Selasa, 01 Januari 2019

Dari UFO ke USO


Oleh Nur Agustinus

Sebelumnya saya tidak begitu tertarik dengan fenomena USO (Unidentified Submerged Object). USO adalah obyek tak dikenal yang berada di bawah permukaan air. Mungkin karena selama ini saya lebih suka dengan hal-hal yang berhubungan dengan angkasa dan antariksa. Bisa juga fenomena ini memang kurang begitu popular sebab jarang sekali ada saksi mata yang melaporkan pengalamannya. Namun, sejak setahun terakhir ini, ketika mulai banyak mendapat informasi tentang peradaban di bawah bumi (Inner Earth Civilization = IEC), dan sering didiskusikan di group whatsapp metaufo, saya mulai mencari informasi tentang USO ini.

Dalam pertemuan bulanan BETA-UFO region Surabaya, juga pernah salah satu tema bahasannya adalah tentang USO dan juga mengenai pangkalan alien di bawah laut. Bagi kebanyakan orang yang suka misteri UFO, pasti tidak asing dengan fenomena Segitiga Bermuda. Tempat di mana banyak kapal dan pesawat yang dikabarkan hilang dan sering dikaitkan dengan fenomena UFO.

Ada beberapa film fiksi ilmiah yang bisa dikaitkan dengan fenomena USO ini. Yang paling berkesan adalah The Abyss. Film lama tahun 1989 ini yang disutradarai oleh James Cameron, mengisahkan perjumpaan manusia dengan makhluk cerdas yang menghuni dasar laut yang dalam. Film ini sangat menarik, namun saat itu belum membuat saya tertarik dengan kasus-kasus USO. Juga ada film yang menceritakan makhluk aquatic (dari laut) seperti film Cold Skin, Siren atau film lama seperti The Creature From the Black Lagoon.

Mengapa saya tertarik dengan fenomena USO saat ini? Nampaknya tak lepas dari rangkaian informasi yang saya pelajari belakangan ini. Saya menduga, USO ini bukan pendatang dari planet lain. Bisa jadi justru mereka merupakan peradaban cerdas yang sudah ada lama di planet Bumi ini. Puncaknya saat melihat film fantasi Aquaman, di mana digambarkan Atlantis meski sudah dianggap hancur, tetapi ternyata dikisahkan bahwa mereka berevolusi sehingga dapat hidup di dalam laut. Memang, itu adalah Cuma cerita superhero saja, namun kalau dikaitkan dengan fenomena USO, ini sangat berkaitan.
Film The Abyss


Tentang Atlantis sendiri, saya dulu juga menganggap tak ada hubungannya dengan fenomena UFO. Bisa jadi memang tak ada kaitannya dan Atlantis, jika memang pernah ada, mungkin juga sudah hancur luluh lantak dan peradabannya musnah. Namun, bagaimana kalau memang di planet ini, manusia tidak sendiri sebagai makhluk cerdas? Banyak mitologi tentang dunia bawah bumi yang menyebutkan adanya makhluk-makhluk berperadaban yang tinggal di dalam bumi ini. Tentu, ini menimbulkan kesangsian. Tidak masuk akal bahwa bumi ini berongga. Teori hollow earth agak sulit dicerna akal. Memang ada banyak kisah yang dianggap sebagai bukti, seperti misalnya ekspedisi Admiral Byrd. Namun semua itu masih misteri.

Dalam kosmologi Hindu, dikenal juga ada dunia-dunia bawah tanah atau yang disebut dengan patala. Ada 7 dunia bawah tanah, yaitu Atala, Vitala, Sutala, Talatala, Mahatala, Rasatala dan Patala. Patala, dunia yang paling bawah disebut juga Naga-Loka, tempat di mana para naga tinggal. Saya jadi teringat, dalam kajian alien, dikenal juga makhluk yang disebut reptilian dan draconian. Apakah ini merujuk hal yang sama?

