatan cahaya merah dan hijau. Namun, kata mereka, tiba-tiba sebuah cahaya putih bersinar terang dan menutupi kedua cahaya yang telah muncul sebelumnya.”

Cahaya itu ternyata juga tak bertahan lama. Selang beberapa waktu, seberkas cahaya lain berwarna jingga menutupi tubuh kapal itu. Kehadiran cahaya tersebut seiring dengan gerakan kapal yang berputar makin cepat, untuk kemudian terbang menembus langit. “Anehnya, selain gemuruh ombak, kami tidak mendengar suara apa pun dari benda aneh itu,” kata seorang di antara nelayan tersebut menjelaskan.

Berkembangnya cerita-cerita USO seiring hadirnya laporan-laporan perihal UFO belakangan menimbulkan pertanyaan sederhana. Apakah USO merupakan fenomena yang tak terpisah dari UFO? Artinya, USO kemungkinan merupakan misi rahasia dari makhluk-makhluk luar angkasa yang khusus beroperasi di perairan.

Boleh jadi itu benar. Ada dugaan, UFO dirancang makhluk-makhluk pintar tersebut untuk serba bisa. Selain dapat terbang melesat di angkasa, alat angkut itu bisa beroperasi di dasar lautan. Di sepanjang pantai Italia, kabarnya aktivitas USO banyak dilaporkan seiring kemunculan berita-berita tentang UFO.

Dugaan ke arah itu makin diperkuat dengan pernyataan seorang opsir kapal Queensland Star yang tengah mengarungi Lautan Hindia. Menurut pengakuannya, pada 18 September 1991, ia melihat benda yang diduga UFO terbang sangat cepat dan menukik menembus laut.

Pengalaman Lorentz Johnson di Skomsvoll, mungkin, juga menjadi pembenaran atas anggapan itu. Dua pesawat kecil yang dijatuhkan kapal yang melayang rendah di permukaan Laut Namsenjorden bisa jadi adalah misi-misi UFO untuk menyelidiki lautan.

Selasa, 19 Februari 2019

Review buku "Silent Invasion" karya Ellen Crystal



Review oleh: Dino Michael

Saya akan mereview buku yang cukup menarik dan memberikan pengetahuan yang amat penting bagi pengamat UFO. Judulnya "Silent Invasion" oleh Ellen Crystal, Ph.D.  

Ellen Crystall adalah seorang ahli musik lulusan universitas New York. Ia juga mempelajari sedikit tentang geologi. Pengalaman UFO nya dimulai di Hollywood, California, tahun 1971. Disana ia dan temannya sering melihat UFO pada malam hari. Ada yang menarik yang diceritakan Ellen bahwa UFO pernah lewat saat konser band-band terkenal seperti Rolling Stones atau Emerson Lake Palmer. Anggota band Rolling Stones malah sempat menghentikan permainan musiknya untuk melihat UFO lewat.

Ellen dan temannya pernah melihat  UFO seperti melakukan "sky game". Karena sering melihat UFO di sana, bahkan pernah merasakan "kehadiran" alien, Ellen mulai bertanya apakah ia pernah diculik alien ? Tahun 1979 ia melakukan terapi hipnotisme dan ternyata ia tidak mengalami apapun.

Di tahun 1980 Ellen tinggal di Pine Bush, New York. Disana ia bertemu dengan temannya yang memiliki bakat psikis (psychic). Temannya mengungkapkan bahwa ia "melihat" adanya sesuatu seperti pesawat yang datang ke rumah Ellen pada waktu Ellen masih kecil dan sedang sakit yang cukup parah. Alien di dalam pesawat itulah yang menyembuhkan Ellen. Ibu Ellen membenarkan pengelihatan temannya ini.

Dan mulai era 80an Ellen sering melihat UFO di Pine Bush. Ia dan teman-temannya melakukan investigasi. Diantaranya ada seorang ahli fisika. Mereka melihat UFO yang mendarat di ladang dengan berbagai bentuk. Ada yang berbentuk triangle atau bumerang. Mereka mengambil banyak foto. Dari bab dua hingga bab delapan diceritakan secara detil mengenai drama pengalaman mereka yang cukup menakutkan seperti melihat kijang yang mati, dibuntuti UFO, atau melihat alien.

