Rabu, 15 Mei 2019

UFO di atas Surabaya, 25 Maret 1950

Kami membaca di beberapa majalah lokal, bahwa pada Sabtu pagi (25 Maret 1950), di atas Surabaya, ada piring terbang atau sesuatu yang terlihat seperti itu. Piring terbang di Surabaya ini, memiliki fitur yang sangat aneh. Untuk waktu yang lama, obyek tetap berada di tempat yang sama, sementara, seperti diketahui, piring terbang biasanya terbang dengan kecepatan ribuan kilometer per jam melesat di udara. Untuk saat ini, kami berpikir bahwa para penemu cakram terbang Surabaya telah melihat sebuah balon, yang secara teratur dibakar oleh dinas meteorologi di sini.

Diberitakan di De Vrije Pers, 28 Maret 1950



Teks asli bahasa Belanda:
Zaterdagmorgen zou er boven Soerabaja, zo lezen wij in enkele plaatselijke bladen, 'een vliegende schijf of iets, dat daar veel op leek, te zien zijn geweest. Deze Soerabajase vliegende schijf, had echter een zeer vreemde eigenschap. Ze bleef namelijk geruime tijd nagenoeg on dezelfde plaats, terwijl zoals men weet echte vliegende schijven met een vaart van duizenden kilometers per uur door liet het luchtruim plegen te suizen. We houden het er dan voorlopig ook maar op, dat de ontdekkers van do Soerabajase vliegende schijf zich blind hebben staan staren op het ballonnetje, dat op gezette tijden door de meteorologische dienst hier ter stede wordt opgelaten. 





 


UFO di Gorontalo, Sulawesi, Februari 1953

Diberitakan di Het nieuwsblad voor Sumatra tanggal 28 Februari 1953, sebuah UFO berbentuk telur terlihat di atas Gorontalo. Objyk berbentuk telur aneh telah diamati di atas Gorontalo, Sulawesi. Benda aneh yang terbang di udara itu memancarkan cahaya abu-abu kehijauan, sedangkan lampu merah terlihat dari ekor. Dengan cepat "piring terbang" melesat dari Utara ke Selatan.

Sumber:  Het nieuwsblad voor Sumatrm 28 Februari 1953



Teks asli bahasa Belanda:
Boven Gorontalo (Sulawesi Indonesia) is een vreemd eivormig voorwerp waargenomen. Het vreemde voorwerp, dat door de lucht vloog straalde een grijs-groen licht uit, terwijl uit staart een rood licht zichbaar was. Pijlsnel vloog deze „vliegende schotel" van Noord naar Zuid.

UFO muncul di Magelang, 9 Februari 1953

Pada hari Senin sore (9 Februari 1953) sekitar jam 2, sebuah benda aneh teramati di atas Magelang. Obyek itu bulat, putih dan bergerak perlahan dari timur ke barat kota. Ratusan orang telah menyaksikan benda aneh yang tidak bisa dibedakan dengan mudah. Tapi publik langsung tahu jawabannya, itu adalah piring terbang.

Sumber: Sumatra, 12 Februari 1953



Teks asli bahasa Belanda:  
Maandagmiddag omstreeks 2 uur werd boven Magelang een vreemdsoortig voorwerp in de lucht waargenomen een rond wit voorwerp dat zich langzaam voortbewoog van het oosten naar het westen van de stad. Honderden personen stonden te kijken naar dit vreemde voorwerp dat niet goed te onderscheiden was. Maar het publiek wist toch direct het antwoord, een vliegende schotel. 


UFO terlihat di Janga Buya, Aceh, Februari 1953

Setelah UFO terlihat di berbagai tempat di Indonesia, mulai dari bola hingga memanjang, penduduk Janga Buya melihat beberapa hari yang lalu benda aneh melayang di udara. Obyek ini, yang berbentuk piringan, memancarkan sinar sorot. Setelah beberapa saat, benda itu hilang tanpa bekas.

Sumber: Java bode, 24 Februari 1953



UFO di Bedoyo, Jawa Tengah, 21 Oktober 1906

Hari Minggu, 21 Oktober 1906, cahaya merah dengan ukuran seperti penampakan bulan terlihat di Bedoyo, Jawa Tengah, di arah barat daya. Benda itu terbang perlahan di angkasa. Makin lama menjadi semakin kecil hingga akhirnya menghilang di balik awan. Fenomena ini teramari sekitar setengah jam.


Berita ini dimuat di "Het nieuws van den dag voor Nederlandsch-Indië" tanggal 22 Oktober 1906


Kliping dalam bahasa Belanda


UFO di Bagan Siapi-api, Sumatera, 6 Nov 1957

Sumber: http://sohp.us/collections/ufos-a-history/pdf/GROSS-1957-Nov-6.pdf

6 November 1957, Bagan Siapi-api, Indonesia. (5:00 p.m.)

"Strange objects hovers over water. Black/grennish smoke. Sea water foams. Lamp go out. Boat's engine stops."
Certainly one of the oddest cases of the November 57 flap was the story filed by the US Air Attache in Djakarta. (See Air Intelligence Report)

Lihat juga di sini

 

Pertemuan Salatun dengan J. Allen Hynek

J. Allen Hynek bertemu dengan Salatun. (Foto dari keluarga Pak Salatun)

Pada tahun 1976, Prof. Dr. J. Allen Hynek (alm.), peneliti UFO yang terkenal di Amerika Serikat datang ke Indonesia atas undangan Menteri Luar Negeri kita waktu itu, Bapak Adam Malik (alm). Pak Adam Malik meminta Pak Salatun jadi counter part Mr. Hynek. Pada tanggal 16 dan 20 Desember 1976, diadakan konferensi pers yang diliputi oleh TVRI pada tanggal 16 dan 20 Desember 1976. Liputan TVRI tanggal 16 Desember 1976 memberitakan tentang ceramah J. Allen Hynek dihadapan sejumlah perwira tinggi dan pejabat teras Departemen Hankam RI. Sementara tanggal 20 Desember 1976 di TVRI diadakan wawancara khusus dengan J. Allen Hynek yang menggugah perhatian para penggemar UFO saat itu. Saat itu dianjurkan kepada setiap orang yang menyaksikan UFO agar melaporkan kesaksiannya kepada pemerintah setempat atau LAPAN. Wawancara berlangsung bersama Bapak J. Salatun dengan Willy karamoy dan juga Ir. Tony Hartono (alm) yang memotret sebuah UFO di lepas pantai Cilamaya, Kerawang, Jawa Barat pada tanggal 22 September 1975.

Pertemuan Salatun dengan Von Braun

Sumber: AviaHistoria


 
https://aviahistoria.com/ 

Bagi para pecinta teknologi roket dan antariksa, nama Werner von Braun adalah legenda, beruntung Marsda (Marsekal Muda) R.J. Salatun sebagai ketua LAPAN (Lembaga Penerbangan dan Antariksa) periode tahun 1971-1978 pernah bertemu dengannya.

 

Dikutip dari majalah Angkasa No.3 Desember 2003 Edisi 100 Tahun Penerbangan Wright Bersaudara, pertemuan itu terjadi pada tanggal 7 Oktober 1974 di kantor Fairchild Industries, Maryland, Amerika Serikat, perusahaan tempat Von Braun mengabdi. Dalam pertemuan santai itu mereka mengobrol mengenai seputar teknologi roket, tak ketinggalan pengalaman Von Braun saat muda melaksanakn riset roket pada tahun 1927 lewat perkumpulan VfR (Verain fur Raumschiffartht).

Pria yang lahir pada tanggal 23 Maret 1912 ini mengakui terpaksa bekerjasama dengan pihak militer saat Nazi berkuasa agar cita-citanya dapat membangun roket tercapai. Walaupun tidak ada keinginan sama sekali untuk menciptakan roket untuk perang seperti V-2, cita-cita Von Braun adalah membangun roket untuk dapat menjelajah ke penjuru antariksa dengan langkah pertama mendarat di bulan. Cita-citanya justru tercapai saat bergabung di NASA (National Air & Space Administration) lewat proyek Apollo dan roket Saturn.

Foto kenang-kenangan R. J. Salatun bertemu dengan Werner von Braun di Maryland pada tahun 1974.
Dalam pertemuan ini, R.J. Salatun memberikan kenang-kenangan wayang kulit Adipati Karna yang diukir dengan sangat baik, sampai Von Braun menyeletuk bahwa pembuatan wayang kulit ini lebih rumit daripada membuat satelit ! Mungkin secara tidak langsung, Von Braun ingin menggugah kepada Indonesia untuk ikut membuat satelit di mana dalam penelitiannya enam negara berpenduduk lebih dari 100 juta jiwa yaitu China, India, Uni Soviet, Amerika Serikat, dan Indonesia sedang giat melakukan riset antariksa, sayangnya Indonesia waktu itu masih belum ada niatan membuat satelit, baru sebatas roket. Kalau mengukir wayang kulit yang demikian rumit saja bisa, pastinya membuat satelit pasti juga bisa ! Begitulah kira-kira dibenaknya.