Ketika pertemuan bulanan di BETA-UFO Surabaya membahas soal Vimana, hal ini juga berkaitan dengan dunia-dunia di bawah tanah ini. Memang, ada yang mengatakan bahwa sumber tentang Vimana maupun dunia-dunia bawah tanah ini adalah merupakan naskah cerita yang bukan kenyataan. Namun, ada juga yang meyakini pengetahuan itu sebagai sebuah kebenaran. Terlepas dari itu, hal ini menurut saya sangat sesuai jika kita bandingkan dengan fenomena UFO dan alien di masa kini.

Kembali ke soal USO, saya pernah mendapatkan beberapa laporan pengalaman orang yang pernah melihat USO saat berada di laut. Cerita yang disampaikan benar-benar luar biasa. Ketika saya melihat film Aquaman, maka apa yang dilaporkan itu sangat mirip. Sinar-sinar di laut yang melaju kencang dan tiba-tiba muncul dan melesat ke udara, benar-benar luar biasa. Salah satu orang yang pernah cerita mengatakan, waktu dia melaporkan ke kapten kapal, sang kapten bilang bahwa hal itu biasa dan tidak perlu dibahas.

Indonesia sebagai negara kepulauan terbesar di dunia, mempunyai laut yang begitu luas. Beberapa kasus USO dilaporkan di selat Malaka dan juga daerah Laut Banda. Kita juga punya banyak mitos atau cerita legenda tempat-tempat misteri yang berhubungan dengan danau dan laut. Misalnya saja di Laut Selatan, Danau Toba, Danau Poso, dan masih banyak lainnya. Mungkin ada lorong-lorong di bawah bumi yang menghubungkan satu tempat dengan yang lainnya. Siapakah mereka?  Apakah mereka benar ada? . Entahlah, namun ini makin menarik bagi saya akhir-akhir ini.

* * *

Sabtu, 22 Desember 2018

Review buku "UFO Abduction in Gulf Breeze"


Review oleh: Dino Michael
Saya akan mereview buku "UFO Abduction in Gulf Breeze" oleh Ed Walters dan Frances Walters. Buku ini merupakan lanjutan dari buku yang pernah mereka tulis sebelumnya. Dalam buku ini terungkap bahwa Ed Walters rupanya memang diculik alien dan bahkan sudah mengalami ini beberapa kali sebelumnya. Buku ini ditulis dengan gaya tulisan sebelumnya, dimana masing2 kisah dari Ed dan Frances diceritakan secara bergantian. Di buku ini banyak sekali dialog saat hipnotisme.

Sketsa alien yang dibuat berdasarkan apa yang dilihat Ed dalam pesawat UFO, mirip grey tapi bukan. Sketsa yang diminta Hopkins pada Ed ternyata mirip dengan kasus-kasus yang pernah ditangani Hopkins dulu. Tangannya tidak memiliki jempol.

Pada penampakan terakhir, 1 Mei 1988, Ed Walters beserta istrinya, Frances,berada di taman Shoreline Park untuk memotret UFO. Mereka berada di taman itu pada malam hari. Pada pukul 1.10 malam Ed mulai melihat UFO bersinar muncul dan beberapa saat kemudian ia melihat UFO kedua datang. Ia merasakan adanya sinar putih dan kemudian ia tidak mengingat lagi apa yang terjadi pada dirinya. Ketika Ed sadar kembali ia melihat jam di tangannya menunjukkan pukul 2.25 pagi. Apa yang terjadi selama 1 jam 15 menit? Ed kelihatannya mengalami "missing time".

Ketika Ed dan Frances tiba di rumah, Ed menyadari adanya tanda seperti titik merah diantara kedua matanya dan pelipisnya. Putri Ed, Laura, melihat tanda2 itu tapi Ed tidak menceritakan apa yang sesungguhnya terjadi. Setelah menceritakan pengalaman ini kpada MUFON, Ed disarankan untuk mengikuti terapi hipnotisme. Seorang dokter terapi hipnotis telah dipilih. Ia adalah Dr. Overlade, seorang ahli psikologi klinis dan memiliki spesialis dalam terapi hipnotisme. Dan untuk masa berikut Ed menjalankan terapi hipnotismenya. Semua ini dilakukan untuk mengetahui apa yang terjadi padanya saat "missing time".