Di bab empat, Ellen mengisahkan kontak pertamanya dengan alien, setelah sering mengawasi UFO. Saat itu Ellen pergi sendirian ke ladang. Sebelumnya, teman-teman Ellen menasehati agar Ellen jangan pergi sendiri karena khawatir akan diculik. Tapi Ellen berkata kalau alien memang berniat menculiknya mereka sudah dapat melakukannya sejak awal.

Pada tengah malam Ellen melihat obyek bercahaya bergerak ke pepohonan. Suara-suara jangkrik berhenti. Malam itu sangat gelap dan tanpa sinar bulan. Ellen menyinari pohon dengan senternya dan melihat sosok alien yang tingginya kira-kira tiga sampai empat kaki. Alien itu mengenakan jumpsuit. Matanya sangat besar. Pupil matanya berwarna kuning seperti kucing tapi bentuknya lebih mirip berlian.

Tapi yang membuat Ellen amat heran adalah ekspresi wajah alien yang sangat cemas ketika melihat Ellen. Alien itu segera berlari ke pesawatnya. Pengalaman yang mengherankan ini membuat Ellen berpikir kalau alien kelihatannya tidak dapat membaca pikiran kita, seperti dugaan selama ini.

"They could only predict our actions based on previous observations".

Di masa berikutnya Ellen dan teman-temannya tetap melihat UFO dengan berbagai bentuk seperti bumerang. Di bab sembilan diceritakan bagaimana Ellen merasakan adanya pangkalan bawah tanah di Pine Bush. Tapi ia dan teman-temannya tidak dapat menemukan pintu masuknya (entrance). Teman Ellen menduga kalau alien itu mungkin menempatkan "penjaga" seperti bigfoot di sekitar pangkalan itu.

Dari semua investigasinya,  yang paling menarik Ellen adalah bahwa alien itu sepertinya ingin menambang bahan-bahan alam seperti beryllium, zirconium, dan titanium. Bahan-bahan itu hanya ada di negara- negara Asia kecil dan di Orange County, New York, dimana Ellen berburu UFO. Bahan-bahan itu sering dipakai dalam  pabrik reaktor nuklir.

Investigasi Ellen dan teman-temannya akhirnya diberitahukan ke media.

Kesimpulan Ellen:


  • Alien sepertinya diam-diam telah melakukan invasi ke bumi dan tujuannya hanya menguntungkan mereka
  • Alien kelihatannya tidak terlalu memiliki kekuatan psychic, seperti melihat aura. Mereka hanya memiliki teknologi yang jauh melebihi kita. Mereka bahkan belum tentu datang dari alam paralel.
  • Mata alien yang besar kelihatannya adalah hasil evolusi dan ini membuat mereka dapat melihat di tempat yang gelap.

Bentuk dan tujuan dari pesawat UFO menurut Ellen:

  • Bentuk piring  - tujuannya untuk menculik
  • Bentuk triangle - Sebagai pesawat pengawal (scout- type ships)
  • Bentuk rectangle - Biasanya untuk mutilasi hewan
  • Bentuk yang sangat besar dengan barisan cahaya merah - Sebagai pesawat kargo

Demikian garis besar dari isi buku ini


Investigasi Ellen Crystall

Teori Paling Akhir Tentang UFO: Investigasi Ellen Crystall




Dino Michael (kanan)
Dipresentasikan oleh Dino Michael dalam pertemuan BETA-UFO Region Jakarta, 10 Februari 2019, di Epicentrum, Jakarta.

- Mutilasi hewan ternak (cattle mutilation), Makhluk-makhluk UFO atau alien mungkin sedang mengalami masalah yang dapat berakibat fatal untuk kelangsungan hidup rasnya, dimana mereka memerlukan organ dari makhluk hidup. Ini membuat mereka melakukan mutilasi pada hewan ternak. Alien biasa mengambil darah dan organ pada hewan. Seorang profesor ahli bedah dari Texas University's Health Sciences Center, Dr. Mario Feola, mengatakan bahwa hemoglobin dari darah hewan ternak dapat digunakan pada manusia seandainya dalam keadaan emergensi. Mungkin itu yang dilakukan alien untuk rasnya.