Von Braun memang sangat tertarik pada penelitian antariksa di negara-negara selain Amerika Serikat, dan selalu mau membagi ilmu. Dia pernah berkunjung ke ISRO (Indian Space Research Organisation), LAPAN-nya India yang mengherankan bahwa pengerjaan roket bertingkat perlu SDM (Sumber Daya Manusia) setingkat Doktor…dan tidak hanya satu ! Di Amerika Serikat cukup setingkat insinyur, tapi begitulah India, karena penduduknya banyak maka dibutuhkan lapangan pekerjaan bagi doktor-doktor itu.

Memberikan kenang-kenangan wayang kulit Adipati Karna kepada Von Braun dan seraya menyeletuk, “membuat wayang kulit lebih rumit daripada membuat satelit….”
Dalam pengembangan roket, Von Braun memberikan nasihat kepada R.J. Salatun, “Don’t reinvent the wheel….” Maksudnya adalah jangan melakukan riset dari awal, padahal teknologi itu sudah tersedia yang pastinya akan memakan banyak waktu dan uang. Hal itu juga telah dilakukan oleh LAPAN, tidak melakuan riset dan membangun motor dan bahan bakar roket dari awal, melainkan mengadopsi saja motor roket dari misil SA-75 (SA-2) yang disebut tipe RC-741.

Ada niatan Von Braun ke Indonesia, tapi sayangnya jatuh sakit akibat kanker pankreas dan meninggal pada tanggal 26 Juni 1977. Dia memang berhasil mendaratkan manusia ke bulan, tapi cita-citanya agar teknologi ini memungkinkan manusia menjelajah ke seluruh penjuru antariksa masih belum tercapai. (Aviahistoria.com, Sejarah Penerbangan Indonesia)


Selasa, 14 Mei 2019

UFO Dan Konfrontasi Intelijen (2)

Mutilasi ternak, suatu peringatan?

Oleh: Dino Michael






Salah satu fasilitas di dalam NORAD, markas yang berada di dalam pegunungan. NORAD memiliki alat deteksi yang sangat canggih.
Sebuah media online mengungkapkan bagaimana badan pertahanan Amerika Serikat dan Kanada, NORAD (North American Aerospace Defense Command), sebetulnya sering melacak UFO di wilayah udara Amerika Serikat dan Kanada.

Ratusan UFO terlacak setiap tahun. Dan mungkin itu sudah terjadi sejak era 70an.
Tapi NORAD tidak ingin memberikan penjelasan yang detail.
Peneliti UFO kenamaan asal Perancis, Jacques Vallee, berpendapat kalau NORAD sepertinya juga ikut dimusuhi oleh UFO.

Foto hewan korban mutilasi. Di dekat markas NORAD banyak bangkai hewan ditemukan dengan kaki yang sudah patah, seolah dijatuhkan dari udara. Diduga ini adalah perbuatan alien untuk peringatan kepada komunitas militer dan intelijen.
Vallee melihat adanya motif seperti suatu “gertakan” dibalik fenomena mutilasi ternak di Amerika Serikat, khususnya di Colorado. Vallee ikut menyelidiki kasus mutilasi ternak di Amerika waktu era 70. Di era itu mutilasi memang sedang memanas dan sangat meresahkan masyarakat (lihat tulisan tentang kasus mutilasi ternak).

Dalam penyelidikannya, Vallee menemukan pendapat menarik dari seorang bernama Frederick W. Smith, yang tinggal di Colorado. Smith berkata kalau mutilasi yang terjadi di Colorado sepertinya adalah suatu pesan untuk masyarakat Amerika, dan juga untuk pemerintah, juga untuk komunitas intelijen, “Someone has been delivering a message to the American people, to the government, the intelligence community.”

Dalam penyelidikan yang lebih jauh Vallee menemukan peristiwa mutilasi yang terkonsentrasi di Elbert County, salah satu wilayah di Colorado.
Di wilayah itu terdapat banyak sekali pangkalan Angkatan Udara seperti Ent Air Force Base atau Lowry Air Force bombing range.
Juga terdapat banyak instalasi militer seperti Rocky Mountain Arsenal, tempat gas saraf dibuat, atau Rocky Flats, yang merupakan tempat pembuatan bom H (bom hidrogen).
Sketsa UFO yang terlihat di Montana sewaktu era mutilasi.
Dan instalasi militer yang paling canggih di wilayah itu adalah NORAD yang ada di Cheyenne Mountain. Markas itu berada di dalam pegunungan dan banyak bagian bangunannya dibuat dari granit.
Markas itu memiliki peralatan deteksi yang sangat canggih yang mampu mendeteksi banyak pesawat dalam jangkauan yang sangat luas.

Akses untuk masuk ke markas NORAD sangat ketat. Di sekitar markas terdapat banyak sekali peringatan yang tertulis “VIOLATORS WILL BE PROSECUTED TO THE FULL EXTENT OF THE LAW.” Tapi Vallee menemukan kasus mutilasi yang mencurigakan disini.
Setiap tahun ratusan UFO terlacak oleh NORAD.
Banyak laporan yang mengatakan kalau mayat-mayat hewan ternak yang ditemukan di dekat NORAD rata-rata kakinya telah patah.
Ini memberikan kesan kalau hewan-hewan itu dijatuhkan dari udara.
Diduga kuat kalau UFO yang melakukannya.

Seorang sherif yang ikut menyelidik mengatakan bangkai hewan yang kaki-kakinya telah patah itu hanya dapat dilakukan dengan menjatuhkannya dari atas,
“they couldn’t possibly have been where they were found unless they had been dropped from the air.”
NORAD merupakan otot dari kekuatan dan kecanggihan militer Amerika Serikat.
Tapi apakah yang sebetulnya terjadi di dalam NORAD?
Apakah mereka diam-diam ikut mendeteksi UFO dengan peralatannya yang canggih?
Apakah makhluk-makhluk UFO merasa terganggu dengan terlacaknya penampakan mereka melalui alat deteksi milik NORAD?

Selama era 70an banyak pesawat pemburu menyergap UFO yang terlihat berdasarkan laporan dari NORAD.
Menurut Vallee makhluk-makhluk UFO itu sepertinya terganggu dengan diketahuinya aktivitas mutilasi mereka hingga menjatuhkan bangkai-bangkai hewan di area dekat markas NORAD.
Ini dilakukan sebagai peringatan dan juga gertakan. Dengan gertakan ini makhluk UFO ingin menunjukkan kepada otoritas militer bagaimana primitifnya teknologi manusia dibanding mereka, “See how helpless you are; see how obsolete your technology is!”

Sumber:
“Messenger of Deception” oleh Jacques Vallee
Daily Grail Publishing; American edition, 2008

(Kembali ke bagian 1)

UFO Dan Konfrontasi Intelijen (1)

Kasus Pulau Maury, Awal Lahirnya Misteri

Oleh: Dinp Michael



Ilustrasi UFO berbentuk donat yang mengeluarkan fragmen ke permukaan laut. Ini yang terjadi di pulau Maury. Fragmen itu, menurut mereka yang terlibat dalam kasus ini, katanya mirip batu lava.

Sejak tahun 1947 banyak pengamat UFO memperhatikan adanya sesuatu yang perlu dicurigai dibalik fenomena UFO, khususnya yang terjadi di Amerika Serikat.
Sepertinya ada upaya rahasia dari makhluk-makhluk UFO untuk menghalangi manusia agar tidak mengetahui tujuan mereka di bumi.
Dan makhluk UFO itu tampaknya memusuhi orang-orang dari komunitas militer dan intelijen, khususnya dari Angkatan Udara.

Upaya rahasia itu bisa dengan gaya operasi intelijen atau dengan aktivitas yang bersifat teror.
Tulisan ini terdiri dari dua bagian, yang pertama tentang kasus UFO di pulau Maury, dimana terdapat pemunculan orang misterius berpakaian hitam, dan yang kedua tentang upaya UFO yang sepertinya ingin menantang badan pertahanan Amerika Serikat melalui mutilasi ternak.
Berita tentang jatuhnya pesawat B-25 yang diterbangkan kedua intelijen Angkatan Udara Amerika Serikat. Secara resmi dikatakan pesawat itu jatuh karena masalah mesin. Tapi bagi beberapa pengamat tidak tertutup kemungkinan kalau pesawat itu jatuh karena sabotase. Ini berhubungan dengan kasus UFO di pulau Maury.
Kita mulai dari apa yang terjadi di pulau Maury tahun 1947.
Kenneth Arnold, seorang pebisnis dan penerbang, yang terkenal karena pengalamannya melihat UFO di Mount Rainier, Juni 1947, diberi tugas ke Tacoma City oleh Ray Palmer, seorang penerbit majalah.
Arnold ditugaskan untuk menyelidiki kesaksian yang dialami seorang bernama Harold A. Dahl.
Dahl adalah seorang harbour patrolman.