Sesi pertama hipnotisme dilakukan. Semua perkataan Ed direkam termasuk direkam dengan video.
Ed Walters mengatakan pada saat di taman ia melihat makhluk-makhluk di antara semak- semak,

Ed: Okay, okay. I can see them over me. They are standing over me. They are on the bushes. The sons of bitches were in the bushes. Those gray things are all around me.

Ed mendengar suara dr makhluk itu yang memanggil dirinya dengan "Zehaas". Dan makhluk berambut putih menghampirinya,
Ed: The guy with the white hair came in.

Dr. O (Overlade): Was he there before ?

Ed: No.

Dr. O: Does he speak ? (pada saat pertanyaan ini tubuh Ed memberikan reaksi)

Dr. O: Say again.

Ed: I was hit !

Dr. O: How were you hit ?

Ed: From the ceiling. He was by himself. I can get him...

Ed tiba2 mendapatkan vision akan putrinya, Laura. Ia menjadi khawatir akan keadaannya. Tapi ia kemudian mendengar suara alien yang ingin menenangkannya, "She's fine". Lalu munculah alien yang berambut putih,

Ed: He says, "We must renew. The news must learn. The news must learn".

Demikian yang terungkap pada penampakan 1 Mei itu. Ed merasa vision tentang putrinya itu adalah untuk mengetahui reaksi dari emosinya. Vision itu rupanya palsu.

Setelah sesi hipnotisme pertama ini, Ed dan Frances pergi ke simposium MUFON untuk mengetahui lebih jauh tentang UFO. Ia bertemu dengan Dr. Maccabee dan Bob Oechsler, seorang bekas spesialis sistem di NASA. Suatu pembicaraan menarik terjadi dengan Oechsler. Ini menjadikan Ed merasa ada beberapa memori yang hilang. Ia kemudian melanjutkan terapi hipnotisme lagi.

Sebelum melakukan terapi hipnotis pertamanya, Ed teringat akan suatu hal yang cukup mengganggunya. Alien memberikan vision tentang pegunungan Tamacuari. Ed tidak mengetahui tentang pegunungan itu. Belakangan, dr temannya, ia mengetahui itu adalah pegunungan granit di Venezuela, Amerika Selatan. Pegunungan itu setinggi 7670 kaki.

Tapi apa hubungannya dengan UFO?  tanya Ed.

Sesi hipnotis yang berikut dilanjutkan.  Selain pernah bertemu alien pada usia 17, Ed rupanya pernah diculik alien pada usia 25 tahun. Saat itu ia sedang mengendarai mobil dan melihat cahaya menghampirinya. Ia sempat tidak sadarkan diri selama 6 jam.

Dr. O: Can you describe what is happening ?

Ed: They are making me remember.
The wall opened. There are two children. ..A boy and a girl... they are crying.

Dr. O: They're crying. And...?

Ed: They're scared.

Dr. O: What's happening now ?

Ed: We're in the hall.

Dr. O: Tell me what you are seeing, hearing, feeling, experiencing.

Ed melihat kadal-kadal yang besar,

Ed: We're running.
There's three...lizards ! ... coming out of the room.

Dr. O: Three what ?

Ed: Lizards !

Dr. O: (pause) Are these children known to you ? Are they familiar ?

Ed: No.

Ed mengungkapkan bagaimana ia dengan rasa khawatir bersusah payah mengusir kadal-kadal itu.
Dan tak lama kemudian ia melihat sinar biru menyinari kadal2 itu. Mereka tampak tidak bergerak dan anak-anak itu tidak terlihat lagi.