Alien mungkin juga sedang melakukan eksperimen genetika pada manusia. Mereka biasanya mengimplan alat kecil di otak manusia melalui lubang hidung (nostril). Alat itu berukuran dua atau tiga milimeter. Banyak dari mereka yang diculik alien mengatakan bahwa mereka sering melihat bayi-bayi yang katanya keturunan dari orang-orang yang diculik. Bayi-bayi itu akan tumbuh dalam lingkungan alien.
Ellen Crystall

Bentuk dan tujuan dari pesawat UFO:
  • Bentuk piring (bentuk yang klasik), bertujuan untuk menculik (abduction)
  • Bentuk triangle, atau scout-type ships, bertujuan untuk mengintai
  • Bentuk rectangle, biasanya berhubungan dalam kasus mutilasi hewan ternak
  • Bentuk yang berukuran besar, dan, terutama, memiliki deretan lampu warna merah, berfungsi sebagai pesawat kargo. Ada kemungkinan alien membangun instalasi di bumi dengan memakai pesawat kargo ini.

Alien sepertinya sedang menambang bahan-bahan alam di bumi. Bahan-bahan itu adalah beryllium, zirconium, dan titanium. Bahan itu rupanya sering dipakai dalam pabrik reaktor nuklir dan hanya ada di negara-negara kecil di Asia dan di Orange County, New York.

Alien kelihatannya diam-diam telah melakukan invasi ke bumi dan tujuannya hanya menguntungkan mereka.

UFO DAN SPEKTRUM ELEKTROMAGNETIK

UFO kelihatannya datang dari spektrum yang tidak dapat terlihat oleh mata manusia, seperti:
  • Sinar Ultra violet, banyak kasus UFO dimana saksi merasa kulit atau matanya seperti terbakar
  • Sinar Infra Merah, banyak kasus UFO dimana saksi merasa seperti adanya gelombang yang panas

Alam semesta dalam pengertian ilmu fisika:
  • Seluruh materi padat dalam lingkungan kita disusun oleh energi
  • Seluruh energi merupakan alam elektromagnetik
  • Mata manusia hanya dapat menerima sedikit dari spektrum elektromagnetik
  • Gelombang elektromagnetik dengan berbagai frekuensi meresap di dalam alam semesta. Kita hidup dalam lautan radiasi elektromagnetik

Mengetahui rahasia penampakan UFO adalah dengan mengetahui spektrum elektromagnetik. Besar kemungkinan dari sinilah UFO itu datang.

Perubahan Warna Dalam Fenomena UFO. walaupun tidak dapat dipakai sebagai acuan mutlak tetapi tetap dapat bermanfaat sebagai petunjuk:
  • Warna putih bila UFO sedang mengambang atau bergerak dalam kecepatan seragam (uniform speed)
  • Warna merah dan oranye bila UFO mempercepat akselerasinya
  • Warna biru atau biru keputihan, bila UFO dalam kecepatan yang ekstrem
  • Warna hijau bila UFO melakukan right-angle turns atau manuver udara yang lain

Terdapat kemungkinan lain mengenai perubahan warna pada UFO:
  • Perubahan energi dalam pesawat UFO saat akan melakukan perubahan manuver. Misal, ketika UFO sedang mengambang warna pesawat berwarna putih. Saat bersiap untuk akselerasi warna berubah menjadi merah. UFO itu tetap berwarna merah ketika sudah melesat dalam kecepatan tinggi
  • Kondisi suhu udara. Misal, pada ketinggian rendah UFO berwarna biru. Setelah melesat hingga ketinggian warnanya berubah menjadi merah karena suhu udara yang tipis.
  • Sistem propulsi dalam pesawat UFO yang dapat menimbulkan melodi warna. Dan ini terjadi dalam oktaf (octaves) spektrum radiasi.
.
Semua petunjuk ini bukanlah sekadar spekulasi tapi berdasarkan pada banyak kasus yang nyata.

"We are critical. We think, we analyze, we test and research."

Kasus Betty Andreasson

Oleh Dino Michael

Tulisan ini terdiri dari dua tema mengenai penculikan alien. Yang pertama tentang kasus menghebohkan penculikan Betty Andreasson (dua bagian) dan yang kedua tentang “Waktu yang Hilang (missing times)”.

Tulisan ini bermaksud agar kita semua pengamat UFO di Indonesia dapat mengetahui seperti apa fenomena itu terjadi dan bagaimana prosedur para penyelidik dalam mengungkapkannya.
Kasus penculikan Betty Andreasson adalah salah satu kasus yang paling mengherankan, menakjubkan, dan juga cukup menakutkan. Raymond E. Fowler, seorang Ufolog yang menulis tentang kasus ini mengatakan kasus Betty itu betul-betul kasus yang amat kompleks.
Para investigator yang menyelidiki kasus ini membuat laporan hingga 528 halaman. Mereka terdiri dari insinyur elektronik, insinyur pesawat terbang, ahli telekomunikasi, ahli fisika di bidang solar, dan seorang Ufolog.