Kepada Arnold, Dahl bercerita bahwa tiga hari sebelum Arnold melihat UFOnya yang terkenal, ia dan beberapa orang melihat enam buah UFO saat mereka berlayar dengan kapal, di dekat pulau Maury.
UFO itu berbentuk seperti donat dengan lubang ditengahnya. Di masa itu UFO berbentuk donat dengan lubang di tengah belum dikenal.
UFO itu berada kira-kira 2000 kaki diatas air.
Dahl lalu mengatakan bahwa salah satu dari keenam UFO itu sepertinya mengalami “masalah mesin”. Terbangnya tidak stabil. Kelima UFO yang lain segera mengelilingi UFO yang bermasalah itu.
Dahl sempat mengambil foto.
Tiba-tiba, UFO yang bermasalah itu mengeluarkan sesuatu seperti pecahan-pecahan kecil ke laut. Pecahan atau fragmen itu menimbulkan dentuman yang keras saat menyentuh permukaan air.
Beberapa fragmen itu ada yang jatuh di kapal Dahl dan mencederai anaknya yang juga ikut berlayar dengan kapal.
Fragmen itu bahkan ada yang mengenai anjingnya hingga tewas.
Keenam UFO itu kemudian menghilang.

Dahl mengatakan pecahan-pecahan itu banyak bertebaran di laut. Dahl sendiri memungut beberapa fragmen itu.
Di pagi berikut, Dahl berkata kepada Arnold, bahwa ia didatangi orang misterius berpakaian serba hitam yang kelihatan berusia sekitar 40an.
Dahl awalnya mendapat telpon dari orang itu untuk makan pagi di suatu restoran.
Dahl tidak merasakan curiga karena sebagai pebisnis ia sering bertemu dengan orang-orang yang belum dikenal.
Ketika di restoran, orang berpakaian hitam itu memberikan ancaman kalau Dahl menceritakan pengalaman UFOnya kepada orang lain ia akan mengalami musibah.
Dahl benar-benar terkejut.
Foto UFO yang mirip dengan yang disaksikan di pulau Maury. Di bagian tengahnya berlubang. Foto itu diambil di New York tahun 1955. Tipe UFO seperti ini mulai bermunculan sejak tahun 1947.
Dan yang lebih mengherankan, orang itu mengetahui dengan betul apa yang dilihat Dahl bersama yang lain, seolah ia berada disana saat peristiwa itu,
“This man talked as if he had been on the boat with them the entire trip.”
Orang misterius itu berkata,
"What I have said is proof to you that I know a great deal more about this experience of yours than you will to believe."
Mereka akhirnya berpisah.

Orang itu terlihat pergi dengan mobil sedan Buick keluaran tahun 1947.
Walau Dahl mendapat ancaman ia tetap menceritakan pengalamannya dengan orang lain.
Dahl sendiri juga menceritakan pengalaman UFOnya dengan atasannya, Fred L. Crisman.
Crisman lalu membuktikan kisah Dahl dengan berlayar menuju pulau Maury dan ia melihat UFO seperti yang digambarkan Dahl. Ia juga memungut beberapa fragmen.
Kenneth Arnold mulai mendapat firasat bahwa ia akan mengalami masalah yang pelik.
Ia merinding mendengar apa yang dialami Dahl.
Arnold tetap merasa apa yang dikatakan Dahl sepertinya benar,
“Dahl's story was the wildest thing I had ever listened to and still, as far as I could tell, he was deadly earnest about every bit of it.”

Dan memang benar kalau Arnold akan mengalami masalah yang sangat kompleks dan misterius.
Untuk membantu penyelidikan, Arnold memanggil dua orang intelijen dari Angkatan Udara, kapten William Davidson dan letnan Frank Brown.
Arnold sendiri, selama bertugas di Tacoma, ditemani oleh rekannya sesama pilot, kapten E. J. Smith. Smith adalah penerbang dari United Airlines.
Ketika Davidson dan Brown tiba mereka segera menginterogasi Dahl dan Crisman. Mereka juga menyelidiki fragmen yang dipungut kedua saksi itu.
Dahl dan Crisman terlihat amat gelisah. Terutama Dahl.
Ia memang pernah berkata kalau ia tidak ingin masalah ini menjadi terlalu jauh hingga melibatkan pihak intelijen.

Setelah menginterogasi, kedua intelijen Angkatan Udara itu merasa kisah Dahl dan Crisman sepertinya tidak benar.
Davidson dan Brown akhirnya pulang ke markas dengan pesawat B–25. Mereka juga pulang dengan membawa fragmen.
Tapi kecelakaan terjadi.
Pesawat itu jatuh di dekat Kelso, Washington, dan menewaskan mereka.
Insiden itu membuat Arnold dan Smith merasa ngeri.
Begitu juga Dahl dan Crisman.
Apalagi ditambah dengan adanya orang misterius yang sering menelpon ke hotel, dimana Arnold dan Smith menginap.

Penelpon misterius itu mengatakan kalau ia mengetahui apa yang Arnold dan lainnya lakukan disana.
Penelpon misterius itu pernah memberikan ramalan untuk peristiwa yang akan terjadi.
Arnold dan Smith segera memutuskan untuk pulang dan tidak ingin melanjutkan investigasi lagi.
Mereka menyerahkan masalah ini sepenuhnya kepada Angkatan Udara.
Sebelum pulang, Arnold masih ingin bertemu dengan Dahl.
Ia pernah berkunjung ke rumah Dahl beberapa hari sebelumnya untuk melihat fragmen yang dipungutnya.

Ketika sampai disana, alangkahnya kagetnya ia ketika melihat rumah itu sudah kosong sama sekali.
Bahkan, ini sangat mengherankan, rumah itu sudah dipenuhi sarang laba-laba, seolah rumah itu sudah ditinggalkan selama tiga bulan, padahal Arnold baru beberapa hari lalu kesana.
Harold Dahl, dan juga Fred Crisman, sudah menghilang entah kemana.
Dan saat Arnold menerbangkan pesawatnya untuk pulang, mesin pesawat tiba-tiba mengalami masalah.

Tapi berkat keahliannya dalam menerbangkan pesawat ia masih dapat melanjutkan penerbangan.
Itu adalah pengalaman Kenneth Arnold, yang dalam sejarah UFO modern dikenal sebagai orang pertama yang melihat UFO.
Ia melihat sembilan UFO berkilap yang terbang dengan cepat sekali di daerah pegunungan.
Dari kesaksiannya, muncul istilah “flying saucer” yang tetap kita pakai hingga sekarang.
Ilustrasi mengenai orang-orang misterius yang bersikap seperti agen intelijen. Umumnya sering disebut Men In Black (MIB). Mereka sering datang meneror para saksi yang melihat UFO, khususnya yang melihat dalam jarak dekat. Sejak tahun 1947 MIB mulai bermunculan.
Menurut pemimpin Project Blue Book, Edward J. Ruppelt, apa yang diceritakan Dahl dan Crisman tidak lebih dari hoax belaka.

Ada beberapa petunjuk yang kelihatannya memberikan kesan bahwa Dahl dan Crisman hanya mengarang-ngarang cerita.
Tapi toh, kalau pun demikian, tetap masih ada pertanyaan bila seandainya mereka berdua berbohong.
Peneliti UFO asal Inggris, Brinsley Le Poer Trench, mengajukan beberapa pertanyaan jika Dahl dan Crisman itu berbohong,
- Jika mereka berbohong mengapa mereka memilih bentuk UFO yang seperti donat, atau berlubang di tengahnya? UFO dengan bentuk seperti itu belum dikenal di masa itu.
- Mengapa mereka bercerita tentang adanya pecahan atau fragmen yang jatuh dari pesawat UFO? Di era 1947 agak sulit membuat hoax dengan pecahan-pecahan yang jatuh dari UFO untuk meyakinkan cerita.
Ada juga satu hal yang menjadi pertanyaan bagi banyak penyelidik UFO, mengapa Dahl dan Crisman saat bertemu dengan Davidson dan Brown berkesan seolah mereka hanya mengarang hoax??
Menurut Brinsley jawabannya mungkin hanya diketahui oleh orang yang berpakaian serba hitam itu,
“Maybe the gentleman in a black suit who invited Dahl out to breakfast can answer that one.”
Untuk era seterusnya fenomena seperti ini akan sering terjadi dengan berbagai varian.

Sumber:
1. The Coming of the Saucers, oleh Kenneth Arnold dan Raymond Palmer (1952)
2. Secret of the Ages, oleh Brinsley Le Poer Trench
Panther Books Ltd (1976)

(Bersambung ke bagian 2)

Dibalik Fenomena UFO (bagian 2)

Oleh: Dino Michael


Contoh batu megalith kuno di New York. Batu itu diduga memiliki energi magnetik yang membuat UFO dapat masuk ke bumi. Apakah itu portal?



Bebatuan Misterius, Suatu Stargate?
Di bagian pertama dibahas tentang pola penampakan UFO di Perancis, yang berupa garis lurus (straight-line).