Kemudian muncul alien wanita. Alien itu memerintahkan Ed supaya duduk.
Ed lalu melihat pemandangan yang mencengangkan. Ia melihat beberapa makhluk berwarna abu2 yang masing2 menggendong makhluk kecil seperti bayi (infant) dengan kepala yang besar,

Dr. O: The apparent age of the little ones ?

Ed: Small with big heads, they're small, really skinny necks.

Dr. O: You said they are bringing in some little ones. They ?

Ed: More critters.

Demikian pengungkapan Ed pada sesi hipnotis yang ini. Sekali lagi alien itu ingin mengetahui reaksi dari emosinya.

Sketsa kadal yang dilihat Ed
Pada sesi hipnotis yang diadakan berikutnya terungkap bahwa Ed pernah diculik alien pada usia 33 tahun. Saat itu ia sedang bersantai dengan membawa perahu kano di wilayah Texas. Ed baru pulang dr tugas di Kosta Rika. Saat berlayar dengan kano ia melihat obyek bersinar berbentuk tabung. Ia lalu tidak sadarkan diri selama lima jam. Dalam hipnotisme Ed mengungkapkan bahwa ia melihat dua alien, yang terdiri dr pria dan wanita, berada di dekatnya,

Dr. O: What are you experiencing ?

Ed: There's a female standing here on my side and there is a male standing here.

Ed menggambarkan kedua alien itu seperti makhluk yang tidak memiliki emosi. Mereka memiliki telinga yang kecil, mulut yang tipis, dan sedikit rambut. Mereka hampir seperti manusia.

Ed mengatakan kalau alien wanita itu mengetahui dengan baik rasa semangat, ketakutan, dan keinginan yang dimiliki Ed,

Ed: She says that she knows my spirit. She knows my fear. She knows my will. He is my code. She is of my spirit.

Dr. O: She is your spirit ? Is that what you said ?

Ed: Yes.

Ed melanjutkan,

Ed: She said my spirit is old and I know this is true.

Dr. O: is it she or you that says this is true, about the age of your spirit ?

Ed: She says.

Dalam sesi ini Ed juga menceritakan beberapa pengalamannya sewaktu berada di Kosta Rika dan Nicaragua.

Sketsa alien wanita yang mengetahui perasaan2 Ed seperti, semangat, ketakutan, atau keinginan

Mengenai pesan alien "in sleep you know", Dr. Overlade mengatakan secara historis ada banyak tokoh yang mendapat ide dalam mimpi setelah tidur. Misalnya filsuf Rene Descartes, Mahatma Gandhi, fisiologis Herman von Helmholtz, dan beberapa lainnya. Mereka mendapatkan penemuannya melalui mimpi.

Dan untuk Ed, ia merasa mungkin mengalami hal yang sama dengan tokoh2 yang disebut diatas walaupun ia msh mempertanyakannya. Sewaktu berada di Kosta Rika, Ed dan keluarganya mengalami kesulitan mendapatkan air. Suatu saat, setelah bermimpi dlm tidurnya, Ed mendapatkan ide untuk membuat pompa dengan tenaga gravitasi.

Di buku ini juga dibahas tentang fenomena aneh yang berhubungan dengan UFO di Gulf Breeze. Misalnya fenomena "sky quakes" atau gempa langit dan fenomena "grass circles" atau bentuk lingkaran pada rumput. Fenomena ini tidak terjelaskan. Penampakan UFO sendiri sering terjadi di Gulf Breeze.

Buku ini juga membahas sedikit tentang adanya enam prajurit AS yang desersi dari markasnya di Jerman ke Gulf Breeze (th 1990). Apa yang sesungguhnya terjadi msh simpang siur.

Mengenai pegunungan Tamacuari, Ed masih merasa misteri apakah ada sesuatu disana. Ed ingin kesana tapi ini ditentang oleh istrinya, apalagi disana masih ada suku indian yang "ganas".
Ed akhirnya menemukan hal yang menarik setelah akhirnya mendapatkan buku tentang Tamacuari. Rupanya, kata buku itu, banyak UFO terlihat disana.

