Senin, 03 Februari 2020

Penculikan Di Brooklyn Bridge (bagian 1)

Oleh Dino Michael
Hybrid Research
 


Cover buku "Witnessed" oleh Budd Hopkins.

 
Saksi-saksi yang aneh
 
Pada Februari 1991, seorang penyelidik penculikan alien, Budd Hopkins, menerima surat dari dua orang yang mengaku sebagai “perwira polisi”.
 
Dalam surat itu, Hopkins membaca suatu kesaksian yang aneh mengenai penculikan yang dilakukan oleh alien terhadap seorang wanita di apartemen New York City.
 
Kedua “polisi” itu mengatakan bahwa mereka merasa bersalah karena tidak dapat berbuat apa-apa saat melihat wanita itu, yang terlihat mengambang di atas apartemen, diculik oleh alien.
Mereka akan memberi info lebih lanjut kepada Hopkins bila mereka dapat menemukan wanita itu. Demikian isi surat itu.
 
Dan permasalah yang paling kompleks dalam sejarah kasus penculikan UFO dimulai.
Tulisan ini terdiri dari dua bagian dimana bagian pertama ingin mempertanyakan apakah alien dapat mengontrol perilaku manusia saat sedang melakukan penculikan?
 
Bagian kedua menceritakan pengalaman yang lebih detil pada wanita yang diculik di apartemen itu.
Pada 30 November 1989, di New York City, pukul 3 pagi, seorang wanita bernama Linda Cortile diculik oleh alien di lantai 12 apartemennya. Linda, menurut beberapa saksi, terlihat diangkut keluar dari jendela oleh beberapa alien melalui sinar biru keputihan. Linda dan alien itu terlihat dalam keadaan mengambang.
 
Sketsa UFO yang dilihat Richard di apartemen Linda. UFO itu berwarna merah terang di bagian atasnya.
Ini suatu pemandangan yang menakjubkan.
 
Linda dibawa ke dalam pesawat UFO dan UFO itu lalu terbang melesat menuju sungai dan menceburkan diri kedalamnya.
 
Di akhir November, tahun yang sama, Hopkins menerima telpon dari Linda Cortile yang mengatakan bahwa ia sepertinya baru mengalami penculikan alien. Hopkins sebelumnya sudah mengetahui tentang Linda yang juga pernah mengeluh pada problema yang sama.
 
Sketsa penculikan Linda oleh Richard. Linda dan ketiga alien terlihat mengambang saat menuju UFO. Yang aneh adalah jendela apartemen Linda sedang tertutup saat alien membawa keluar Linda dengan sinarnya.
Pada bulan Desember, Hopkins memutuskan untuk melakukan terapi hipnotisme pada Linda. Terungkap bahwa pada pagi itu Linda didatangi empat atau lima makhluk kecil bermata hitam di kamarnya. Matanya terlihat bersinar. Linda menjadi panik dan menangis tapi ia masih sempat melakukan perlawanan. Tapi kemudian ia merasa tubuhnya menjadi lumpuh. Dan ia lalu dibawa keluar dengan mengambang ke pesawat UFO.
 
Terapi hipnotisme yang dilalui Linda rupanya menimbulkan konsekuensi yang tidak menyenangkan di masa berikut. Dan ini juga mengejutkan Hopkins.
 
Linda Cortile. Ia rupanya sudah pernah diculik sebelum peristiwa tanggal 30 November 1989.
Pada April 1991 Linda diculik oleh dua orang yang mengaku sebagai polisi New York saat sedang bejalan-jalan di kota Manhattan. Linda merasa sepertinya pernah melihat mereka sebelumnya. Dan dengan agak kasar ia dibawa masuk ke mobil Mercedes berwarna hitam dan dibawa berkeliling.
Kedua polisi itu mengaku bernama “Dan” dan “Richard”. Mereka rupanya yang menulis surat kepada Hopkins pada Februari 1991 itu dan mereka juga yang melihat Linda sedang mengambang di apartemen bersama dengan alien.
 
Di dalam mobil Linda diinterogasi dengan kasar oleh mereka berdua. Ini sangat mengejutkan Linda.
Mereka berdua memberikan pertanyaan yang gencar,
 
Apakah kamu bekerja pada pemerintah?? Sinar macam apa yang membuatmu mengambang hingga keluar dari jendela?? Makhluk apa mereka itu?? Dari mana mereka datang??
 
Linda mengatakan ia tidak dapat mengingat banyak karena dirinya dalam keadaan tidak sadar saat itu.
 
Budd Hopkins, seorang seniman yang juga penyelidik khusus penculikan alien. Buku-buku karyanya sangat terkenal. Ia juga menjadi panutan untuk mereka yang menyelidiki kasus penculikan alien.
Polisi yang bernama Dan memberikan pertanyaan yang lebih kritis,
“Kamu adalah salah satu dari alien itu kan??
 