Di bagian kedua ini akan memfokus pada susunan batu megalith misterius yang berada di New York.
New York, yang terkenal dengan gedung-gedung pencakar langit, rupanya masih terdapat formasi batu-batuan kuno, mirip dengan di Inggris.
Peneliti UFO, Philip J. Imbrogno, memiliki pendapat yang tidak biasa tapi menarik mengenai adanya hubungan antara penampakan UFO dengan batu-batu megalith.
Imbrogno sudah bertahun-tahun menyelidiki UFO di daerah New York.
Sebelum kita memperhatikan tentang hubungan batu megalith dengan UFO ada baiknya kita mengetahui lebih dulu pendapat terakhir dari Allen J. Hynek, peneliti UFO kenamaan, mengenai fenomena UFO.

Mungkin banyak dari kita yang masih belum tahu kalau Hynek, sebelum meninggal, kelihatannya mulai ragu kalau UFO itu berasal dari planet atau dari sistem bintang yang lain.
Kepada Imbrogno, Hynek mengatakan begini,
“I have come to support less and less the idea that UFOs are nuts-and-bolts spacecrafts from other worlds. There are just too many things that go against that theory. 
To me, it seems ridiculous that a technologically advanced race would travel great distances to do relatively stupid things like stop cars, collect soil samples, and frighten people.
I think we must begin to re-examine the evidence; we must look closer to home for the answer.
I think we should consider that UFOs come from other dimensions, a parallel reality, a universe that exists in the same place as ours, but at a different frequency, so to speak.”
Ya, Hynek menjadi mempertanyakan apakah UFO, yang katanya berasal dari ras yang maju, dengan teknologi canggih, datang jauh-jauh ke bumi hanya untuk melakukan hal-hal yang bodoh seperti menghentikan mobil, mengumpulkan sampel tanah, dan menakut-nakuti orang?
Sepertinya kita mesti mempertimbangkan kalau UFO itu berasal dari dimensi lain atau alam paralel. Alam itu eksis di tempat kita, tapi beda frekuensi, begitu kata Hynek.
Ada satu pendapat dari Hynek yang mengesankan Imbrogno, yaitu adanya suatu “window” di suatu area, yang bisa jadi menjadi pintu masuknya UFO ke bumi.
Ilustrasi penampakan UFO di New York.
Dalam investigasinya di beberapa wilayah seperti Putnam Valley dan Kent Cliffs, Imbrogno merasa di area ini adalah pusat dari pemunculan UFO yang sering terlihat di New York.
Banyak penampakan UFO bermula dan berakhir disini.
Dan di wilayah itu terdapat banyak batu-batu megalith. Tidak seorang pun tahu siapa yang membuat batu-batu ini dan sudah berapa lama.

Tapi satu hal yang pasti batu-batu itu dibuat untuk suatu tujuan.
Konon, batu-batu megalith itu dibuat oleh penjelajah Celtic dengan bantuan imam-imam Druid. Kaum imam Druid percaya adanya dunia paralel dan dunia roh.
Dan batu-batu ini sepertinya dimaksud sebagai tanda lokasi untuk “window” atau jalan masuk.
Di Irlandia dan Skotlandia, kaum Druid juga berperan dalam pembuatan struktur dari batu-batu megalith. Dan di area itu juga banyak sekali UFO terlihat disamping fenomena paranormal dan crop circle.

Bagi Imbrogno, rasanya jelas bahwa bebatuan megalith itu merupakan pintu masuk atau “window” untuk UFO. Apalagi terdapat banyak kisah seram yang berhubungan dengannya.
Imbrogno mendapat kisah dari dua orang wanita perawat yang didatangi makhluk-makhluk bermata merah.

UFO segitiga hitam banyak terlihat di New York. Terdapat indikasi yang semakin kuat kalau UFO tipe ini memiliki misi mengintai sebelum menculik manusia.
Saat itu, 24 Maret 2005, dua perawat itu hendak pulang setelah tugas malam di rumah sakit. Saat mereka, dengan mobil, melewati Reservoir Road, di Southeast, New York, mereka melihat “bintang” bergerak di langit.
Bintang itu terlihat suka berganti warna, dari merah ke biru, dan ke warna hijau.
Kedua perawat itu tidak begitu menghiraukan karena mengira itu mungkin adalah pesawat. Beberapa saat kemudian mereka mendengar suara mendengung, yang semakin lama berbunyi semakin keras.
Mengira mobilnya ada masalah, salah seorang dari perawat yang mengemudi segera menghentikan mobil.
Tiba-tiba ada cahaya mendekat. Kedua perawat itu mendengar suara di semak-semak seperti suara barisan prajurit yang sedang lewat.
Mereka lalu melihat beberapa makhluk, mungkin ada sepuluh, yang datang menghampiri.
Mereka menjadi panik dan segera menghidupkan mobil, tapi mobil sempat tidak mau jalan.
Makhluk-makhluk itu semakin mendekat.
Makhluk itu terlihat seperti memakai kerudung dengan memakai baju jumpsuit, dengan mata merah yang membara.

Sangat menakutkan. Mobil akhirnya dapat berjalan kembali dan mereka segera buru-buru pergi dari tempat itu.Kedua perawat itu ingat akan bentuk cahaya yang mendekati itu, rupanya berbentuk segitiga dengan enam lampu yang bercahaya.Mereka lalu melapor polisi tapi malah ditertawakan karena menganggap kedua wanita itu barangkali sedang mabuk.

Suatu gambaran dari peristiwa yang dialami kedua wanita perawat di New York. Mereka melihat makhluk-makhluk seram bermata merah.
Kedua wanita itu memutuskan untuk tidak bercerita kepada siapa pun. Mereka tetap merasa khawatir kalau makhluk-makhluk itu akan datang kembali untuk menyelesaikan misi mereka.
Mata merah membara itu sangat menakutkan kedua perawat itu.
Tapi rupanya tidak terjadi apa pun, hanya saja mereka berdua menjadi sering bermimpi aneh, seolah mereka dibawa oleh makhluk ke suatu ruangan dan meletakkan mereka di atas meja.
Ini tipikal penculikan alien.

Imbrogno mengamati di daerah yang dilewati kedua perawat itu rupanya ada batu kecil yang oleh kaum penyihir WICCA disitu dianggap memiliki energi bumi yang kuat.
Sepertinya, adanya medan magnetik yang kuat merupakan daya tarik untuk kedatangan UFO. Dalam banyak kasus, khususnya di area yang memiliki anomali magnet, banyak UFO terlihat.
Di Sedona, Arizona, juga demikian. Daerah itu terdapat batu-batuan besar berwarna merah (red rock canyon) yang sepertinya memancarkan energi. Banyak pemunculan UFO disana.
Imbrogno berkesimpulan adanya pulsa elektromagnetik (EMP) yang tidak biasa, di suatu area, akan menciptakan vorteks. Vorteks ini dapat dirasakan hewan dan manusia.
Anomali magnet sebetulnya bisa terjadi kapan saja tapi EMP dan vorteks rupanya adalah periodik. Sepertinya ada saat-saat tertentu untuk fenomena itu terjadi.

Menarik juga dari apa yang diamati Imbrogno. Ia melihat kalau di segitiga Bermuda, hilangnya kapal atau pesawat lebih sering terjadi pada bulan Maret, Juli, Agustus, dan Oktober. Mungkin itu masa periode dari EMP disana.
Mungkin juga periode itu terjadi di darat, seperti di New York.
Ya, EMP itu menciptakan vorteks dan dari vorteks inilah UFO itu datang.
Bebatuan megalith itu adalah “The Real Stargate”.

Sumber:
"Interdimensional Universe", oleh Philip J. Imbrogno
Llewellyn Publications, 2008

(Kembali ke bagian 1)

Di Balik Fenomena UFO (bagian 1)

Oleh: Dino Michael



Salah satu peta garis lurus penampakan UFO di Perancis yang dibuat Aime Michel.


Penampakan UFO, Apakah Memiliki Pola?

Bagi beberapa peneliti, mereka merasakan hal yang demikian, walau banyak yang mempertanyakan.
Tapi khusus di Perancis, terutama di tahun 1954, sepertinya pernah terjadi pola sistematis disana.
Tulisan ini terdiri dari dua bagian, yang pertama membahas pola misterius di Perancis dan yang kedua di Amerika Serikat, dimana ada suatu tempat yang disebut “stargate”.
Aimé Michel, peneliti UFO di Perancis, setelah mendalami penampakan-penampakan UFO di tahun 1954, tahun yang bisa disebut “UFO wave”, melihat adanya suatu pola terencana dibalik semua penampakan ini.

Ia memberikan istilah “‘orthotenies” atau garis lurus (straight line).
Garis itu dapat dibuat di peta berdasarkan kesaksian mereka yang melihat UFO di berbagai wilayah.
Satu contoh kasus terkenal yang dicatat Michel adalah peristiwa yang terjadi di wilayah Croix du Nivolet, dimana seorang ahli dermatologi, bersama belasan saksi lain, melihat obyek berbentuk piring yang seperti dibuat dari aluminium.
Obyek itu dikatakan mengarah ke Mont Revard yang terdapat stasiun radio. Kejadian ini dimuat di berbagai suratkabar Perancis.
Dan beberapa hari kemudian, seorang penerbang yang berada lapangan udara Challes-les-Eaux, mengatakan kalau ia juga melihat obyek yang sama, pada waktu yang bersamaan dengan yang dilihat di Croix du Nivolet.

