Sabtu, 17 September 2022

Form Laporan Penampakan UFO

Anda pernah melihat UFO? Mari berbagi pengalaman Anda kepada BETA-UFO. 

Klik >>> LAPORAN PENAMPAKAN UFO <<< untuk mengisi laporan penampakan UFO.


 

Untuk panduan laporan yang diharapkan bisa dibaca di sini 

Terima kasih.

Jumat, 16 September 2022

Penampakan UFO di puncak Bogor sekitar bulan Juni pertengahan tahun 1990

Sekitar bulan Juni pertengahan tahun 1990 dalam acara outing kelas 2 SMA di sebuah villa di Puncak Bogor saya dan beberapa teman melihat UFO yang berbentuk oval dan berwarna putih (foto di atas hanya ilustrasi saja). Pada saat itu saya tidur lebih awal tapi tiba-tiba terbangun sekitar jam 12 malam dan seperti ada keinginan untuk keluar kamar dan menuju balkon lantai 2. Di balkon sekitar 4 orang teman sedang bermain gitar. Kondisi langit cerah dan sedikit berawan. Ketika saya menoleh ke atas secara jelas terlihat dari kejauhan sebuah benda (UFO) berbentuk oval (mirip telur) yang berwarna putih bersinar, benda itu proporsi besarnya sama dengan bulan tapi berwarna putih polos bersinar terang tanpa bercak2, benda itu bergerak perlahan turun dan kemudian menghilang di balik bukit. Ketika itu Bulan ada di posisi yang berlawanan. Saksi mata tidak hanya saya tapi ada sekitar 4 teman SMA yang juga melihatnya.

Senin, 12 September 2022

UFO JATUH DI INDONESIA PADA TAHUN1997?

 

SEBUAH INVESTIGASI YANG MASIH TERUS BERLANGSUNG


Informasi-informasi pada artikel ini penulis dapatkan dari teman-teman komunitas pemerhati UFO yaitu  A., D. dan F.B. pada tahun 2013 secara terpisah namun informasinya mirip-mirip yaitu ada UFO jatuh dan dievakuasi di Tapos Bogor. Kemudian pada tahun 2021 penulis menulis lagi artikel yang sama di grup Facebook Beta Ufo dan mendapatkan beberapa informasi baru antara lain mengenai jatuhnya UFO di Kepulauan Seribu dan dievakuasi oleh TNI AL. Menanggapi informasi ini, salahsatu pemerhati UFO berinisial "RC" yang mengaku berlatarbelakang intelijen melakukan penelusuran di MenHanKam RI dan mengungkapkan beberapa informasi sangat menarik. Yang dirasa janggal, baik "RC" maupun kontaknya di MenHanKam dikabarkan meninggal beberapa bulan kemudian, dengan penyebab yang menimbulkan kecurigaan. Berikut ini uraian kejadian tersebut dari narasumber:

Pada hari Sabtu tanggal 12 April 1997 sekitar pukul 22:15 WIB, di dekat pulau Edam (Kepulauan Seribu), beberapa nelayan melihat 2 UFO yang seperti sedang bertempur. Satu UFO akhirnya jatuh ke laut. Bentuk UFO tersebut seperti piring terbang, seperti cakram berwarna perak.

Ada sebuah lobang besar pada piring terbang tersebut (kemungkinan karena pertempuran dan/atau akibat jatuh ke laut).

Sebuah tim personil militer dari TNI-AL akhirnya mengevakuasi UFO tersebut dari laut sampai dengan Pondok Dayung. Kemudian tim personil militer dari TNI-AD mengevakuasi UFO tersebut ke Tapos Bogor, Jawa Barat. Rombongan personil militer TNI-AD yang mengangkut UFO tersebut sampai di Tapos Bogor pada hari Minggu tanggal 13 April 1997 sekitar pukul 21:00 WIB.

Di dalam ufo tersebut terdapat 2 jasad alien. Alien tersebut mirip dengan tipe small grey alien. Diperkirakan ada satu yang berjenis kelamin pria dan satu lagi yang berjenis kelamin wanita (ini berdasarkan asumsi bahwa organ yang diperkirakan adalah alat kelamin memang berbeda bentuk). Sistem biologis penunjang kehidupan alien tersebut diperkirakan lebih mirip dengan tanaman.

Otopsi terhadap alien-alien tersebut dilakukan oleh seorang dokter militer dengan pangkat mayor (pada waktu itu). Lokasi tempat otopsi adalah di sebuah pavilion (saat itu) di samping sebuah pendopo besar di situs Tapos Bogor Jawa barat. Otopsi mulai dilakukan pada hari Minggu 13 April 1997 sekitar pukul 22.00 WIB. Otopsi baru selesai pada hari Senin 14 April 1997 sekitar pukul 01.00 WIB.

Operasi militer tersebut diperkirakan bernama Proyek NAA89 dan dipimpin langsung oleh Menteri Pertahanan dan Keamanan pada waktu itu.

Tidak ada informasi mengenai besar ukuran ufo tersebut namun tim personil militer TNI-AD menggunakan multi axel hydraulic trailer untuk mengangkut ufo tersebut.





Pada saat operasi berlangsung pada hari minggu tanggal 13 April 1997 listrik di pulau jawa dan bali dipadamkan secara sengaja agar bisa  menutupi keberadaan UFO pada saat diangkut.

Setelah operasi selesai situsTapos disterilisasi sehingga sekarang sudah tidak ada apa-apa lagi di sana.

Pemerintah Amerika Serikat menginginkan UFO dan alien tersebut. Namun Presiden Soeharto menolak permintaan awal tersebut.  Namun akhirnya bagian dalam dari UFO diberikan juga kepada pemerintah Amerika Serikat sebagai bagian dari sebuah negosiasi. Namun demikian bagian luar dari UFO (badan) tetap disimpan disuatu tempat yang dirahasiakan (alm. R.C. berspekulasi bahwa tempat yang dimaksud adalah daerah Puspiptek Serpong karena selain merupakan pusat riset juga dekat dengan Kompi NuBika Zeni TNI-AD, sumber informan yang diwawancarai alm. R.C. berada dalam tim personil militer TNI-AD yang mengawal jasad-jasad alien dan tidak mengetahui mengenai lokasi UFO tersebut).

Kedua jasad alien dibawa ke pulau Nusa Kambangan Jawa Tengah oleh suatu tim personil militer TNI-AD pada hari Senin 14 April 1997 sekitar pukul 02.30 WIB. Tim personil militer TNI-AD tersebut tiba di pulau Nusa Kambangan pada hari Senin 14 April 1997 sekitar pukul 11.00 WIB. Kedua buah jasad alien tersebut akhirnya disimpan di sebuah tempat rahasia di basemen ruangan bawah tanah di pulau Nusakambangan,  Jawa Tengah. Tim personil militer TNI-AD tersebut akhirnya kembali ke Jakarta pada hari Senin 14 April 1997 sekitar pukul 15.30 WIB.