Jumat, 21 Februari 2020

UFO di Jakarta, 1982

Informasi ini dilaporkan oleh saksi mata lewat Venzha Christ dari v.u.f.o.c dan dibagikan ke Indonesia UFO Network serta diterima oleh BETA-UFO pada tanggal 20 Februari 2020



Saya J. Seno Aditya Utama, disapa Seno.  Minggu pagi sekitar pukul 9-10, saya pergi bersama Bapak (A. Djuwardi) menuju kediaman kerabat di Slipi.  Langit cerah dengan awan yang tipis dan suhu sejuk.  Saya duduk di bangku belakang, sementara Bapak di depan mengemudikan VW Kodok hijaunya.  Saya tinggal di Jelambar-Jakarta Barat dan salah satu ruas jalan yang saya lewati saat itu adalah Pasar Velbak Tambora, wilayah Jembatan Besi.  Situasi lalu lintas pagi itu lancar.  Disekitar sana kendaraan kami sejenak mengarah ke Utara untuk mencari putaran berbalik ke Selatan, untuk mengarah Grogol lalu ke Slipi.  Sebagai gambaran, saat ini tidak jauh dari lokasi tempat saya berputar terdapat Mal Season City.


Beberapa meter sebelum berbalik arah, dari celah kursi depan, pandangan saya tertambat pada sebuah benda di langit Utara. Warnanya logam abu-abu, bagian atasnya berbentuk mangkuk setengah lingkaran dan bagian bawahnya lempengan pipih.  Kehadirannya membuat saya tertarik.  Saya kemudian memajukan tubuh dan bersandar pada kedua kursi depan.  Seiring kendaraan yang terus bergerak dan berputar arah, saya lalu berpindah posisi, mendekatkan wajah hingga menempel ke kaca jendela sebelah kiri. Maklum, saat itu saya sekitar kelas 4 SD, tubuh saya kecil.  Bila saya duduk seperti biasa dengan cara bersandar, maka pandangan saya akan terhalang oleh sisi dalam bagian belakang kendaraan (Cat: Bukan pintu belakang, sebab VW pintu penumpangnya dua).  Dengan cara ini saya kemudian dapat leluasa melihat benda tersebut.  Namun demikian, ada hal lain juga yang membantu saya dapat melihatnya: benda tersebut diam, seperti menggantung di udara.  Saya perkirakan melayang rendah, dari pandangan lurus sekitar 35 derajat ke atas. 

Sketsa UFO yang dilihat oleh saksi mata.

Sejak sesaat ingin berbalik arah sehingga kendaraan harus melambat, hingga kendaraan membelakangi benda tersebut dan kembali melaju, tidak putus saya melihatnya.  Durasi proses tersebut berlangsung 10-15 detik.  Saya kemudian melepaskan pandangan seiring laju kendaraan yang semakin menjauh dari lokasi titik pandang.  Saya tidak tahu yang terjadi sesudahnya.  Namun demikian seingat saya, dalam media massa besoknya, diberitakan tentang adanya penampakan benda asing di langit Jakarta kemarin.  Apakah hal ini merujuk benda yang saya lihat pagi itu?  Entahlah, meski sebagai sebuah kemungkinan, mungkin saja.


Seno (kanan) saat menyampaikan pengalamannya melihat UFO ke Venzha Christ. Foto dari Indonesia UFO Network.