Sebagai kesimpulan, berdasarkan pengalamannya, Ed mengatakan kalau alien itu ingin "rejuvenate" spesies baru (membuat menjadi muda) atau membuat spesies "baru". Demikianlah garis besar dari isi buku ini.

Fenomena "grass circles" di Gulf Breeze
Lihat juga review buku "The Gulf Breeze Sightings"





Review buku: Secret Black Projects of the New World Order

Review oleh: Dino Michael

Kali saya akan mereview buku dari Tim Swartz yang berjudul "Secret Black Projects of the New World Order". Buku ini tentang proyek-proyek gelap untuk pesawat atau senjata rahasia. Menurut Swartz ada kemungkinan ini dilakukan oleh suatu pemerintahan rahasia. Dengan memiliki pesawat-pesawat yang canggih mereka akan dapat menguasai langit di seluruh dunia. Di buku ini saya hanya mereview beberapa bab saja.


Dalam bab dua diceritakan tentang sejarah pesawat siluman (stealth), khususnya pesawat F-117. Seorang ahli bernama Paul A. LaViolette, Ph.D, meyakini pesawat F-117 memakai teknologi yang disebut Electrogravitic. Teknologi ini rupanya merupakan proyek gelap (black project) dari Angkatan Udara AS dan sudah dikembangkan sejak tahun 1954.

Di bab tiga ditulis hal yang menarik mengenai pengembangan pesawat F-117. Presiden Carter dan Reagan ternyata memiliki kebijakan yang berbeda mengenai tujuan program pesawat tersebut. Swartz menduga kalau pesawat F-117 itu sebetulnya dibuat untuk menghadapi makhluk-makhluk luar bumi. Teknologi stealth katanya diambil dari teknologi alien. Menurutnya, untuk menghadapi alien kita harus memakai teknologi yang sama.

Di bab empat dibahas tentang misteri keberadaan pesawat Aurora. Misteri pesawat itu memang sudah menjadi legenda. Swartz menceritakan bahwa penduduk di beberapa wilayah California sering merasakan adanya fenomena "gempa langit" atau "skyquake". Di tahun 1996 ada suatu laporan menarik yang mencatat pola khas dari fenomena ini :
• Biasanya terjadi di dekat pantai atau pesisir (coastal)
• Fenomena ini mirip gempa bumi dalam beberapa hal tetapi disertai dengan suatu ledakan (boom)
• Fenomena "skyquake" ini kadang cukup mampu menyalakan switchboard, baik yang milik pemerintah atau media. Tapi "skyquake" ini tidak sampai menimbulkan kerusakan.
• Selalu disangkal oleh pangkalan militer setempat
• Sumber ledakan tidak diketahui

Fenomena "skyquake" rupanya tidak hanya terjadi di Amerika tapi juga di Eropa. Di tahun 1989 seorang insinyur perminyakan melihat pesawat berbentuk segitiga warna hitam di kilang minyak Laut Utara. Pesawat segitiga itu terlihat dikawal pesawat-pesawat lain. Di bab ini Swartz juga menceritakan sejarah dari banyak pesawat rahasia Amerika.

Pesawat aurora
Di bab enam diceritakan tentang misteri helikopter hitam dan fenomena pesawat segitiga warna hitam di Belgia. Di era 1989 - 90 negara Belgia sering didatangi pesawat black triangle dan dari mana asalnya tidak diketahui.

Di bab tujuh diceritakan tentang fenomena pesawat misterius di Inggris. Inggris rupanya mengalami fenomena yang sama dengan Belgia. Di tahun 1993 sebuah pesawat besar berbentuk segitiga warna hitam terlihat di dua pangkalan AU. Nick Pope, seorang dari kementerian pertahanan Inggris segera menginvestigasi kasus ini. Di belakang hari ia berkata kalau pesawat itu bukan buatan manusia.