Kisah dimulai pada tanggal 25 Januari 1967 di South Asburnham, Massachusetts, Amerika Serikat. Saat itu Betty sedang berada di dapur. Ia melihat sorotan cahaya merah yang menyinari rumahnya. Itu terjadi kira-kira pada pukul 18.30 malam.

Betty segera berlari untuk menenangkan anak-anaknya yang kelihatan cemas akan sinar itu. Dan tak lama kemudian munculah lima alien di dalam rumah Betty. Rata-rata tinggi makhluk asing itu hampir lima kaki dengan kepala yang amat besar. Mereka memakai seragam jenis coverall.
Singkatnya, Betty dibawa oleh makhluk itu ke dalam pesawat UFO. Ia mungkin berada disana selama empat jam.

Di tahun 1977, setelah melewati masa yang penuh tanda tanya, Betty mulai diinvestigasi secara khusus oleh para penyelidik. Para investigator ini melakukan terapi hipnotisme dan merekam semua ucapan yang dikatakan oleh Betty.

Supaya lebih orisinil semua kata-kata yang diucapkan Betty disini tetap dituliskan dalam bahasa Inggris tapi disertai penjelasan,

Joseph (investigator): How did they get there, Betty?
Betty: They came through the door.
Joseph: Did you open the door for them?
Betty: No.
Joseph: Did they open the door?
Betty: No.
(Betty mengatakan kalau alien itu masuk dengan menembus pintu rumahnya)
Harold (penghipnotis): Did they know your name?
Betty: Yes, he called me Betty. It seemed like an oral sound but it…it—ah, I think it was a transformation of thought but it seemed like an oral sound.
(Betty mengatakan kalau alien itu mengetahui namanya)

Salah satu alien di pesawat UFO itu menyatakan nama dirinya, “Quazgaa”. Ia adalah pemimpin alien.
Betty lalu bercerita kalau ia dibawa ke suatu ruangan besar berbentuk kubah dengan cahaya yang amat terang. Ia amat cemas. Ia sangat menolak untuk dibawa ke sana.

Tapi alien itu dapat membawa Betty dan meletakkannya di atas meja. Para alien itu mulai melakukan pemeriksaan terhadap tubuhnya.

Quazgaa mengatakan kepada Betty supaya jangan khawatir, pemeriksaan ini tidak akan melukainya. Tubuh Betty mulai dimasuki benda-benda asing.

Jules (investigator): When this object was inserted in your nostril—was it a drilling effect, or just a penetrating?
Betty: Just a penetrating-pushing
(Betty berkata kalau ada obyek yang dimasukkan ke lubang hidungnya)
Pada pemeriksaan berikut suatu obyek asing dimasukkan melalui pusar di perut Betty,
Joseph: Did they tell you what the purpose was for the penetration of your navel? What was that examination for?
Betty: Something about creation, but they said there were some parts missing.
Joseph: Can you explain to us what was meant?
Betty: It was because I had a hysterectomy, I guess.
(Betty menjelaskan bahwa tujuan pemeriksaan di bagian pusarnya berhubungan dengan “creation” tapi alien itu mengalami masalah saat pemeriksaan karena rahim dalam tubuh Betty rupanya pernah diangkat melalui operasi atau histerektomi)
Selama masa pemeriksaan Betty sebetulnya berdebat dengan Quazgaa tentang apa maksud dari semua ini. Dan ia mendengar percakapan kalau alien itu ingin melakukan tes fisik sekali lagi. Betty betul-betul menolak.

Tes yang akan dialami berikut betul-betul diluar imajinasinya...

Joseph, seorang investigator, sedang merekam kata-kata Betty dalam salah satu sesi hipnotis.

Setelah melewati tes fisik pertamanya Betty masih harus melewati beberapa pemeriksaan lagi. Ini membuatnya amat takut, ia sampai berteriak pada para alien itu.