Foto UFO terkenal di Rouen, Perancis, tahun 1954. Di kiri bawah adalah foto UFO yang mirip di McMinnville, Oregon, tahun 1950.
Lapangan udara itu sendiri berada 3,5 mil sebelah selatan dari Croix du Nivolet.
Yang membuat Michel heran adalah jarak Mont Revard yang hampir lima mil dari Croix du Nivolet. Itu berarti obyek itu melesat cepat sekali.
Dan yang makin membuat menarik adalah kedua wilayah itu membentuk garis lurus.
Pola penampakan garis lurus seperti ini rupanya terjadi banyak di wilayah Perancis seperti Bayonne, Vichy, Poncey, Nord, dan masih banyak lagi.
Ada suatu pola geometris.
Di wilayah Poncey bahkan bisa dibilang merupakan titik temu, atau intersection, dari sembilan garis lurus penampakan.

Selama tahun 1954, banyak makhluk UFO bermunculan di Perancis. Seolah seperti terorganisir.
Banyak UFO muncul di persilangan ini.
Tipe UFO yang dilihat pun bermacam-macam, ada yang berbentuk cerutu, oval, atau bulat. Dalam satu garis lurus bisa terjadi penampakan tipe UFO yang sama. Yang paling sering terlihat adalah UFO dengan cahaya oranye.
Michel mengamati kalau penampakan yang paling banyak terjadi pada bulan Oktober 1954.
Dan seiring dengan gelombang pemunculan UFO, penampakan makhluk-makhluk UFO juga semakin marak.

Banyak yang melihat makhluk-makhluk UFO dengan tinggi hampir satu meter dengan mengenakan helm. Ada juga yang melihat tipe makhluk lain yang berbulu.
Selama gelombang UFO, penduduk Perancis mengalami banyak hal menakutkan, seperti dikejar-kejar UFO atau didatangi makhluk.
Pernah ada kasus seorang wanita yang sampai jatuh lemas karena takut setelah ia melihat makhluk UFO mengawasi lalu mendekatinya di ladang.
Dan, yang sangat aneh, tiba-tiba gelombang penampakan UFO ini menjadi berhenti di masa-masa penghujung tahun.

Ilustrasi dari kasus terkenal tahun 1954, yang dialami oleh Maruis Dewilde. Ia didatangi makhluk UFO yang berwajah mirip orang Asia.
Ini membuat Michel berpendapat kalau semua penampakan ini sepertinya telah diorganisir oleh makhluk-makhluk ekstra-terestrial yang amat intelijen.
Penemuan Michel mengenai pola penampakan garis lurus diakui banyak peneliti, tapi toh tetap ada yang tidak sepenuhnya menerima.
Pola ini, menurut mereka, tidak begitu berlaku kalau di luar negara Perancis.
Barangkali bisa demikian, tapi adanya pola penampakan sistematis, oleh banyak peneliti, tetap diakui ada dan terjadi di negara-negara lain, seperti Amerika Serikat.
Fenomena gelombang UFO atau “UFO wave” tahun 1954 rupanya tidak hanya terjadi di Perancis, tapi juga hampir di seluruh dunia.
Ada satu info penting dari penulis UFO, Coral dan Jim Lorenzen, bahwa di Eropa, belum pernah ada catatan mengenai penampakan makhluk UFO hingga tahun 1954.
Penemuan “straight line” Aime Michel tetap relevan hingga saat ini.

Sumber:
"Flying Saucer Occupants", oleh Coral dan Jim Lorenzen
Signet, 1967
saturdaynightuforia.com, artikel dari Aimé Michel

(Bersambung ke bagian 2)

Misteri Mutilasi Hewan Ternak (bagian 2)

Oleh: Dino Michael




Di bagian pertama kita membaca pendapat dari sherif Lou Girodo, yang dengan yakin mengatakan pelaku mutilasi ternak ini adalah makhluk-makhluk dari luar angkasa.
Pendapat itu jelas menimbulkan kontroversi, tapi ada satu kisah kesaksian yang kiranya dapat menguatkan keterlibatan makhluk itu.

Wanita bernama Judy Doraty mengalami ini.
Inilah kesaksiannya...

Di Houston, Texas, Mei 1973, Judy dan keluarganya sedang mengendarai mobil pada malam hari. Saat di perjalanan Judy melihat cahaya aneh mengambang di langit.
Ia sempat menghentikan mobil dan keluar sebentar untuk melihat cahaya itu lebih jelas.
Namun setelah beberapa saat, Judy dan keluarganya merasa tidak ada yang perlu dipermasalahkan mengenai cahaya itu.
Mereka melanjutkan perjalanan lagi.

Judy Doraty, yang menyaksikan bagaimana hewan ternak itu disembelih oleh alien. Sangat mengerikan, katanya.
Di belakang hari, Judy mulai merasakan sakit kepala yang amat parah dan juga perasaan yang kacau. Ia juga merasa memorinya seperti “diblokir”. Ia bahkan sempat tidak dapat berhitung.
Ini tipikal orang yang pernah diculik alien.

Ia akhirnya berkonsultasi dengan Dr Leo Sprinkle dan melakukan regresi hipnotisme. Dr Sprinkle adalah seorang Ufolog dan penghipnotis dari universitas Wyoming.
Apa yang dialami Judy rupanya sangat mengerikan.
Saat ia melihat cahaya aneh di malam itu, ia rupanya melihat seekor hewan, seperti anak sapi, yang terhisap ke dalam cahaya. Hewan itu terlihat meronta-ronta untuk lepas tapi tidak dapat.
Dan yang sangat-sangat aneh, saat Judy melihat cahaya itu, ia merasa ada di dua tempat sekaligus.
Secara fisik ia berada di jalan, tapi di saat yang sama, ia merasa berada di dalam pesawat yang adalah cahaya aneh itu (jiwanya?).
Judy merasa berada di dalam ruangan dan melihat anak sapi yang sedang dalam proses penyembelihan oleh para alien.
Anak sapi itu rupanya tidak mati segera,
“it’s done very quickly, but the calf doesn’t die immediately...

Berikut adalah ringkasan transkrip dari sesi hipnotis,
Dr. Leo (penghipnotis): Bisakah Anda menggambarkan apa yang anda lihat?
Judy: Saya melihat ke atas... Saya dapat melihat seekor hewan dibawa [ke dalam pesawat ruang angkasa]... hewan itu dibawa ke dalam semacam kamar dan saya merasa mual menyaksikan bagaimana cara mereka (alien) mengeluarkan bagian demi bagian tubuh dari ternak yang diculik.
Mereka melakukan pembedahan secara cepat, tetapi ternak itu tidak segera mati. Jantung tidak diambil... lalu saya melihat ternak tersebut diturunkan dan ketika sampai di permukaan tanah, saya bisa melihat bahwa anak sapi itu tidak bergerak.
Dr. Leo: Bagaimana cara mereka dimutilasi?
Judy: Dengan sebuah alat... Bentuknya seperti pisau tetapi dengan pegangan yang berbeda dari biasanya... jaringan-jaringan selaput ternak ditata rata dan halus dan ada jarum di dalamnya, atau menyelidiki (probes) dengan tabung yang terhubung dengan jaringan-jaringan tersebut. Hal yang sama terjadi dengan testis dan mata dari ternak tersebut.
Dr. Leo: Apakah ada orang lain di sekitar Anda?
Judy: Saya merasakan kehadiran, tetapi tidak dapat melihatnya... Saya merasakannya di dua tempat sekaligus. Saya dapat melihat apa yang terjadi di dalam pesawat, tetapi saya juga berdiri di samping jalan.
Dr. Leo: Fokus pada bagian dalam pesawat.
Judy: Tampaknya ada dua pria kecil.
Dr. Leo: Bagaimana rupa mereka?
Judy: Tangan mereka memiliki kuku cakar yang panjang... mata yang sangat besar, tetapi tidak berkedip... Saya tidak melihat mulut... mereka berbicara, tetapi tidak dengan mulut mereka... mereka mengatakan saya tidak seharusnya berada disini... Proyek mereka sangat penting untuk diselesaikan dan demi umat manusia dan bahwa mereka mengawasi kita.
Gambaran umum dari alien dengan bermata besar. Judy Doraty mengatakan alien yang dilihatnya matanya tidak berkedip dan memiliki kuku cakar yang panjang.


Ya, itulah yang disaksikan Judy.

Alien menyembelih dengan cara yang mengerikan. Apakah ini juga terjadi pada kematian ternak-ternak lainnya?Sebetulnya, kasus adanya keterlibatan alien dengan mutilasi ternak bukan hanya dialami Judy tapi juga oleh orang-orang lain.