Black triangle

Bab sembilan menceritakan hal yang menarik, yang hampir tidak diketahui umum. Soviet diam-diam ternyata telah mengembangkan satelit dengan senjata sinar partikel sejak tahun 1977. Itu adalah satelit Cosmos yang dikenal juga sebagai "killer satellite". Di bulan September 1977 satelit Cosmos pernah menghancurkan pangkalan sinar laser rahasia milik Amerika di bulan.
Pangkalan itu terletak di dekat area yang disebut Copernicus Crater. Di tahun 1978 satelit Soviet pernah menghancurkan banyak satelit mata-mata Amerika.

Tim Swartz berkesimpulan adanya anggaran gelap yang dipakai oleh pemerintah rahasia untuk mengembangkan pesawat-pesawat misterius. Pemerintah rahasia ini bisa jadi bekerja sama dengan alien yang menculik manusia. Menurut Swartz di Amerika banyak sekali pangkalan bawah tanah dan bisa jadi itu merupakan tempat untuk pengembangan senjata rahasia.

Apakah semua itu bertujuan untuk membentuk pemerintahan New World Order suatu hari nanti?




Kamis, 06 Desember 2018

Medan, Januari 1953

Sekali lagi Medan telah melihat fenomena di udara yang telah memberi para pengikut teori piring terbang banyak substansi ke fantasi. Kami mendengar dari berbagai pelapor bahwa tadi malam pada pukul dua belas, sebuah objek berwarna kuning kekuningan yang memerah sebesar bintang besar bergerak selama sekitar lima belas menit di dataran tinggi dan dengan kecepatan tinggi, berzig-zag dari Selatan ke Utara secara teratur di atas kota dan kemudian menghilang dari penglihatan.

Teks asli dan kliping koran bahasa Belanda:
Sumber: Het nieuwsblad voor Sumatra, 29 Jan. 1953.



Opnieuw is boven Medan een verschijnsel in de lucht te zien geweest dat de volgelingen van de vliegende schotel-theorie volop stof tot fantasie heeft gegeven. Van diverse rapporteurs vernamen wij, dat gisteravond tegen twaalf uur een geelachtig rosé lichtend voorwerp ter grootte van een flinke ster zich ongeveer een kwartier lang op grote hoogte en met grote snelheid regelmatig zigzaggend van Zuid naar Noord boven de stad voortbewoog en toen uit het gezicht verdween.

Selasa, 23 Oktober 2018

Review buku "The Gulf Breeze Sightings" karya Ed Walters dan Frances Walters

Judul: The Gulf Breeze Sightings
Penulis: Ed Walters dan Frances Walters
Tahun: 1991
Oleh Dino Michael


Dalam kesempatan ini saya akan mereview buku "The Gulf Breeze Sightings" yang ditulis oleh Ed Walters dan Frances Walters. Penampakan ini adalah salah satu yang paling mengherankan di Amerika Serikat. Budd Hopkins, seorang peneliti alien abduction kenamaan bahkan sampai berkata bahwa penampakan di Gulf Breeze dapat mengubah pandangan kita tentang UFO. Kalau di buku ditulis: "UFOs will never again be regarded so casually-nor as so safely, reassuringly distant." Menurut Hopkins media seperti suratkabar atau televisi sering menganggap foto2 Ufo adalah hoax, atau ulah manusia. Dan ini membuat publik jadi skeptis. Dengan adanya kasus Gulf Breeze ditambah dengan foto2 otentiknya akan membuat kita yakin bahwa UFO itu ada.

Gulf Breeze adalah kota kecil yang terletak di sebelah barat Florida. Lokasinya juga berdekatan dengan pangkalan AL Pensacola dan pangkalan AU Eglin. Penduduknya amat religius, pekerja keras, dan mengutamakan kehidupan keluarga. Di tempat inilah Ed Walters, seorang kontraktor, mengalami pengalaman anehnya berturut-turut.

Frances and Ed Walters
Penampakan pertama terjadi pd 11 November 1987. Ed Walters melihat UFO bersinar kebiruan di balik pohon dekat rumahnya. Ia sempat mengambil foto. Kemudian ia mendengar suara yang masuk di kepalanya, "Calm down".