Linda mengatakan tidak, tapi Dan tidak dapat menerima. Ia bahkan semakin menuduh kalau Linda itu memiliki darah alien,
 
No, you’re not you ... you have their blood.”
 
Selama berkeliling Linda terus menerus diteror oleh pertanyaan mereka. Linda menjadi tidak mengerti. Kenapa mereka terlihat agresif? Adakah yang menggerakkan mereka hingga menjadi bersikap seperti itu?
 
Linda akhirnya dibebaskan.
 
Dalam sesi hipnotis, Linda mengatakan kepada Hopkins kalau ia sepertinya sudah pernah bertemu kedua polisi itu. Dan di sesi hipnotis ini juga Linda mengungkapkan hal yang mengejutkan bahwa saat diculik ia melihat ada mobil lain di depan mobil Mercedes. Itu adalah mobil Rolls-Royce.
Hopkins menjadi penasaran. Ia merasa ada orang ketiga dalam kasus Linda ini. Keberadaan mobil mewah yang berada di daerah kelas pekerja seperti Linda adalah hal yang tidak biasa.
Ia meminta temannya yang bekerja di law enforcement untuk mengusut pemilik mobil ini.
Setelah diusut tersingkap bahwa mobil itu adalah mobil diplomat milik PBB atau UN.
 
Begitu juga dengan mobil Mercedes.
 
Hopkins menjadi tercengang. Apakah ada keterlibatan pemerintah entah itu dari Amerika atau negara lain di kasus ini?
Siapakah kedua polisi itu?
Siapakah orang ketiga yang berada di mobil Rolls-Royce ? Apakah dia yang mengaturnya?
Apakah mereka semua sedang dalam tugas rahasia di pagi hari itu?
Apakah ada keterlibatan tokoh penting dari PBB?
 
Hokpkins belakangan merasa bahwa kedua polisi itu bukanlah anggota polisi New York. Ia merasa mereka adalah agen sekuriti tapi tidak jelas dari organisasi atau instansi apa. Kantor-kantor polisi New York, yang didatangi Hopkins, tidak mengenal Dan dan Richard.
Beberapa minggu setelah Linda diculik kedua polisi, setiap pagi sering ada mobil van misterius berwarna abu-abu parkir di dekat apartemen Linda. Mobil itu tidak memiliki tanda pengenal. Sopirnya, yang berpakaian rapi, suka terlihat mengawasi Linda. Ini membuat Linda tidak nyaman.
Ini adalah foto yang dibuat Dan ketika ia menyuruh Linda berlari di pantai dengan mengenakan gaun putih yang dipakainya saat diculik alien.
Hopkins berusaha menenangkan bahwa mobil itu belum tentu berniat yang tidak baik. Tapi menarik kalau diamati bahwa biasa pada mereka yang diculik alien selalu ada mobil misterius, biasanya van, yang hadir dalam kehidupan mereka. Seolah-olah sedang mengintai. Begitu juga dengan pemunculan helikopter.
 
Pada bulan Oktober 1991, Dan dan Richard kembali menculik Linda untuk kedua kalinya. Mereka membawanya ke daerah Long Island. Kali ini Dan, yang selalu terlihat emosi, menyuruh Linda berlari ke pantai dengan gaun malam berwarna putih yang dipakai Linda saat diculik alien. Dan sebetulnya hampir memperkosa Linda tapi untung dapat dicegah oleh Richard.
 
Richard lalu membawa Linda kembali ke Manhattan. Ia belakangan menjelaskan kalau ia sangat terkesan oleh peristiwa penculikan yang dialami Linda. Mengenai Dan, Richard menjelaskan kalau ia sekarang dalam perawatan karena mengalami gangguan jiwa.
 
Dalam penyelidikan yang lebih mendalam Hopkins merasa adanya hubungan yang tidak diketahui antara Linda dengan Richard. Mereka berdua kelihatannya belum menyadari. Apakah Richard dan Dan sebetulnya juga ikut diculik pada pagi hari itu? Apakah ada pejabat penting yang juga diculik?
Hopkins belakangan menerima pengakuan dari saksi-saksi lain yang melihat peristiwa penculikan di apartemen itu. Hal ini sudah diduga oleh Hopkins karena kalau penculikan terjadi di kota besar, rasanya tidak mungkin kalau hanya kedua polisi itu saja yang melihat.
 
Dalam kasus ini Hopkins merasa adanya campur tangan alien yang membuat masalah ini menjadi kompleks. Selama profesinya sebagai penyelidik kasus penculikan, kemampuan alien untuk mengontrol kehidupan manusia yang terculik sangat mengesankannya, “The UFO occupants’ seeming ability to control the recall of their human abductees has long fascinated me.”
 
Bagian kedua akan menceritakan pengalaman Linda dengan lebih detail.
 
Sumber:
Witnessed: The true story of the brooklyn bridge abduction oleh Budd Hopkins
Pocket Books, New York, 1996