Di daerah Mount Vernon, Missouri, pernah ada dua orang melihat seekor sapi diangkat oleh UFO. Mereka melihatnya melalui teropong. Sebelum sapi itu diangkat kedua orang itu melihat ada dua alien yang berdiri di dekat sapi.

Itu terjadi pada Juli 1993 dan menjadi kasus yang amat terkenal.
Ya, semua ini akhirnya menjadi pertanyaan bagi para penyelidik UFO. Apakah motivasi alien itu memutilasi ternak?

Ilustrasi bagaimana hewan ternak diangkat oleh UFO. Banyak yang menyaksikan demikian.
Ada yang berpendapat kalau makhluk-makhluk “Greys” memerlukan cairan seperti haemoglobin dan plasma dari hewan ternak untuk mempertahankan kelangsungan hidup rasnya. Mereka memiliki masalah biologis.

Tapi ini menjadi pertanyaan.

Rasanya aneh kalau suatu ras yang terlihat sudah maju, yang mengarungi luar angkasa dengan bertahun-tahun cahaya, datang ke bumi hanya untuk melakukan itu?
Penelitian terakhir mengatakan kalau alien sepertinya melakukan “ritual darah” untuk berperang ,dengan melakukan mutilasi. Mirip manusia pada jaman kuno dulu.


Ya, setelah lebih dari 30 tahun kita tetap tidak pernah mengetahui apa sesungguhnya motif dibalik mutilasi itu. Tapi itu jelas memiliki tujuan. Dan apa tujuannya tetap menjadi misteri.
Misteri itu semakin bertambah aneh, seperti yang ditulis di artikel dalam majalah The X Factor,
... the mystery remains not only unsolved, but grows stranger by the day.

Di tahun 1975, investigator kasus mutilasi, Tom Adams, membuat suatu proyek penyelidikan yang disebut Project Stigma. Dalam proyek itu, Tom Adams mencatat dengan detil penampakan helikopter-helikopter tanpa tanda pengenal. Terungkap kalau sebagian besar kematian hewan ternak sering disertai pemunculan helikopter, entah sebelum atau sesudah peristiwa. Gambar di sebelah adalah beberapa penampakan yang tercatat pada November 1975.
Sumber:
Majalah The X Factor - Volume 7 (1996)

(Kembali ke bagian 1)

Misteri Mutilasi Hewan Ternak (Bagian 1)

Oleh: Dino Michael




Salah satu foto terkenal kasus mutilasi ternak era 70 an. Ribuan hewan ditemukan dalam kondisi yang mengenaskan.

Di era 70an, kasus-kasus mutilasi hewan ternak melanda Amerika Serikat. Sampai sekarang tidak pernah terungkap siapa pelakunya dan apa motivasinya. Tulisan ini terdiri dari dua bagian.
Jenny Randles, peneliti UFO wanita asal Inggris, menulis dengan baik kasus ini dalam bukunya.
Peristiwa mutilasi ternak di Amerika Serikat rupanya adalah drama...
Di San Luis Valley, Colorado, ada suatu keluarga memelihara kuda yang menjadi kesayangan mereka.

Kuda itu bernama Snippy.
Keluarga itu sangat menyayangi kuda tersebut, karena kuda itu selalu bersikap menyenangkan.
Pada tanggal 7 September 1967, Snippy berjalan-jalan untuk minum seperti kebiasaannya setiap sore. Saat itu ia tidak menunjukkan adanya tanda-tanda penyakit pada dirinya.
Namun, sore itu rupanya merupakan saat terakhir ia terlihat hidup karena keesokan paginya, setelah lama ditunggu dengan cemas oleh pemiliknya, ia ditemukan mati dalam keadaan yang cukup mengenaskan.

Lehernya seperti terputus. Beberapa organ internalnya hilang. Tapi anehnya tidak ada darah yang tumpah ke tanah. Ia sepertinya telah disembelih oleh pisau bedah yang amat tajam.
Dan yang semakin aneh bangkai Snippy memiliki kandungan radioaktif. Keluarga itu menjadi panik dan segera melapor ke polisi. Semula Sherif menduga bahwa kuda itu barangkali mati tersambar petir.

Bangkai kuda yang malang bernama Snippy. Ia ditemukan tewas dalam keadaan yang mengenaskan di tahun 1967. Banyak orang yang melihat sinar-sinar aneh saat Snippy dikabarkan menghilang.
Dalam dua puluh empat jam berita mengenai insiden ini telah menyebar. Bermula dari Pueblo kemudian menyebar ke Denver. Banyak orang menyatakan telah melihat sinar-sinar aneh di langit pada saat Snippy menghilang. Keadaan menjadi gempar.

Kantor polisi di Alamosa menerima telpon terus-menerus dari seluruh warga Amerika Serikat. Banyak yang mengatakan bahwa binatang-binatang peliharaan mereka juga ikut mati.
Negara Amerika Serikat di era 60an memang sedang dilanda aktivitas UFO.
Salah seorang keluarga pemilik Snippy merasa yakin bahwa piring terbang telah melakukan sesuatu pada Snippy. Apalagi mereka hampir tiap malam melihat sesuatu yang aneh di langit.
Sambaran petir tidaklah mungkin menjadi penyebab kematian Snippy.

Penyelidikan semakin diperdalam hingga melibatkan organisasi seperti NICAP (National Investigating Committee on Aerial Phenomena) dan juga dari pihak kedokteran.
Dari pihak NICAP terdapat seorang koordinator dari United Airlines flight training programme dan seorang dari North American Air Defence Command. Mereka melakukan penyelidikan dengan mengambil fotografi dan mengambil sampel bulu dan daging dari bangkai Snippy. Sampel lain juga dilakukan. Dari pihak kedokteran, seorang ahli patologi merasa heran mengenai hilangnya beberapa organ tubuh internal yang hilang dari Snippy.
Ilustrasi mengenai dugaan keterlibatan UFO dalam kasus mutilasi hewan ternak. Banyak petunjuk yang menguatkan ini.

Ini menjadi tambah misteri. Memang terdapat banyak perbedaan pendapat dalam penyelidikan ini.
Ada yang berpendapat bahwa kematian Snippy bisa dijelaskan secara rasional tapi tidak semua setuju.

Era 70an rupanya menjadi era dari banyaknya kejadian mutilasi pada hewan-hewan ternak, dan kasus Snippy bisa dibilang hanyalah permulaan.
Banyak ternak yang mati dengan kehilangan organ-organ internalnya seperti mata, lidah, bibir, dan alat genital. Sebagian besar ditemukan tanpa terdapat tumpahan darah.
Dan kasus mutilasi ternak rupanya bukan hanya terjadi di Amerika Serikat, walau tetap yang terbanyak, tapi juga di negara-negara lain seperti Puerto Rico dan Kanada.
Bahkan negara seperti Brazil, Spanyol, dan di kepulauan Canary juga mengalami kasus serupa.
Lebih jauh, kalau dilihat secara historis, kasus mutilasi hewan sudah pernah terjadi di abad dulu, di era 1800an, seperti yang terjadi di Inggris dan Irlandia.
Memang, ada pendapat yang kelihatannya dapat diterima bahwa kejadian mutilasi ini dilakukan oleh orang-orang dari kelompok satanik atau pemuja setan.
Apalagi terdapat pengakuan dari beberapa anggota tersebut kepada polisi. Mereka melakukan mutilasi untuk tujuan ritual.

Tapi ini tidak dapat menjelaskan semua.
Seperti halnya fenomena crop circles di Inggris dimana ada juga orang yang mengklaim bahwa merekalah yang membuat lingkaran itu. Tapi itu tidak dapat menjelaskan fenomena crop circles lainnya.

Sebagian besar fenomena itu tetap tidak dapat dijelaskan.
Suatu ilustrasi dari helikopter hitam. Helikopter-helikopter misterius sering terlihat selama era pembantaian hewan ternak era 70. Apakah helikopter ini milik pemerintah rahasia? Ataukah ini UFO yang menyamar atau shape-shifter?
Seorang penyelidik dari CBI (Colorado Bureau of Investigation) memberikan pernyataan pada tahun 1979, bahwa, sesuai pengalamannya dalam investigasi, jikalau terjadi peristiwa kekerasan atau kejahatan yang melibatkan suatu kelompok, entah itu penyelundup narkotik atau okultis, mereka biasanya nanti akan datang ke pihak penyelidik untuk memberikan informasi.
HAL INI TIDAK TERJADI pada kasus mutilasi ternak.
Apakah mungkin mutilasi itu barangkali dilakukan oleh hewan-hewan pemangsa (predator) seperti serigala atau coyote?

Kelihatannya juga tidak karena para pemilik ternak mengetahui dengan baik mana korban hewan peliharaannya yang “rusak” akibat hewan pemangsa atau yang bukan.
Apalagi terlihat jelas bahwa korban hewan-hewan itu kelihatannya dilakukan dengan memakai alat bedah yang canggih dan juga dilakukan dengan amat profesional.
Ya masalah ini menjadi bertambah misteri dan tambah menakutkan...