Ed sempat terangkat beberapa kaki dr tanah. Tak lama kemudian UFO itu pergi dan Ed jatuh kembali ke tanah. Ia mencium bau seperti amonia dan cinnamon (kayu manis). Istri Ed, Frances, yang baru tiba di rumah segera menghampiri Ed dengan cemas. Ia juga mencium bau yang sama.

Di buku ini masing-masing kisah dari Ed dan Frances diceritakan secara bergiliran. Beberapa hari kemudian Ed mempublikasikan foto UFO-nya ke pers dengan memakai nama samaran yang fiktif dari temannya. Ia menyebutnya "Mr. X".

Penampakan kedua, 20 November 1987. Ed mendengar suara mendengung (hum) di kepalanya. Ini amat mengganggunya. Kira2 pukul lima sore ia mendengar suara itu lagi. Kali ini Ed menanggapinya dengan emosi dengan berteriak, "I hear you, bastard". Suara misterius itu berhenti. Suara yang selalu didengar Ed seperti suara mesin ketik komputer atau computerlike.

Kemudian suara itu muncul lagi.
UFO : "Be calm. Step forward".
Ed mengambil kamera, tapi suara dari UFO itu mencegahnya.
UFO : "Don't do that".
Muncul suara lain lagi yang ingin mencegah Ed. Suara itu seperti suara wanita. Suara lain dalam bahasa Spanyol juga terdengar olehnya. Ed pernah tinggal di Amerika Tengah lima tahun jadi cukup pagan bahasa Spanyol. 
UFO : "Los fotos son prohibido".
Suara itu memperingatkan lagi. Ini suara wanita: "You can't expose them. They won't hurt you. Just a few tests. That's all".
Kemudian pesawat UFO itu muncul dengan cahaya yang amat terang. Ed mendengar suara.
UFO : "Step forward. We will bring you aboard".
Ed menolaknya dengan berkata bahwa mereka tidak mempunyai hak untuk melakukan itu. Tapi suara dari UFO itu menanggapi protes dari Ed.
UFO : "We have to right".
Suara wanita dari UFO berkata lagi, " You must do what they say. They haven't hurt us, and we are going back home now".
Kemudian ada suara melanjutkan, "We will come for you".
Kemudian UFO itu pergi dengan sangat cepat dlm kegelapan.

Di review ini saya hanya memilih beberapa penampakan yang sangat perlu untuk kita ketahui mengingat Ed dan Frances mengalami hingga 20 kali penampakan.

Penampakan ketiga, 2 Desember 1987, makhluk UFO menampakkan diri. Penampakan kali ini betul-betul aneh. Setelah mengecek semua rumahnya sebelum tidur, termasuk mempersiapkan anjingnya untuk mengawasi UFO, Ed mulai berbaring. Sekitar pukul 3 pagi Ed mendengar suara seperti tangisan bayi. Ed membangunkan istrinya dan juga menyiapkan pistolnya. Ed kemudian mendengar suara seperti dalam bahasa Spanyol dan ini rasanya "tidak nyambung".

UFO (suara wanita) : "She want some milk".
UFO (suara pria) : "If they don't give us something other than bananas, I'll -".
UFO (suara wanita) : "Hush, they'll hear you".
UFO (suara pria) : "But why do they just eat bananas ?"

UFO (suara pria) : "Y jue puta". (Ed tidak begitu yakin mengenai ucapan ini tapi ia memahaminya sebagai bahasa slang : "Son of a bitch")
UFO (suara pria) : "Son of a bitch. Look at all those...Maybe twenty...Y jue...what is this action? (ini terjemahan bebas dari Ed) What's happening ?"

Ed menjadi bingung apakah ia harus memanggil polisi? Tak lama kemudian UFO itu datang.

UFO : "Step forward now".