“I don’t want any more tests! Get this thing out of me!”
Ia betul-betul mengeluh,
“Oh-h-h, how long am I going to have to stay here?”
Tapi Quazgaa, si pemimpin alien, berkata kepada Betty,
“We will be just a moment.”
Betty lalu dibawa para alien ke suatu lorong yang gelap, yang menuju suatu area yang luas.
Ini menjadi pertanyaan bagi para penyelidik apakah Betty meninggalkan pesawat UFO itu ?,
Betty: No, it doesn’t seem as if I’m in the craft.
Joseph: How did you get out of the craft?
Betty: It was through that long black tunnel
Ray (penulis): When you were going along this tunnel, were you walking with your feet?
Betty: No. We were just skimming on this black thing.

(Betty mengatakan selama di pesawat UFO ia tidak sungguh-sungguh berjalan dengan kaki. Ia merasa seperti mengambang bahkan sewaktu berada di meja operasi. Ia merasa tubuhnya tidak menyentuh meja)

Betty sampai pada suatu ruangan dimana terdapat kursi-kursi yang sepertinya terbuat dari plastik. Di kursi itu terdapat semacam tabung yang berbentuk orang dimana Betty akan dimasukkan ke dalamnya.
Betty menjadi cemas. Perasaannya seperti diteror.
Alien itu memasukkan Betty ke dalam kursi tabung dan lalu diisi air,
Betty: They’re telling me that there are three tubes…that they are going to put liquid in here with me in it!
Betty menjadi histeris. Ia khawatir akan mati dalam kursi tabung berisi air itu, tapi alien itu berkata ia tidak akan mengalami demikian,
“No, you won’t drown... Just keep your eyes closed, and you will be fine.”
Beberapa tabung dimasukkan ke dalam lubang hidung dan mulut Betty yang sudah dalam benaman air.
Walaupun ini sebetulnya mengerikan tapi anehnya Betty tidak merasa ngeri.
Malah ia sempat merasakan air yang melalui tabung itu seperti minuman sirup. Ia merasa relaks.
Tes yang ganjil ini telah dilewati.
Pada momen berikut Betty diperlihatkan oleh alien akan bangunan-bangunan seperti piramid dan juga kumpulan binatang aneh seperti monyet atau lemur tapi tidak memiliki kepala. Mereka hanya memiliki mata yang besar.

Betty tidak begitu mengerti apa maksud semua itu.
Dan puncak dari pengalaman Betty adalah saat ia diperlihatkan vision akan burung raksasa yang disebut Phoenix.
Di sekitar burung itu terlihat cahaya yang amat terang, dan burung itu terlihat hidup,
Betty: I’m standing before that large bird. It’s very warm.… And that bird looks like an eagle to me. And it’s living! It has a white head and there is light in back of it—real white light. Very, very big. And it has brown features.…
Pada saat Betty melihat burung besar itu ia merasakan suhu yang panas dan ini membuatnya menjadi takut.

Ia bahkan sampai tidak dapat merasakan kedua tangannya,
Betty: Take me out of it! Take me out of it! Take me out of it! Oh, oh, oh! [sambil menarik nafas dengan cepat] Ah, ah, ah…I can’t feel my hands! Oh, wow, wow, wow! Oh, my hands and my legs. My feet. Oh, oh. Oh, it feels like my hands are just vibrating so much and my feet are just vibrating like—oh, oh.