Seiring dengan meningkatnya kasus mutilasi, para pemilik ternak dan juga petugas-petugas hukum mulai mengawasi adanya kejadian ganjil yang sering terjadi jika ada peristiwa mutilasi.
Itu adalah fenomena munculnya helikopter misterius tanpa tanda pengenal, dimana terlihat pada area pembantaian hewan-hewan ternak. Pada tanggal 21 Agustus 1975, di Logan County, pukul 22.00 malam, sebuah helikopter tanpa identitas muncul. Sherif Graves segera bertindak. Bersama dua orang dari deputinya, ia menyewa sebuah pesawat terbang untuk membuntuti helikopter itu.

Namun selama perburuan, Graves dan timnya, yang termasuk tujuh belas orang dari unit kontrol di darat, merasa dibingungkan oleh laporan-laporan radar yang kelihatannya berasal dari pangkalan Warren Air Base.

Laporan itu katanya berasal dari perwira-perwira angkatan udara. Tapi perburuan tetap berlanjut dan berakhir pada pukul 4.30 pagi di barat-daya Nebraska. Cahaya dari helikopter misterius tetap terlihat sebelum menghilang dalam sekejap. Perburuan itu tidak memberikan hasil.

Pihak dari Warren Air Base menyangkal kalau telah memberikan laporan-laporan radar.
Satu bulan kemudian sebuah helikopter tanpa tanda pengenal muncul di Colorado. Kali ini dapat diabadikan oleh lensa kamera. Seorang sherif di Teller County merilis kopian yang memperlihatkan sebuah helikopter berwarna biru dengan jenis Hughes 500 yang terbang di dekat pohon dengan orang yang berdiri atau bergantung pada pintunya.

Helikopter Hughes diketahui pernah memiliki rekor untuk melakukan penerbangan terpanjang yang dilakukan antara Calver City, California, dan Daytona, Florida. Ia terbang tanpa mengisi bensin.
Timbul dugaan apakah helikopter jenis ini, yang dapat terbang kemana saja, sengaja dipakai oleh para pelaku mutilasi dengan membawa alat-alat bedah yang canggih? Dan apakah helikopter itu dipakai suatu pemerintah rahasia? Jika benar apa tujuannya? Pembantaian terhadap hewan ternak terus berlanjut begitu juga dengan pemunculan helikopter-helikopter misterius.
Berita terkenal mengenai pembantaian hewan ternak di era 70. Pihak FBI pun sampai turun tangan.

Selama musim panas 1975 lebih dari 200 hewan telah dibantai atau dibunuh di Colorado.
Di negara-negara bagian lain juga mengalami hal yang sama seperti di Wyoming, Utah, New Mexico, Idaho, Montana, Texas, dan Oklahoma. Seorang penyelidik masalah helikopter tanpa tanda pengenal dari District Attorney’s Office, Lou Girodo, mengatakan bahwa ia sering menerima laporan munculnya helikopter yang tanpa suara atau “silent”.

Tapi Girodo menambahkan bahwa ia tidak pernah mendengar helikopter yang tanpa suara.
Girodo, yang kini adalah sherif di Las Animas County, menyatakan di depan kamera bahwa ia yakin kalau para pelaku mutilasi ini adalah “makhluk-makhluk yang bukan berasal dari planet ini”.
Jika sebuah helikopter sedang mengambang ia tentu akan menimbulkan suara berisik dan meninggalkan bekas atau memberikan dampak. Ini jelas juga akan meninggalkan bekas pada hewan-hewan ternak jika sedang mengambang diatasnya.

Kalau menurut Kevin D. Randle, pengamat UFO yang juga bekas intelijen dari angkatan udara Amerika Serikat (USAF), kasus-kasus mutilasi ini hanya dihebohkan oleh media saja.
Ada beberapa orang yang ingin terkenal dengan memanfaatkan peristiwa ini. Randle, yang juga ikut menginvestigasi, mengatakan kalau banyak kasus mutilasi bisa dijelaskan secara ilmiah. Dan itu didukung juga oleh penjelasan dari pihak kepolisian. Menurut Randles sebagian besar kasus mutilasi itu lebih banyak dilakukan oleh kaum pemuja setan. Mereka membutuhkan darah untuk ritualnya yang mengerikan. Bahkan, kata Randle, banyak peneliti UFO yang juga tidak menyetujui kalau alien adalah dalang dari semua mutilasi ternak ini.

Apalagi, setelah sepuluh tahun sejak era pembantaian ini, tidak terdengar lagi kasus-kasus mutilasi dengan helikopter hitamnya ataupun dengan UFO dan kelompok satanik. Demikian pendapat Randle.
Barangkali benar untuk sebagian kasus, tapi, sekali lagi, ini tidak dapat menjelaskan semua.
Banyak kematian hewan ternak yang pada bangkainya terlihat jelas dilakukan oleh alat bedah yang canggih, yang hanya dapat dilakukan dengan baik di laboratorium, bukan di lapangan.
Kasus mutilasi ternak tetap dirundung misteri.

Pendapat seperti yang dikatakan sherif Lou Girodo kelihatannya lebih memungkinkan bahwa pelaku mutilasi ini hanya dapat dilakukan oleh makhluk-makhluk dari luar angkasa, “It’s very possible that these mutilations are being done by creatures from outer space.” Bagian kedua akan menceritakan lebih mendalam... mungkin mengungkapkannya...

Sumber:
Death by supernatural causes? Oleh Jenny Randles dan Peter Hough
Grafton Books, 1988

(Bersambung ke bagian 2)

Alien Yang Menyamar?

Oleh: Dino Michael



Ilustrasi pemunculan orang-orang misterius yang bersikap seperti orang dari pemerintah atau dinas intelijen. Banyak saksi yang melihat UFO mengalami ini.
Kadang fakta bisa lebih aneh dari fiksi. Kita sering mendengar kata-kata itu dan tampaknya hal ini berlaku juga dalam fenomena UFO.Khusus di Amerika Serikat, terdapat banyak sekali kasus yang rasanya tidak masuk di akal, TAPI NYATA, mengenai pemunculan “orang-orang” yang berpenampilan militer, atau agen intelijen, atau juga dari birokrasi pemerintah. Mereka muncul kepada saksi yang pernah melihat UFO, khususnya yang melihat UFO dari jarak dekat.

Sebuah buku dari peneliti UFO, Timothy Green Beckley, yang menceritakan tentang Men In Black (MIB). Terdapat indikasi yang kuat kalau MIB adalah alien yang menyamar, yang bertugas untuk membungkam saksi yang melihat UFO.
Peneliti UFO kawakan, John A. Keel, mencatat banyak kasus, yang umumnya berupa pemunculan orang-orang yang berpenampilan seperti pejabat Angkatan Udara atau Air Force. Di bulan November 1966, Keel mencatat pengalaman mengenai dua wanita yang melihat obyek bercahaya di malam hari, di Owatonna, Minnesota. Saat itu Amerika sedang dilanda “UFO flap”.

Kedua wanita itu mengalami pengalaman yang sangat aneh, dimana salah satu dari mereka, Mrs. Ralph Butler, merasa ada suara makhluk yang berbicara melalui mulutnya. Suara itu terdengar seperti suara metalik.

Tulisan ini lebih memfokus pada kejadian ganjil yang dialami berikut setelah kedua wanita itu melihat UFO. Pengalaman kedua wanita itu merupakan kisah tersendiri. Kepada Keel, Mrs. Butler bercerita bahwa ia pernah didatangi orang misterius pada Mei 1967 di rumahnya,“Tell me, has anyone ever reported receiving visits from peculiar Air Force officers?” Orang itu mengaku sebagai pejabat Angkatan Udara dan berpenampilan sangat rapi.

Ia bernama Richard French dan berpangkat mayor.“Mayor” itu memiliki rambut hitam yang agak panjang. Sebetulnya ini hal yang agak ganjil bagi Mrs. Butler. Rambut itu terlalu panjang kalau untuk seorang pejabat Angkatan Udara.Tinggi orang itu kira-kira lima kaki sembilan inci dan kelihatannya sangat berpendidikan. Ia berbicara dengan bahasa Inggris yang sempurna.

Kepada Mrs. Butler mayor itu mengatakan bahwa dia adalah seorang peminat UFO dan juga radio CB (Citizen’s Band).Saat ia berbicara mengenai radio CB, Mrs. Butler agak terkejut karena ia juga memiliki radio CB, dan CB nya belakangan sering mengeluarkan suara-suara aneh sejak ia melihat UFO.Begitu juga dengan telponnya. Telponnya juga mengalami problem yang tidak biasa.
Selagi mereka berbicara, mayor French tiba-tiba mengalami gangguan dalam perutnya dan berkata ia akan datang lagi. Mrs. Butler menyarankan agar ia memakan Jello (makanan agar-agar).
Keesokan paginya mayor misterius itu datang lagi, dan lagi-lagi mengalami masalah yang sama di perutnya. Kali ini Mrs. Butler membawa mayor itu ke dapur dan menyuruhnya duduk lalu memberikan jello. Dan terjadi hal yang tidak biasa.