Ed menolak dan mengambil foto pesawat UFO itu. UFO itu kemudian meninggalkan tempat itu dengan berganti warna. Bagian bawahnya yang berwarna putih menjadi oranye. Kubahnya juga berubah menjadi oranye.

UFO itu memancarkan sinar biru
Sekitar pukul 3.30 pagi Ed dan istrinya melihat makhluk UFO setinggi empat kaki di serambi rumahnya. Ed, karena sudah sangat emosi, mencoba menangkap makhluk itu tapi seberkas sinar biru menyinarinya dan membuat ia beku. Ketika pancaran sinar itu berhenti Ed melihat makhluk itu berlari ke pesawat UFO. UFO itu memancarkan sinar biru seperti ingin mengambil makhluk itu. Ed sempat mengambil foto UFO dengan sinar biru itu.

Penampakan ke lima, 5 Desember 1987. UFO muncul kira2 hampir jam 6 pagi. Kali ini tipe pesawatnya berbeda. Ed sudah siap dengan senjata dan kamera.
UFO : "Do not resist. Stay where you are. You are in danger. We will not harm you...Zehaas".
Ed mengarahkan pistolnya ke UFO dan berteriak akan menembaknya.
UFO : "No. Step forward".

Ed menantang UFO itu untuk menangkapnya tapi UFO itu kemudian pergi. Ed merasa makhluk UFO itu ingin menyindirnya dengan tidak menyebut nama asli nya, Ed Walters, tapi dengan nama Zehaas. Mungkin makhluk itu menganggap Ed seperti binatang piaraan. Ed betul-betul bingung menjadi bingung dan marah.

Beberapa hari kemudian surat kabar memuat berita penampakan UFO. Dan sejak itu organisasi peneliti UFO, MUFON (Mutual UFO Network), mulai menyelidiki kasus Ed Walters.
Penampakan UFO kepada Ed dan Frances terus berlanjut dengan berbagai varian dan amat mengganggu. Kadang-kadang bisa muncul hingga 2-3 pesawat.

Penampakan ke sepuluh, 12 Januari 1988. Di pagi hari Ed mengemudikan truknya untuk bekerja. Ia kemudian merasa ada sinar putih yang sangat terang menyinarinya. Ed menghentikan truknya dan ia melihat UFO kira-kira berjarak 200 kaki dari truknya. Ed sangat cemas tapi ia sempat mengambil foto UFO itu. Ia lalu mendengar suara.

UFO : "You are in danger. We will not harm you. Come forward".

Ed merasa pesan itu sudah tidak masuk akal. Ia sempat melihat lima makhluk di sekitar UFO dengan membawa tongkat (rod). Tapi ia lalu memutar truknya dan segera pergi dari jalan itu.

Pada tgl 13 Januari 1988 Ed didatangi dua orang dari Angkatan Udara. Ed sangat heran kalau mereka mengetahui bahwa Ed adalah orang sesungguhnya yang mengambil foto UFO dan bukan "Mr. X".

Pada tgl 22 Januari 1988 sebuah helikopter tipe militer mengitari beberapa kali rumah Ed Walters sekitar pukul 22.00. Ed tidak pernah me lihat aktivitas helikopter seperti ini di rumahnya.


Pada Februari 1988 Budd Hopkins, peneliti terkenal alien abduction, mulai melakukan penyelidikan dan berkata kepada Ed bahwa peristiwa penculikan sepertinya terjadi pada Ed. Hopkins, berdasarkan pengalaman investigasinya, merasa kalau Ed sepertinya mengalami "missing time". Ed juga teringat pesan makhluk itu dalam salah satu penampakannya, "In sleep you know". Mengenai foto2 yang dibuat Ed, Bruce Maccabee, seorang ahli fisika optik, menyatakan bahwa foto2 itu adalah otentik.

Penampakan UFO kepada Ed dan Frances berakhir pada tanggal 1 Mei 1988 tanpa ada penjelasan yang memuaskan.

* * * Lihat juga review buku "UFO Abduction in Gulf Breeze"