Tapi setelah itu ia mulai merasakan suhu yang mulai mendingin dan kemudian ia mendengar suara yang misterius,
“I have chosen you to show the world.”
Betty menjadi heran,
“Are you God?” “Are you the Lord God?”
Jawab suara itu,
“I shall show you as your time goes by”
Pada episode ini, para investigator merasa amat heran. Suara misterius itu berbicara sedikit tentang Tuhan tapi tidak memberikan penjelasan yang lebih lanjut. Ini masih misteri.
Para investigator menanyakan kepada Betty apakah ada pesan mengenai vision burung itu,
Ray: As far as you’re concerned, there was no symbolic message or meaning behind these—things?
Betty: Well, my sister and I were talking.… She had thought that she had seen that symbol someplace before, with the wings down. Some kind of Inca thing, Indian.
(Betty hanya berkata, dari keterangan adiknya, bahwa burung itu seperti simbol burung dari suku indian Inca)
Alien yang dilihat Betty sebetulnya memakai seragam yang terdapat simbol burung yang mirip dengan suku Inca.
Dalam penyelidikan lebih jauh para investigator mengetahui, dari Collier Encyclopedia , bahwa vision burung yang dilihat Betty amat mirip dengan legenda Mesir kuno mengenai Phoenix. Ini hal yang amat menarik.
Dan akhirnya, setelah melewati berbagai tahap yang menegangkan, Betty akhirnya dibawa pulang oleh para alien itu.
Quazgaa berkata kepada Betty untuk melupakan semua yang dialaminya itu,
“Child, you must forget for a while.”
Wajah Quazgaa pada momen ini terlihat aneh. Mata yang satu kelihatan berwarna putih dan yang sebelahnya berwarna hitam.
Wajah Quazgaa, kata Betty, terlihat seperti lebah,
Quazgaa is looking at me with one white eye and one black eye. And this time, he looks just like a bee, with—somehow he’s got two things, that come out like a bee on their head. Two, uh—not antlers; what are they, feelers or something? It’s like I’m seeing past his head and I’m seeing him and he’s like a bee, like a giant bee head with big eyes [sambil tarik napas].
Sebelum Betty dipulangkan, Quazgaa memberikan pesan penting untuk manusia kepada Betty bahwa manusia harus memahami alam buminya dan juga energi yang ada di sekitarnya.
Energi itu ada di dalam atmosfir dan hanya dapat diperoleh melalui roh (spirit). Masih banyak manusia yang bersikap korup.
Demikian pengalaman Betty.
Perlu kita ketahui bahwa Betty Andreasson Luca adalah seorang yang amat religius. Pengalaman aneh yang dialaminya membuatnya sering bertanya mengapa ia dapat mengalami ini.
Sesi hipnotis yang dilakukan tidaklah dilakukan dalam sehari tapi bertahap. Ya syarat untuk melakukan terapi hipnotisme adalah pasien harus dalam keadaan relaks. Untuk itu pasien selalu diberi kesempatan untuk menenangkan diri.
Selama pertemuan dengan alien Betty selalu merasa pikirannya seperti dikontrol walaupun alien itu selalu terlihat ramah dan sopan. Kehendak bebas (free will) disini menjadi ilusi kata Betty.
Di awal 80an, setelah menceritakan semua pengalamannya kepada penyelidik, rumah Betty diteror oleh beberapa helikopter tanpa tanda pengenal.
Helikopter berwarna hitam itu terbang rendah mengitari rumah Betty. Suami Betty, Bob Luca, sempat mengambil foto. Hingga kini tidak diketahui darimana datangnya helikopter itu.
Militer Amerika Serikat menyatakan bahwa helikopter itu bukan milik mereka.
Untuk pesan alien kepada umat manusia akan diberikan artikel khusus setelah tulisan ini.





Penyingkapan: Pesan alien untuk manusia
Pesan ini diberikan oleh Quazgaa kepada Betty:

Man must understand many of the natural things on earth.… If man will just study nature itself, he will find many of the answers that he seeks.… Within fire are many answers, within ashes—within the highest of the high and the lowest of the low are many answers.… Man will find them through the spirit.
Man is not made of just flesh and blood.… It would be easy to hand them to us, but that would show that we are not worthy to receive those.… The knowledge is sought out through the spirit, and those that are worthy are given.… Those that are pure of heart, that seek with earnestness will be given.
… Energy is ’round about man that he does not know of. It is the simplest form of energy. It is within the atmosphere—this atmosphere.… It has all been provided for him.… Many riddles will be given.… Those that are wise will understand.…
Those that seek will find.…
They must remain hidden in this way because of the corruption— the corruption that is upon the earth.… If they are revealed outright, man would use it.[Sigh]
He keeps telling me of different things, of what is going to take place, what is going to happen—they are going to come to the earth.… Man is going to fear because of it.… Many are going to be astonished.… Yet many are not going to be afraid because they have overcome fear.

Terjemahan:

Manusia harus memahami banyak hal alami di bumi.... Jika manusia hanya mempelajari alam itu sendiri, ia akan menemukan banyak jawaban yang ia cari.... Di dalam api ada banyak jawaban, di dalam abu - di dalam yang tertinggi dari yang tertinggi dan yang terendah dari yang rendah adalah banyak jawaban... Manusia akan menemukannya melalui roh.
Manusia tidak hanya terbuat dari darah dan daging.... Akan mudah untuk menyerahkan mereka kepada kami, tetapi itu akan menunjukkan bahwa kami tidak layak menerima itu...
Pengetahuan dicari melalui roh, dan mereka yang layak diberikan pengetahuan... Mereka yang murni hatinya, yang mencari dengan kesungguhan akan diberikan.
... Energi adalah apa yang belum diketahui manusia. Ini adalah bentuk energi paling sederhana yang berada dalam atmosfir – atmosfir ini.... Semuanya telah disediakan baginya... Banyak teka-teki akan diberikan... Mereka yang bijak akan mengerti....
Mereka yang mencari akan menemukan....
Mereka harus tetap tersembunyi dengan cara ini karena kerusakan-kerusakan yang ada di bumi.... Jika mereka dinyatakan secara langsung, manusia akan menggunakannya.(sambil tarik napas)
Dia terus memberi tahu saya tentang apa yang akan terjadi – mereka akan datang ke bumi... Manusia akan takut karenanya.... Banyak orang akan heran... Namun banyak yang tidak akan takut karena mereka telah mengatasi rasa takut.

***

Tulisan di bawah ini akan merupakan bagian terakhir dari kisah penculikan Betty. Betty mengungkapkan banyak hal tentang darimana alien itu datang.
Stasiun pembangkit tenaga listrik yang pernah padam (blackout) di New York rupanya adalah perbuatan alien untuk menunjukkan kemampuannya kepada manusia jika masih bersikap serakah.