Mayor itu meminum Jello dalam mangkok seperti meminum air dari gelas. Mrs. Butler sampai mengajarinya supaya makan makanan itu dengan sendok.
Kepada Keel Mrs. Butler mengungkapkan keluhannya, "Did you ever hear of anyone trying to drink Jello? "

"Well, that's what he did. He acted like he had never seen any before . He picked the bowl up and tried to drink it. I had to show him how to eat it with a spoon."

Ini benar-benar ganjil.Siapakah mayor Richard French?

Suami dari Mrs. Butler sempat mencatat nomer mobil dari mayor misterius itu dan belakangan diketahui kalau mobil itu merupakan mobil sewaan dari Minneapolis. Mobil itu bermerek Mustang dan berwarna putih.

Di kemudian hari Mrs. Butler mendapat info kalau di Minnesota ada seorang mayor Angkatan Udara bernama Richard French tapi deskripsinya tidak sesuai dengan yang dilihatnya.
Selain itu, mayor French tidak pernah mengunjungi teman-teman dari Mrs. Butler. Ini juga menjadi misteri.

Kepada Keel, Mrs. Butler mengatakan kalau seorang mayor yang sama pernah datang ke teman-teman dekat dari keluarganya di Forest City, Iowa. Ini benar-benar aneh. Keel sering mendengar kasus-kasus seperti yang dialami Mrs. Butler, “I’ve heard a few stories about them.” Rata-rata orang-orang misterius itu mengaku dari Angkatan Udara tapi ada juga yang mengaku dari agen pemerintah.

Di era 60an, era yang juga bisa dibilang “UFO flap”, banyak peneliti UFO sering diganggu penelpon misterius. Di masa itu orang-orang akan menyalahkan Angkatan Udara dan CIA sebagai pelakunya.
Tapi menurut John Keel, berdasarkan investigasinya, khususnya pada kasus Mothman di Virginia, sepertinya ada pihak dari "luar bumi” yang ikut campur.

Ada suatu kekuatan paranormal bermain disini.Kekuatan itu meniru pola kerja dinas rahasia intelijen di masa itu, seperti menyadap telpon atau memata-matai.Dan kekuatan itu sepertinya mengetahui rahasia alam elektromagnetik sehingga dapat meneror manusia yang memakai alat-alat dengan gelombang elektromagnet seperti telpon, radio, termasuk radio CB.

Ini yang terjadi di Virginia, era 60, saat teror makhluk Mothman merajalela. Banyak saksi diteror penelpon misterius, atau mengalami gangguan pada radio, atau didatangi orang-orang yang tidak jelas.Walau Keel tidak menyatakan secara eksplisit tapi ia memberikan indikasi kalau orang-orang misterius itu bisa jadi adalah alien yang menyamar. Tujuan mereka adalah ingin membingungkan kita agar aktivitas rahasia mereka di bumi tetap tersembunyi.

Secara historis, pemunculan orang-orang misterius itu sudah terjadi sejak tahun 1947, sebelum CIA dan Angkatan Udara mulai menyelidiki serius tentang UFO. Itu bisa terlihat pada kasus terkenal di pulau Maury tahun 1947. Salah seorang saksi yang melihat UFO (dalam jarak dekat) didatangi dan diancam oleh orang misterius yang berpakaian serba hitam.

Dan apa yang diselidiki John Keel, mengenai kekuatan paranormal yang meniru pola dinas intelijen manusia, sepertinya terjadi juga untuk fenomena UFO di masa-masa berikut.
Munculnya helikopter atau mobil van misterius terhadap saksi yang melihat atau diculik UFO menunjukkan ini.
Helikopter dan mobil van itu memberikan kesan seolah mereka itu milik agen dinas rahasia atau militer.

Keel juga memberikan pendapat kalau mereka yang melihat UFO dalam jarak dekat biasanya mengalami kejadian-kejadian aneh sesudahnya, “Witnesses to landings and low-level overflights are often singled out for harassment, even when they don’t report their sightings.” Kita harus berhati-hati kalau melihat UFO dalam jarak dekat.

Sumber:
1. Operation Trojan Horse, oleh John A. Keel
IllumiNet Press, 1996
2. The Mothman Prophecies, oleh John A. Keel
Hodder and Stoughton, 2002

Insiden Coyne

Nyaris Bertabrakan Dengan UFO

Oleh: Dino Michael

Ilustrasi insiden helikopter dengan UFO pada 18 Oktober 1973. Kejadian terjadi sekitar pukul 23.00 di Mansfield, Ohio.


Pada tanggal 18 Oktober 1973 sebuah helikopter milik Angkatan Darat Amerika Serikat nyaris bertabrakan dengan UFO. Kejadian terjadi pada malam hari di Mansfield, Ohio, dan disaksikan beberapa orang di darat. Selama 40 tahun lebih insiden ini tidak pernah terjelaskan.

Apa yang pilot dan awak helikopter itu hadapi? Mayor Larry Coyne, komandan helikopter yang mengalami ini, menceritakan kisahnya pada seorang reporter pada tahun 1975.

“Saat itu kita terbang kira-kira di ketinggian 2500 kaki ketika seorang crew chief di helikopter mengamati sebuah cahaya merah di horison bagian timur. Ia kemudian memberitahu saya bahwa cahaya itu mendekat ke helikopter – yang akan menghampiri kita pada arah tabrakan.”
Coyne semula mengira cahaya itu berasal dari menara radio.

Insiden Coyne rupanya disaksikan juga oleh beberapa orang di darat.
“Saya melihat ke kanan dan mengamati kalau obyek itu semakin lama menjadi semakin besar dan cahayanya menjadi semakin terang, dan saya mulai menurunkan helikopter ke arah daratan untuk menghindarkan jalur tabrakan. Kita mulai menurun dan obyek ini seperti misil yang sedang mengunci helikopter...”.

“Kita sepertinya akan bertabrakan..., dan kemudian saya mendengar seorang crewman berkata, “look up!” dan saya mengamati pesawat itu berhenti secara langsung di depan kita – ia berhenti – ia mengambang tepat di depan helikopter.”

Di saat ini, Coyne dan anak buahnya melihat cahaya yang keluar dari obyek yang tidak dikenal itu yang mengarah ke kabin helikopter mereka. Cahaya itu mengayun 90 derajat,
“Cahaya itu berwarna hijau yang terang. Dan semua cahaya lampu merah yang kita pakai untuk navigasi menjadi terlarut – seluruh kabin berubah menjadi warna hijau. Cahaya itu menimpa langsung ke wajah kita.”

Sketsa UFO yang dilihat para awak helikopter.
Coyne dan awaknya sekarang mengetahui kalau mereka berhadapan dengan sesuatu yang luar biasa.
“Tadinya kita beranggapan obyek itu adalah suatu high-performance dari pesawat tempur, tapi ketika ia berhenti langsung di depan kita, kita berempat menyadari bahwa itu bukan pesawat. Pesawat ini, dari sudut pandang kita, berbentuk seperti cerutu. Pesawat itu tidak memiliki sayap, tidak memiliki stabilizer vertikal dan horisontal, panjangnya kira-kira 60 kaki, dan tingginya antara 15 – 20 kaki.
Apa yang terjadi kemudian bagaikan kisah sains fiksi. Helikopter seperti "ditarik" ke atas oleh obyek itu.

“Kita berada pada 1700 kaki. Pesawat itu lalu mulai bergerak perlahan menuju barat menjauhi kita. Saat itu, saya betul-betul khawatir kalau kita akan jatuh ke darat, dan saya melihat altimeter saya dan helikopter kita berada pada 3500 kaki, menanjak 1000 kaki... tanpa adanya perubahan kontrol. Kita menanjak dari ketinggian 1700 kaki menuju 3500 kaki dalam beberapa detik dan setelah itu tidak pernah mengetahui lagi!”

Sketsa insiden helikopter. Helikopter seperti "ketarik" setinggi 1000 kaki dalam waktu singkat.
Helikopter itu mencapai puncak ketinggiannya pada 3800 kaki. Keempat awak helikopter merasakan seperti adanya turbulensi udara.

Mayor Coyne akhirnya dapat mengontrol helikopter dan segera menurunkan helikopter hingga 2500 kaki lalu melanjutkan penerbangan ke Cleveland.

Itulah kisah insiden yang dialami Larry Coyne dan awaknya.
Insiden yang dialami Coyne rupanya juga disaksikan oleh beberapa orang di darat.
Pihak Angkatan Darat tidak mencegah Mayor Coyne untuk menceritakan kisahnya.
Di tahun 1978 Coyne mengisahkan pengalamannya di lembaga PBB yang disponsori Grenada.
Dalam kisahnya kepada reporter Coyne berkata kalau UFO itu sebetulnya dapat saja menabrak mereka,

“... I think if it wanted to collide with us, it could have. You can’t get away from it — you don’t have that much time to respond!”

Sumber:
Situs huffpost.com, artikel Desember 2017