Sesi hipnotis yang juga menentukan dalam kasus Betty, David (investigator): Can you reveal these now?
Betty: They—have things—in control.
—They—are—in—the heavens.
They—have—powers.—[sambil tarik napas]
—They—can make—you—think one thing—and yet—mean— another.—I don’t like them controlling my words!
(Alien memiliki kekuatan yang besar. Dan mereka dapat mengontrol sesuatu. Betty sendiri merasa kata-katanya juga ikut dikontrol)
Pada sesi hipnotis ini Betty tiba-tiba berbicara dengan bahasa yang tidak dikenal, seolah-olah ada yang berbicara melalui mulutnya. Investigator mencatat waktu pembicaraan itu selama 35 detik,
Betty: Oh—tookfirah bohfitfitah mawhfilah dfih dfiwa ma her dfih okaht tfiraht [sambil tarik napas]
nawrlahah—tfitrah aw—hoe—hoe marikoto tfitrah etrah meekohtfi- trah etro indra fikreeahlah [sambil tarik napas].
Fred (investigator): Betty, what are you saying to us?
Betty: I’m just saying it. I don’t know what they’re saying to you.
“Base 32—Base 32— [sambil tarik napas] Signal Base 32.”
Betty: [bersuara pelan] I don’t know. [suara pelan, kepada Betty sendiri] Is it a place? Is it a place? Curvature, curvature. Sombleado. Star Seeso. Sombleado. Star Seeso.
(Betty menyebut Base 32 (?) dan bintang bernama Seeso)
Jules (investigator): Betty, you mentioned Star Seeso. Is that a place?
Betty: Yes.
Jules: Is it in our galaxy?
Betty: No.
David: Is that where they’re from?
Betty: No.
David: What does that mean to them?
Betty: It means something about a two and a four and zero, zero, line under zero, zero, zero, line underzero, zero, line under—it keeps going on!
(Bintang Seeso adalah suatu tempat tapi ia tidak berada di galaksi kita)
Betty: They have powers. They can control the wind, and water and even lightning.
David: Did they tell you what the purpose of the blackout was?
Betty: It was to reveal to man his true nature.
David: What is man’s true nature?
Betty: Man seeks to destroy himself. Greed, greed, greed, greed. And because of greed, it draws all foul things. Everything has been provided for man. Simple things. He could be advanced so far, but greed gets in the way. Freely it will be given to those that have loved. [Betty sekali lagi berbicara dengan bahasa tidak dikenal.]
(Alien itu memiliki kekuatan untuk mengontrol. Mereka dapat mengontrol angin, air, dan juga cahaya. Padamnya pembangkit tenaga listrik di New York yang belum lama terjadi adalah perbuatan mereka
)
David: Are they trying to protect man from himself? Is that true?
Betty: No, and yes. No, because— because other worlds are involved in man’s world. Man— is very—arrogant—and greedy —and he thinks—that all worlds —revolve around—him.
(Alien tidak sepenuhnya ingin melindungi manusia karena masih banyak manusia yang bersikap serakah dan arogan)
Para investigator menanyakan sekali lagi dimana letak bintang Seeso tapi jawaban Betty tetap mengambang,
Jules: Where is Seeso?
Betty: Far, far, past, twenty-four zero, zero, zero, zero, zero, zero, zero, zero, zero, zero, zero, z ero, zero.I don’t know how many zeros.
Joseph: Betty, where are they from?
Betty: They said, you will know the truth, and you will know once you find the truth.
Jules: The twenty-four zero, zero,continuous zeros. Is that in miles, meters, light-years?
Betty: It is in sunbursts.
Joseph: What does the term “sunburst” mean, so we can understand it?
Betty: It is something about the darkness that is left there after the sun has been exploded, I guess, or something or other. I don’t know. [suara melemah] They won’t tell me.
(alien tidak ingin mengatakan banyak kepada Betty)
Betty mengatakan istilah yang agak membingungkan, “sunburst”, mungkin ini mengacu pada matahari kita. Dan matahari katanya adalah jawaban dari kebenaran ini,
Jules: Are they referring to our sun as we know it?
Betty: Yes, our sun. Sunbursts.
Jules: Is the sun a key to the truth?
Betty: Yes.
Joseph: Is this sun explosion in the future or in the past?
Betty: The future and the past are the same as today to them.
(bagi alien masa depan dan masa lalu adalah sama)
Joseph: Does time exist?
Betty: Time to them is not like our time, but they know about our time.
Joseph: They recognize time as our dimension, but they have something else, through time?
Betty: Yes, they can reverse time.
Joseph: They can reverse our time?
Betty: Uh-huh.
(alien memiliki dimensi waktu yang berbeda dengan kita dan mereka dapat memundurkan jalannya waktu)
Para investigator menanyakan apakah alien itu juga memiliki musuh seperti halnya dengan manusia,
Joseph: Betty, do they have enemies as we have enemies?
Betty: There is one planet that is an enemy, and also many men are enemies, only because they do not understand.
Joseph: Men of this earth, you mean?
Betty: Yes.
(Betty mengatakan ada satu planet yang merupakan musuh dan juga beberapa musuh berupa manusia di bumi. Permusuhan bisa terjadi karena manusia masih belum mengerti)
Investigator menanyakan kepada Betty apakah alien yang datang ke bumi terdiri dari beberapa ras,
David: Betty, are there many of these clans or races visiting the earth right now from many planets?
Betty: Yes.
David: How many?
Betty: Seventy.
David: Seventy different planets or races?
Betty: Races.
David: Do these races work together?
Betty: Yes, except for the offensive one.
Joseph: They come from different planets, then? They don’t come from the same planet? Is that correct?
Betty: Some. Some come from realms where you cannot see their hiding place. Some come from the very earth.
Joseph: This very earth?
Betty: Yes, there is a place on this very earth that you do not know of.
(alien itu katanya terdiri dari 70 ras dan mereka juga bekerja sama satu sama lain kecuali untuk ras yang bersikap ofensif. Beberapa ras alien itu, selain dari planet, ada yang datang dari tempat yang tidak terlihat)
Apakah alien itu juga bisa melihat masa depan ? tanya investigator,
Fred: Can they see the future?
Betty: Definitely.
Fred: Can they tell whether we are going to come up with an answer?
Betty: The answer is here already.
Joseph: When will we recognize it in our time?
Betty: When you give your heart over.
(alien bisa melihat masa depan. Manusia sebetulnya sudah memiliki jawaban jika mau bersikap terbuka)
Betty mengungkapkan sebetulnya banyak sekali manusia yang telah dibawa oleh pesawat UFO. Ya, banyak sekali.
Sebagian besar dipulangkan kembali namun hanya sedikit yang dapat mengerti tujuan dari diangkatnya mereka. Sebagian lain masih merasa ketakutan.
Pesawat UFO juga dapat bergerak di dalam bumi karena pesawat itu memiliki bahan logam tertentu dengan kepadatan berbeda. (disini tidak begitu jelas apakah dengan logam jenis ini dapat menembus materi ?)
Bahan itu, kata Betty, ada di bumi, tapi itu bukan tujuan utama mereka datang kemari.
Mereka sudah lama berkunjung ke bumi, sejak awal permulaan waktu.

Demikianlah kisah Betty Andreasson.

Sumber: The Andreasson Affair: The True Story of a Close Encounter of the Fourth Kind, oleh Raymond E. Fowler. Career Press, Inc, 2015